Mata: Barca Sudah Tumbang, Kini Giliran Bayern!
Editor Bolanet | 19 Mei 2012 16:00
- Juan Mata yakin bisa mengalahkan Bayern Munich di final Liga Champions dini hari nanti WIB, karena mereka mendapat suntikan moral dari kemenangan atas di semifinal.
Bayern akan menyongsong laga puncak kompetisi elit Eropa musim ini dengan status favorit, apalagi mereka sudah menyingkirkan Real Madrid di semifinal dan juga menjadi juara dari grup berat yang berisikan Manchester City dan , dalam jalan mereka menuju final.
Sementara The Blues pun tak kalah impresifnya dalam rute mereka menuju Allianz Arena, terutama dengan mendepak Barca, sang juara bertahan sekaligus favorit musim ini, di babak empat besar.
Kami sudah mendepak Barca, yang merupakan tim terbaik di dunia dan itu harusnya memberi kami dorongan moral menyambut final, ucap Mata pada wawancara dengan Goal.com.
Kami punya 90 menit menanti dan semuanya bisa terjadi. Saya melihat final yang terbuka di mana satu langkah bisa mengubah segalanya. Final kini peluangnya 50-50.
Jika orang melihat Bayern sebagai favorit itu tak membuat kami cemas karena tekanan justru akan ada di pundak mereka. Kami akan bermain melawan Bayern tanpa menutup rapat pertahanan, meski manajer belum berbicara pada kami tentang taktik di final, tukasnya.
Jika kami menjuarai Liga Champions, orang akan melupakan kami tak meraih hasil terbaik di Liga Premier. Kami sudah memenangi Piala FA dan ini akan menjadi mimpi yang tak terlupakan. (gl/row)
Bayern akan menyongsong laga puncak kompetisi elit Eropa musim ini dengan status favorit, apalagi mereka sudah menyingkirkan Real Madrid di semifinal dan juga menjadi juara dari grup berat yang berisikan Manchester City dan , dalam jalan mereka menuju final.
Sementara The Blues pun tak kalah impresifnya dalam rute mereka menuju Allianz Arena, terutama dengan mendepak Barca, sang juara bertahan sekaligus favorit musim ini, di babak empat besar.
Kami sudah mendepak Barca, yang merupakan tim terbaik di dunia dan itu harusnya memberi kami dorongan moral menyambut final, ucap Mata pada wawancara dengan Goal.com.
Kami punya 90 menit menanti dan semuanya bisa terjadi. Saya melihat final yang terbuka di mana satu langkah bisa mengubah segalanya. Final kini peluangnya 50-50.
Jika orang melihat Bayern sebagai favorit itu tak membuat kami cemas karena tekanan justru akan ada di pundak mereka. Kami akan bermain melawan Bayern tanpa menutup rapat pertahanan, meski manajer belum berbicara pada kami tentang taktik di final, tukasnya.
Jika kami menjuarai Liga Champions, orang akan melupakan kami tak meraih hasil terbaik di Liga Premier. Kami sudah memenangi Piala FA dan ini akan menjadi mimpi yang tak terlupakan. (gl/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Cucurella, Bintang Chelsea Ini Juga Mau Pindah ke Real Madrid
Liga Spanyol 15 Juni 2026, 22:25
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Ceko vs Meksiko: Mateo Chavez
Piala Dunia 25 Juni 2026, 10:35
-
Man of the Match Afrika Selatan vs Korea Selatan: Thapelo Maseko
Piala Dunia 25 Juni 2026, 10:26
-
Gym Bag Anti Blunder! 5 Barang Wajib Biar Tetap Fresh Habis Olahraga
Lain Lain 25 Juni 2026, 09:30
-
Man of the Match Maroko vs Haiti: Achraf Hakimi
Piala Dunia 25 Juni 2026, 07:28
-
Man of the Match Skotlandia vs Brasil: Vinicius Junior
Piala Dunia 25 Juni 2026, 07:18
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41













