Milner hengkang dari City ke Liverpool Karena Ingin Juara Liga Champions
Dimas Ardi Prasetya | 7 Oktober 2019 20:24
Bola.net - Eks bos Liverpool Brendan Rodgers mengungkapkan James Milner memilih hengkang dari Manchester City dan hijrah ke Anfield karena merasa The Reds punya peluang lebih besar untuk jadi juara Liga Champions.
Milner pernah membela City selama lima tahun. Ia bermain untuk klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu dari tahun 2010 hingga 2015.
Bersama City, Milner mengoleksi sejumlah gelar juara. Ia jadi juara Premier League sebanyak dua kali yakni pada musim 2011-12 dan 2013-14.
Ia juga meraih trofi FA Cup, Piala Liga dan Community Shield masing-masing satu kali. Setelah itu pada Juni 2015, Milner akhirnya hengkang ke Liverpool setelah kontraknya di City berakhir.
Saat itu Liverpool masih ditangani oleh Rodgers. Manajer asal Irlandia Utara itu kemudian didepak dari Anfield pada Oktober 2015 dan digantikan oleh Jurgen Klopp.
Alasan Milner

Keputusan Milner itu tentu mengejutkan. Sebab City adalah tim yang lebih berprestasi dari Liverpool saat itu.
Namun Rodgers pada akhirnya membeberkan apa alasan Milner pindah ke Liverpool. Pria yang sekarang menjadi arsitek Leicester City itu menyebut gelandang serba bisa itu pindah ke Anfield karena merasa The Reds berpeluang lebih besar jadi juara Liga Champions ketimbang City.
“Ini sangat, sangat menarik karena ia memang ingin datang ke Liverpool," buka Rodgers pada Liverpool Echo.
“Ia telah memenangkan trofi Premier League, ia telah memenangkan banyak piala. Seluruh ambisinya adalah untuk memenangkan Liga Champions dan ia merasa bahwa dia akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk memenangkannya di Liverpool," bebernya.
Senang
Rodgers sendiri mengaku sangat senang Milner mau bergabung dengan Liverpool saat itu. Sebab ia melihat eks pemain Newcastle tersebut adalah sosok atlet yang sangat berkualitas dan profesional sejati.
“Ketika kami mendapat telepon untuk mengatakan ia akan datang, saya sangat senang. Profesionalisme, intensitas, dan fokusnya. Itu selalu akan membantu tim," seru Rodgers.
“Meskipun saat itu waktu kami bekerja bersama cukup singkat, ia selalu akan menjadi perekrutan yang sangat bagus," sambungnya.
“Ia brilian. Kemudian Anda melihat apa yang telah ia lakukan. Ia bermain di bek kiri, ia bermain di lini tengah. Ia seorang profesional kelas atas dan ia telah melakukan hal yang sangat brilian untuk klub," pujinya.
James Milner sendiri memang akhirnya tidak salah pilih. Ia berhasil meraih trofi Liga Champions pada musim 2018-19 kemarin bersama Liverpool, sementara Manchester City paling banter hanya bisa melaju ke babak semi final sejauh ini.
(Liverpool Echo)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
LATEST UPDATE
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
-
Rahasia Carrick Bisa Bawa MU Kalahkan Manchester City: Ubah Pola Latihan Setan Merah
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26











