Mourinho: Butuh Sangkar untuk Matikan Messi
Ari Prayoga | 19 April 2019 21:47
Bola.net - - Eks manajer Manchester United, Jose Mourinho menilai kekalahan Setan Merah dari Barcelona tengah pekan kemarin sebagai sebuah hal yang wajar karena mereka tak sanggup menghentikan Lionel Messi.
Dalam laga ini, Messi menjadi bintang kemenangan Barcelona dengan mencetak dua gol di babak pertama. Satu gol lainnya diciptakan Philippe Coutinho di paruh kedua laga.
Tendangan keras yang dilepas Messi sukses membobol gawang United. Sementara gol keduanya tercipta usai David De Gea membuat blunder ketika mencoba mengamankan tembakan La Pulga.
Penilaian Mourinho
Secara keseluruhan, Mourinho menilai United menerapkan taktik yang keliru di laga leg kedua. Bermain agresif di awal babak pertama justru berbuah malapetaka bagi tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer.
"Saya menilai pendekatan United berbeda. Pada leg pertama mereka berusaha menguasai zona tengah. Posisi Messi mudah dipahami, tapi tak mudah menciptakan sangkar untuk mengontrolnya. Dia datang dari kanan, bertahan di tengah, kemudian (Ivan) Rakitic ke kanan dan membuat Messi tetap di tengah. Itu sangat sulit," ujar Mourinho kepada Russia Today.
"Manchester United pada laga pertama mereka bisa menguasai area itu dengan sangat baik. Ketika dia (Messi) masuk, dia menemukan Fred, dia juga menemukan (Scott) McTominay terus menerus. Namun, karena kalah 0-1, pada leg kedua Manchester United memulai dengan perspektif berbeda," imbuhnya.
Messi Sulit Dihentikan
Menurut Mourinho, taktik yang diterapkan United justru membuat Messi yang notabene menjadi senjata utama Barca bisa bermain lebih leluasa di sepertiga akhir area mereka.
"Pogba bermain melebar ke kiri, McTominay lebih banyak di kanan dan Jesse Lingard bermain sebagai pemain nomor 10 di belakang striker. Di depan barisan pertahanan ada Fred. Itu area Messi mendapatkan bola, dan ketika Messi mendapat bola...satu, satu, satu,...Anda tamat," kata Mourinho.
"Itulah sebabnya saya tak suka satu lawan satu dengan Messi. Anda harus menciptakan sangkar untuk Messi. Barcelona adalah Barcelona, mereka punya pemain lebih baik daripada Manchester United. Saya rasa hal normal jika mereka menang," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
LATEST UPDATE
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

