Matchday Gila Liga Champions: 43 Gol, Melihat Tim Jose Mourinho dan Antonio Conte Kena Bantai
Richard Andreas | 22 Oktober 2025 10:44
Bola.net - Malam Liga Champions pada 21 Oktober 2025 menjadi saksi bisu dari sebuah fenomena yang jarang terjadi. Sebanyak 43 gol tercipta dalam sembilan pertandingan yang dimainkan, menjadikannya salah satu matchday paling produktif dalam sejarah kompetisi.
Selain pesta gol, drama juga mewarnai lapangan hijau dengan lima kartu merah dan beberapa penalti yang menambah intrik di setiap laga. Dari Catalunya hingga Eindhoven, para penggemar sepak bola disuguhi tontonan yang mendebarkan dan penuh kejutan. Tim-tim besar menunjukkan dominasinya, termasuk favorit juara Arsenal dan PSG.
Hasil-hasil tak terduga ini tentu saja mengubah peta persaingan di fase grup dan memberikan banyak bahan perbincangan. Salah satu sorotan utama dari pertandingan ini adalah kekalahan Benfica dan Napoli. Dua tim itu ditangani dua pelatih top dunia, Jose Mourinho dan Antonio Conte.
Kedua manajer dengan reputasi mentereng ini harus melihat tim asuhan mereka dibantai habis-habisan oleh lawan-lawannya. Kejadian ini tentu saja menimbulkan pertanyaan besar mengenai strategi dan performa tim mereka di panggung Eropa.
Pesta Gol dan Drama di Seluruh Eropa

Laga-laga Liga Champions kali ini benar-benar menghadirkan tontonan yang tak terlupakan bagi para pecinta sepak bola. Total 43 gol yang tercipta dalam satu malam menunjukkan betapa agresifnya permainan yang ditampilkan oleh tim-tim peserta. PSG menjadi salah satu tim yang paling mencolok dengan kemenangan telak 7-2 atas Bayer Leverkusen.
Arsenal juga tidak mau kalah, mereka berhasil menghancurkan Atletico Madrid dengan skor meyakinkan 4-0 di kandang sendiri. Sementara itu, Barcelona menunjukkan kelasnya dengan membantai Olympiacos 6-1, di mana Fermin Lopez mencetak hat-trick yang memukau. Manchester City juga turut meraih kemenangan 2-0 atas Villarreal.
Tidak hanya itu, Inter Milan dan Borussia Dortmund juga mencetak empat gol tanpa balas masing-masing melawan Union Saint-Gilloise dan Copenhagen. Malam UCL ini juga diwarnai dengan lima kartu merah dan enam penalti, lima di antaranya berhasil dikonversi menjadi gol. Ini menunjukkan intensitas dan tensi tinggi yang terjadi di setiap pertandingan Liga Champions.
Benfica Jose Mourinho Terkapar di Tangan Newcastle

Di tengah kemenangan tim-tim besar, perhatian tertuju pada tim asuhan Jose Mourinho, Benfica. Tim raksasa Portugal ini harus menelan pil pahit setelah dikalahkan Newcastle United dengan skor telak 3-0. Anthony Gordon membuka keunggulan Newcastle, diikuti dengan dua gol dari Harvey Barnes yang memastikan kemenangan.
Kekalahan ini menempatkan Benfica dalam posisi yang sangat sulit di fase ligaLiga Champions. Mereka menjadi satu-satunya tim yang belum meraih poin sama sekali setelah tiga pertandingan yang telah dimainkan. Hasil ini tentu saja menjadi pukulan telak bagi Jose Mourinho dan para pemainnya, mengingat ekspektasi tinggi yang disematkan kepada mereka.
Performa Benfica di UCL masih jauh dari harapan, menunjukkan adanya masalah yang perlu segera diatasi. Jose Mourinho kini memiliki tugas berat untuk membangkitkan semangat dan performa timnya agar tidak tersingkir lebih awal dari kompetisi elit Eropa ini. Para penggemar tentu berharap ada perubahan signifikan di pertandingan-pertandingan berikutnya.
Napoli Dihancurkan PSV dalam Laga Penuh Insiden

Nasib serupa juga dialami oleh tim asuhan Antonio Conte, Napoli, dalam duel yang penuh kejutan ini. Napoli menderita kekalahan telak 6-2 dari PSV Eindhoven dalam sebuah pertandingan yang diwarnai banyak insiden. Meskipun Napoli sempat unggul lebih dulu melalui gol Scott McTominay, PSV berhasil membalikkan keadaan dengan gemilang.
Gol bunuh diri Alessandro Buongiorno dan gol Ismael Saibari membawa PSV unggul sebelum Dennis Man mencetak dua gol. Ricardo Pepi dan Couhaib Driouech juga turut menyumbangkan gol untuk PSV, melengkapi pesta gol mereka. Frustrasi Napoli semakin bertambah setelah pemain mereka, Lorenzo Lucca, diusir keluar lapangan karena kartu merah.
Antonio Conte melakukan tiga pergantian pemain, termasuk memasukkan mantan penyerang PSV, Noa Lang, namun hal tersebut tidak mampu mengubah jalannya pertandingan. Kekalahan ini menambah daftar panjang frustrasi Conte di Liga Champions, setelah sebelumnya dikalahkan Manchester City. PSV sendiri menunjukkan kebangkitan setelah awal yang sulit di kompetisi Eropa.
Jadwal dan Hasil Liga Champions 2025/2026 Matchday 3
Selasa, 21 Oktober 2025
23:45 WIB - Barcelona 6-1 Olympiakos
23:45 WIB - Kairat Almaty 0-0 Pafos
Rabu, 22 Oktober 2025
02:00 WIB - Arsenal 4-0 Atletico Madrid
02:00 WIB - Bayer Leverkusen 2-7 PSG
02:00 WIB - FC Copenhagen 2-4 Borussia Dortmund
02:00 WIB - Newcastle 3-0 Benfica
02:00 WIB - PSV Eindhoven 6-2 Napoli
02:00 WIB - Union SG 0-4 Inter Milan
02:00 WIB - Villarreal 0-2 Manchester City
23:45 WIB - Athletic Bilbao vs Qarabag - SCTV, Vidio
23:45 WIB - Galatasaray vs Bodo/Glimt - Vidio
Kamis, 23 Oktober 2025
02:00 WIB - Atalanta vs Slavia Praha - Vidio
02:00 WIB - Bayern Munchen vs Club Brugge - Vidio
02:00 WIB - Chelsea vs Ajax Amsterdam - Vidio
02:00 WIB - Eintracht Frankfurt vs Liverpool - SCTV, Vidio
02:00 WIB - Monaco vs Tottenham - Vidio
02:00 WIB - Real Madrid vs Juventus - Vidio
02:00 WIB - Sporting Lisbon vs Marseille - Vidio
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Globe Soccer Awards 2025: Dembele Sabet Penghargaan Pemain Terbaik
Liga Eropa Lain 29 Desember 2025, 00:59
-
Persik vs Persis: Kemenangan Pertama Persembahan Marcos Reina
Bola Indonesia 28 Desember 2025, 22:41
-
Keputusan Berani Ruben Amorim: Casemiro Dikorbankan demi Stabilitas Manchester United
Liga Inggris 28 Desember 2025, 04:34
-
Hasil Chelsea vs Aston Villa: Brace Ollie Watkins Membungkam Stamford Bridge
Liga Inggris 28 Desember 2025, 02:33
-
Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs Wolves: Ekitike dan Wirtz Jadi Andalan
Liga Inggris 27 Desember 2025, 17:10
LATEST UPDATE
-
Massimiliano Allegri Akui AC Milan Sudah Payah Raih 3 Poin di Kandang Cagliari
Liga Italia 3 Januari 2026, 05:58
-
Jadi Pahlawan di Laga Cagliari vs Milan, Rafael Leao Pilih Merendah
Liga Italia 3 Januari 2026, 05:16
-
Man of the Match Cagliari vs Milan: Rafael Leao
Liga Italia 3 Januari 2026, 04:47
-
Hasil Cagliari vs Milan: Rossoneri Awali Tahun 2026 dengan Kedinginan di Puncak!
Liga Italia 3 Januari 2026, 04:40
-
Prediksi Espanyol vs Barcelona 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Atalanta vs Roma 4 Januari 2026
Liga Italia 3 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Bournemouth vs Arsenal 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 00:30
-
Prediksi Juventus vs Lecce 4 Januari 2026
Liga Italia 3 Januari 2026, 00:00
-
Ketika Pep Guardiola Tidak Habis Pikir Chelsea Pecat Enzo Maresca
Liga Inggris 2 Januari 2026, 23:49
-
Tantang Leeds United, Bruno Fernandes dan Kobbie Mainoo Bisa Perkuat MU?
Liga Inggris 2 Januari 2026, 23:36
-
Espanyol vs Barcelona: Manolo Gonzalez Singgung Joan Garcia dan Kisah Luis Figo
Liga Spanyol 2 Januari 2026, 23:11
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43




