Mourinho: Inter Tahun 2010 adalah yang Terbaik Dalam Sejarah Italia
Yaumil Azis | 10 Agustus 2019 00:11
Bola.net - Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho kembali membanggakan prestasi yang diraihnya bersama Inter Milan pada tahun 2010 lalu. Menurutnya, dia dan Inter sudah mencatatkan diri dalam sejarah sepak bola Italia.
Kala itu, Mourinho sukses mengantarkan Nerazzurri menjadi juara di ajang Liga Champions. Seolah belum cukup, ia juga menyumbang dua gelar dari ranah domestik, yakni Serie A dan juga Coppa Italia.
Prestasi tersebut memang patut dibanggakan. Klub raksasa Italia lain, seperti Juventus dan AC Milan, belum mampu menyamai prestasi yang ditorehkan oleh Diego Milito dkk. Jadi, Inter Milan adalah satu-satunya klub Italia yang pernah meraih treble.
Ketiga trofi itu lantas menjadi kado perpisahan terbaik Mourinho untuk Nerazzurri. Tak lama setelahnya, ia memilih menyeberang ke Spanyol guna memenuhi pinangan dari klub raksasa Eropa lainnya, Real Madrid.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Terbaik dalam Sejarah Italia
Semasa karirnya sebagai pelatih, Mourinho selalu menyumbangkan trofi kepada klub yang ia asuh. Bahkan Manchester United, yang memecatnya pada tahun 2018 kemarin, juga mendapatkan hadiah pada musim perdananya dalam bentuk trofi Liga Europa.
Namun, sampai saat ini, hadiah terbaiknya masih dipegang oleh Inter Milan. Ia merasa bangga, sebab prestasi yang diraih oleh pria berumur 56 tahun tersebut masih belum bisa disamai oleh klub Italia lainnya.
"Kami meraih sesuatu yang unik dan itu menjadi sebuah ikatan yang abadi antara saya dan klub serta negara ini," tutur Mourinho saat berbincang dengan DAZN baru-baru ini.
"Inter di tahun 2010 tidak hanya menjadi Inter yang terbaik di dalam sejarah, tapi juga tim dengan pencapaian terbaik dalam sejarah sepak bola Italia," lanjutnya.
Resep Kesuksesan Inter di Liga Champions
Mourinho meraih gelar Liga Champions begitu Inter Milan mengalahkan Bayern Munchen di babak final dengan skor 2-0. Kedua gol yang bersarang di gawang Die Bavarians diborong oleh sang striker andalan, Diego Milito.
Pertandingan berjalan sesuai dengan rencana Mourinho pada saat itu. Saat diwawancarai oleh DAZN, ia mengumbar resep keberhasilannya mengalahkan Bayern Munchen yang kala itu sedang diasuh oleh Louis van Gaal.
"Saya mengenal Van Gaal, saya tahu bahwa egonya bisa menjadi sebuah keuntungan dan saya bergantung pada itu. Final sudah dimenangkan sebelum kami menginjakkan kaki di lapangan," tandasnya.
(Football Italia/Yaumil Azis)
Baca Juga:
Penyesalan Mourinho: Meninggalkan Momen Selebrasi Inter Milan Demi Real Madrid
MU Tidak Beli Striker Baru, Ini Penjelasan Ole Gunnar Solskjaer
Romelu Lukaku Datang, Mauro Icardi Segera Hengkang dari Inter Milan
Lupakan Leroy Sane, Bayern Munchen Rekrut Pemain Inter Milan Ini
Eto'o: Romelu Lukaku Akan Bersinar di Inter Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















