Menang Sih, Tapi Spalletti Jujur Sebut Permainan Juventus vs Pafos Sempat Memalukan!
Afdholud Dzikry | 11 Desember 2025 08:23
Bola.net - Luciano Spalletti blak-blakan mengkritik performa anak asuhnya meski Juventus berhasil meraih kemenangan di Liga Champions, Kamis (11/12/2025) dini hari WIB. Sang pelatih menilai permainan timnya di babak pertama sangat jauh dari harapan.
Bianconeri memang sukses menundukkan Pafos dengan skor 2-0, namun prosesnya tidak berjalan mulus. Suporter tuan rumah bahkan sempat menyoraki tim saat jeda turun minum.
Spalletti tidak menutup mata terhadap buruknya penampilan Si Nyonya Tua di 45 menit awal. Ia mengakui ada momen-momen di mana timnya terlihat sangat memalukan.
Meski demikian, kemenangan ini memberi napas lega bagi Spalletti untuk menatap masa depan. Ia pun membocorkan rencana formasi idaman yang ingin ia terapkan nanti.
Babak Pertama yang Bikin Malu

Juventus tampil di bawah tekanan Pafos yang justru menciptakan lebih banyak peluang berbahaya. Wakil Siprus itu bahkan sempat mengenai tiang gawang dan memaksa Michele Di Gregorio bekerja keras.
Situasi ini membuat Spalletti berang karena pemainnya dianggap hanya melakukan usaha minimal. Rasa tidak puas ini juga dirasakan oleh para pemain di ruang ganti.
"Menganalisis pertandingan, tentu saja kami harus berbuat lebih banyak, kami tidak bahagia, para pemain tidak bahagia dengan diri mereka sendiri, terkadang kami melakukan hal yang paling minimal," ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia.
"Beberapa situasi di babak pertama sejujurnya memalukan," tegasnya tanpa tedeng aling-aling.
Krisis Bek Tengah Jadi Masalah
Salah satu penyebab rapuhnya pertahanan Juventus adalah krisis di lini belakang. Spalletti terpaksa memutar otak karena tidak adanya bek tengah murni yang dominan kaki kanan.
Eksperimen Pierre Kalulu dan Weston McKennie di posisi pertahanan dinilai bukan solusi jangka panjang. Hal ini membuat tim kesulitan membangun serangan dari bawah dengan lancar.
"Memang benar kami mengalami kesulitan dalam bertahan, tetapi jelas kami perlu bek tengah berkaki kanan yang tersedia lagi, karena Kalulu seharusnya menjadi bek sayap, dan Weston mengisi posisi itu saat ini," analisis Spalletti.
"Cambiaso juga pemain yang sangat menyerang, tetapi jika dia perlu bertahan melawan pelari yang berotot, dia mengalami kesulitan, karena kekuatannya adalah maju ke depan," tambahnya.
Kesalahan Murah yang Tak Masuk Akal
Selain masalah posisi, konsentrasi pemain juga menjadi sorotan tajam sang pelatih. Banyak kesalahan mendasar yang dilakukan pemain Juventus sehingga membahayakan gawang sendiri.
Pafos dengan mudah mengeksploitasi celah-celah tersebut di paruh pertama pertandingan. Spalletti merasa heran melihat pemain sekelas Juventus melakukan blunder sederhana.
"Memang benar kami membiarkan Pafos terlalu banyak peluang di babak pertama. Kami juga membuat beberapa kesalahan murah," keluh mantan pelatih Napoli itu.
"Terkadang sungguh luar biasa melihat kesalahan yang dibuat, menyadari bahwa pemain kami tidak dapat memanfaatkan situasi tersebut, tetapi di sinilah kami berada saat ini," lanjutnya.
Wajah Baru Juventus: Visi Taktik 4-2-3-1
Perbaikan performa baru terlihat di babak kedua setelah masuknya Francisco Conceicao dan Jonathan David. Perubahan taktik membuat permainan lebih cair dan menghasilkan dua gol kemenangan.
Spalletti menegaskan bahwa ia ingin mematenkan formasi 4-2-3-1 untuk Juventus di masa depan. Namun, visi ini butuh dukungan komposisi pemain belakang yang tepat.
"Itu adil, saya berharap sampai di sana ketika saya memiliki bek tengah yang bisa bermain dengan kaki kanannya, jika tidak, terlalu membatasi bagi kami untuk bermain dari belakang hanya lewat sisi kiri," tutur Spalletti.
"Kami juga punya dua bek sayap dadakan, tetapi saya ingin mengembangkan formasi 4-2-3-1 ini di masa depan," pungkasnya.
BACA INI JUGA BOLANETERS!
Hasil Juventus vs Pafos: McKennie dan David Beri 3 Angka Untuk Bianconeri
Juventus Kalahkan Pafos 2-0, Kenan Yildiz Malah Mengkritik Dirinya Sendiri: Saya Bisa Lebih Baik!
Man of the Match Juventus vs Pafos: Kenan Yildiz
Curhat Spalletti Usai Juventus Kalahkan Pafos: Jadwal Gila, Pulang Jam 5 Pagi, Kapan Latihannya?
Hasil Liga Champions: Arsenal Tetap Sempurna, Man City Menang di Kandang Madrid
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



