Mourinho: Drogba Tak Kenal Kata Kawan
Editor Bolanet | 24 Februari 2014 12:50
- Manajer , Jose Mourinho, menyebut bahwa Didier Drogba tidak akan mempedulikan sejarah antara keduanya di The Blues selama laga antara kubu Stamford Bridge dan Galatasaray di Liga Champions berlangsung.
Drogba pernah menjadi anak buah kesayangan Mourinho ketika keduanya masih sama-sama berada di Chelsea. Takdir kemudian memisahkan dua sosok tersebut kala Mou dipecat dan akhirnya hijrah ke Italia. Sedangkan Drogba, usai membantu Chelsea menjadi juara Liga Champions, ia sempat berkelana ke Cina sebelum akhirnya kembali ke Eropa untuk memperkuat Galatasaray.
Takdir pun kini kembali mempertemukan Mou dan Drogba saat Chelsea diwajibkan menghadapi Galatasaray di babak 16 besar Liga Champions musim ini.
Ini adalah perasaan yang aneh, namun karena kami mengenalnya dengan baik, kami tahu bahwa bagi dirinya, tidak ada kata kawan di dalam pertandingan, tutur Mourinho menurut laporan The Telegraph.
Sebelum laga, kami mungkin adalah teman yang saling menghormati satu sama lain. Setelah laga, hal yang sama juga akan muncul. Namun selama laga, kami memiliki tugas yang harus dilakukan. Ia memiliki sifat alamiah seperti itu. Ia ingin mencetak gol, ia ingin menang, pungkasnya. [initial]
(tele/rer)
Drogba pernah menjadi anak buah kesayangan Mourinho ketika keduanya masih sama-sama berada di Chelsea. Takdir kemudian memisahkan dua sosok tersebut kala Mou dipecat dan akhirnya hijrah ke Italia. Sedangkan Drogba, usai membantu Chelsea menjadi juara Liga Champions, ia sempat berkelana ke Cina sebelum akhirnya kembali ke Eropa untuk memperkuat Galatasaray.
Takdir pun kini kembali mempertemukan Mou dan Drogba saat Chelsea diwajibkan menghadapi Galatasaray di babak 16 besar Liga Champions musim ini.
Ini adalah perasaan yang aneh, namun karena kami mengenalnya dengan baik, kami tahu bahwa bagi dirinya, tidak ada kata kawan di dalam pertandingan, tutur Mourinho menurut laporan The Telegraph.
Sebelum laga, kami mungkin adalah teman yang saling menghormati satu sama lain. Setelah laga, hal yang sama juga akan muncul. Namun selama laga, kami memiliki tugas yang harus dilakukan. Ia memiliki sifat alamiah seperti itu. Ia ingin mencetak gol, ia ingin menang, pungkasnya. [initial]
Baca Juga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
LATEST UPDATE
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














