Mengulik 2 'Sidekick' Penting di Laga Barcelona vs Bayern Munchen: Suarez dan Muller
Yaumil Azis | 14 Agustus 2020 23:05
Bola.net - Lionel Messi dan Robert Lewandowski akan menjadi pusat perhatian dalam duel antara Barcelona vs Bayern Munchen di ajang Liga Champions hari Sabtu (15/8/2020). Tetapi pemain penting lainnya jelas tidak boleh dilupakan begitu saja.
Kedua tim tersebut diberkahi oleh materi pemain yang berkualitas di setiap lini. Di antara mereka, sudah ada pemain yang lama malang melintang dalam dunia sepak bola serta meraih sejumlah trofi bergengsi.
Masing-masing tim juga memiliki sosok pembeda. Barcelona diperkuat oleh Lionel Messi yang sudah meraih enam piala Ballon d'Or semasa karirnya. Sementara Munchen punya Robert Lewandowski yang dikenal dengan ketajamannya.
Kedua pemain ini selalu menjadi tumpuan utama bagi timnya masing-masing. Namun, baik Messi dan Lewandowski bakal kesulitan jika tidak didukung oleh pemain hebat yang ada di sekelilingnya.
Ibarat Batman dan Robin, Messi dan Lewandowski juga punya sosok 'sidekick' yang setia membantunya. Luis Suarez untuk Messi, dan Thomas Muller buat Lewandowski.
Di bawah ini terdapat sedikit catatan penting yang membuat keduanya pantas disebut sebagai 'sidekick' Messi dan juga Lewandowski. Yuk simak informasi dari Marca berikut ini.
Sidekick Messi: Luis Suarez

Sudah enam tahun terlewati sejak Luis Suarez pertama kali mendarat di Camp Nou. Pemain berkebangsaan Uruguay tersebut direkrut dari Liverpool dengan mahar sebesar 82,3 juta pounds.
Sudah ada tiga pelatih yang pernah menukangi Barcelona sejak masa itu, namun Suarez nyaris selalu masuk dalam starting XI. Jikalau absen, besar kemungkinannya itu dikarenakan cedera atau sedang diistirahatkan untuk pertandingan penting.
Berkat Suarez, Messi jadi tidak merasakan dampak kehilangan David Villa dan Pedro yang harus meninggalkan Barcelona. Sejauh ini, Suarez telah membantu Messi mencetak 55 gol. Messi pun membalas budi sebanyak 41 kali.
Begitu besarnya perannya, sampai-sampai Barcelona harus pontang-panting mencari sosok penggantinya. Ya, perjalanan Suarez bersama Barcelona sebentar lagi akan usai mengingat usianya yang tidak lagi muda.
Belakangan, Barcelona kerap dikaitkan dengan Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal) dan Lautaro Martinez. Meski keduanya sudah teruji sebagai striker yang hebat, belum tentu mereka mampu membantu Lionel Messi di lini depan.
Terlepas dari itu, peran Suarez dalam laga dinihari nanti akan sangat besar. Ia merupakan salah satu lumbung gol Barcelona pada musim ini, dengan catatan 20 gol dan 12 assist dari 35 penampilan di semua kompetisi.
Sidekick Lewandowski: Thomas Muller

Muller bisa dikatakan sebagai 'senior' Lewandowski di Bayern Munchen. Wajar demikian, sebab dirinya sudah menjadi bagian dari Die Bavarians sejak tahun 2000 . Kesetiannya nyaris tiada tara.
Memang, secara hirarki Muller pantas disebut sebagai senior Lewandowski. Namun kalau sudah berada di lapangan, pria berusia 30 tahun tersebut merupakan pelayan utama sang penyerang beserta pemain lainnya.
Performa terbaik Muller selalu muncul saat dipadankan dengan pemain berkebangsaan Polandia tersebut. Selama ditukangi Hansi Flick, Muller membuat publik jadi semakin yakin bahwa dia pun pantas disebut sebagai sosok kunci tim.
Sejauh ini, Muller sudah memproduksi sebanyak 12 gol dan 25 assist. 21 di antaranya diciptakan di Bundesliga. Ngomong-ngomong, Muller memegang rekor sebagai pemain dengan assist terbanyak dalam satu musim di sejarah kompetisi.
Menarik untuk melihat bagaimana kiprah Suarez dan Muller dalam pertandingan dinihari nanti. Atau mungkin keduanya justru menjadi sosok pembeda kala Messi dan Lewandowski sedang mengalami hari yang buruk.
(Marca)
Baca Juga:
- Duel Antarlini Barcelona vs Bayern Munchen: Siapa Nih yang Bisa Jaga Leo Messi?
- Barcelona vs Bayern Munchen: 5 Hal yang Bisa Dilakukan The Bavarians untuk Singkirkan Blaugrana
- Satu, Dua, Tiga Pemain - Thomas Muller Jelaskan Cara Terbaik Hentikan Leo Messi
- Best XI Barcelona vs Bayern Munchen: Ketika Pemain Terbaik di Kumpulkan jadi Satu Tim
- Barcelona vs Bayern Munchen: Membedah Kekuatan Dua Raksasa Eropa dari Statistik
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tikung Chelsea, Liverpool Sepakati Transfer Jeremy Jacquet
Liga Inggris 2 Februari 2026, 11:26
-
Usai City, Arsenal dan Fulham, MU Bidik Tottenham Jadi Korban Berikutnya!
Liga Inggris 2 Februari 2026, 11:21
-
Siap 'Ganggu' Tim Pabrikan Ducati, Ini 6 Potret Livery BK8 Gresini Racing di MotoGP 2026
Otomotif 2 Februari 2026, 10:44
LATEST UPDATE
-
Alex Marquez Soal Dapat Motor Pabrikan Ducati di MotoGP 2026: Ini Motivasi, Bukan Beban
Otomotif 2 Februari 2026, 13:25
-
Frenkie de Jong, Kapten dan Penguasa Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 13:10
-
Lamine Yamal Versi Paling Mematikan
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 13:02
-
Harapan Inter Milan Reuni dengan Ivan Perisic Pupus
Liga Italia 2 Februari 2026, 12:57
-
Lamine Yamal Samai Torehan Gol Diego Maradona di Barcelona
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 12:56
-
Start Kurang Mulus di Putaran II, Bandung BJB Tandamata Jaga Asa ke Final Four Proliga 2026
Voli 2 Februari 2026, 12:50
-
5 Kartu Kuning, Vinicius Junior Tak Bisa Perkuat Real Madrid di Laga Berikutnya
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 12:23
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Berpotensi Pindah Klub di Hari Terakhir Bursa Januari 2026
Editorial 2 Februari 2026, 13:18
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46





