Mourinho Beber Alasan Juve Kalah dari Ajax
Dimas Ardi Prasetya | 19 April 2019 23:49
Bola.net - - Jose Mourinho mengatakan Juventus harusnya bermain dengan mengandalkan kekuatan fisik pemainnya saat berduel dengan Ajax Amsterdam.
Juve berjumpa dengan Ajax di babak perempat final Liga Champions. Wakil Belanda itu sendiri sebelumnya sukses menghajar sang juara bertahan, Real Madrid.
Hebatnya mereka menumbangkan Juve 1-2 di kandangnya sendiri. Dengan demikian Frenkie De Jong cs berhasil lolos dengan agregat 3-2.
Analisa Mourinho
Mourinho sebelumnya pernah berhadapan dengan skuat Ajax pada final Liga Europa 2017. Saat itu ia masih menangani Manchester United dan menang 2-0.
Manajer asal Portugal itu mengatakan bahwa Juve harusnya mencontoh permainan MU. Saat itu Setan Merah bisa menggulung Ajax karena mengandalkan permainan fisik.
"Kami memberi mereka permainan yang tidak mereka inginkan. Mereka mengeluh tentang build-up [serangan] yang lama," kata mantan bos Inter itu kepada RT Sport.
“Mereka mengeluh tentang [Marouane] Fellaini, tentang fisik, mereka mengeluh karena mereka tidak bisa mengatasinya," tutur Mourinho.
Sudut Pandang Strategis
Mourinho menambahkan, Ajax pintar menggiring sang lawan bermain sesuai dengan keinginan mereka. Dan menurut eks bos Chelsea ini, cara mengalahkan permainan itu adalah dengan memberikan taktik yang tidak mereka inginkan.
“Jika Anda bermain melawan Ajax dengan cara yang mereka inginkan, Anda memiliki risiko bahwa mereka lebih baik daripada Anda," serunya.
“Jika saya melihat misalnya Ajax bermain Barcelona atau Liverpool di Final, jika mereka mencapai Final, saya pikir Barcelona dan Liverpool dapat mengalahkan mereka dengan memainkan kekuatan mereka sendiri tetapi ketika kualitas Anda tidak ada, Anda harus pergi ke sudut pandang strategis. dan memberi mereka apa yang tidak mereka inginkan," terang Mourinho.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
LATEST UPDATE
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59








