Man City Pincang Parah! Tanpa Rodri dan 5 Bek Hadapi Galatasaray, Guardiola Minta Tolong ke Suporter
Editor Bolanet | 28 Januari 2026 12:19
Bola.net - Manchester City menghadapi laga hidup mati melawan Galatasaray di Liga Champions, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Skuad asuhan Pep Guardiola sedang dalam kondisi darurat pemain.
Badai cedera menghantam lini belakang The Citizens secara brutal jelang laga ini. Absennya Rodri karena sanksi kartu merah menambah pusing Guardiola.
Man City wajib menang demi mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar. Posisi mereka saat ini masih terjepit di peringkat 11 klasemen UCL.
Guardiola pun mengirim pesan khusus kepada suporter di Etihad Stadium. Ia butuh energi tambahan dari tribun untuk menaklukkan raksasa Turki.
Fokus Menang, Lupakan Matematika

Guardiola enggan memikirkan skenario rumit di papan klasemen sementara fase liga. Ia meminta pemainnya fokus penuh memenangkan pertandingan di lapangan.
Hasil akhir baru akan dilihat pada menit-menit akhir laga untuk menentukan nasib. Kemenangan adalah prioritas mutlak di atas hitung-hitungan poin.
"Saya lebih suka memiliki lebih banyak (poin) tetapi itulah yang pantas kami dapatkan. Kami perlu fokus dan mencoba memenangkan pertandingan kami lalu melihat di posisi mana kami finis," kata Pep Guardiola.
Sang pelatih menekankan bahwa spekulasi soal babak play-off hanya akan memecah konsentrasi. Pemain diminta tampil lepas tanpa beban klasemen.
"Kami akan melihat hasilnya dalam 10 menit terakhir dan kemudian kami akan melihat (apa yang harus kami lakukan). Kami harus fokus pada permainan kami, itulah kuncinya," tegasnya.
Waspada Teror Osimhen dan Sang Mantan
Lawan yang dihadapi bukan tim sembarangan karena sedang memimpin Liga Turki. Skuad Galatasaray dihuni banyak pemain bintang dengan kualitas top class.
Pep secara khusus mewaspadai Victor Osimhen dan kecepatan para penyerang sayap. Reuni dengan mantan kapten City, Ilkay Gundogan, juga menjadi sorotan.
"Kualitas yang mereka miliki. Osimhen adalah pemain kelas atas. Mereka terhubung dengannya," analisis Guardiola.
Mantan pelatih Barcelona itu juga memuji kecepatan Leroy Sane yang pernah menjadi anak asuhnya. Ancaman serangan balik Galatasaray dinilai sangat mematikan.
"Leroy (Sane) dan kedua sayap sangat cepat. Gundo, Lemina, adalah pemain berpengalaman," tambahnya.
Krisis Pemain Belakang
Situasi City semakin runyam dengan absennya jenderal lapangan tengah, Rodri. Ia harus menjalani hukuman usai diusir wasit saat melawan Bodo/Glimt.
Lini belakang juga keropos ditinggal Ruben Dias, Josko Gvardiol, hingga John Stones. Pemain baru seperti Marc Guehi pun belum bisa dimainkan karena regulasi.
"Galatasaray adalah salah satu klub terbesar dan mereka selalu memiliki pemain bagus," ujar Pep waspada.
Satu-satunya harapan tipis adalah kondisi Nico Gonzalez yang mulai membaik. Pep masih menunggu hasil latihan terakhir untuk menentukan skuad.
"Hari ini adalah sesi latihan terakhir. Kami menilai hari ini," tutup Pep.
Laga ini menjadi ujian sesungguhnya bagi kedalaman skuad Manchester City. Atmosfer Etihad Stadium diharapkan bisa menjadi pembeda di tengah krisis pemain yang melanda.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 16 Maret 2026, 09:35
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man City vs Real Madrid 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 18:15
-
Prediksi Chelsea vs PSG 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 17:30
-
Rumor Xabi Alonso ke Liverpool Makin Panas, Agen Akhirnya Buka Suara
Liga Inggris 16 Maret 2026, 16:38
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 18-19 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 16:23
-
Pavlovic Terpukul Usai Milan Tumbang dari Lazio
Liga Italia 16 Maret 2026, 16:02
-
Prediksi Arsenal vs Leverkusen 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 16:00
-
Man City Ditahan West Ham, Pep Guardiola Akui Salah Pilih Pemain
Liga Inggris 16 Maret 2026, 15:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05













