Mourinho: Juventus Favorit Juara Liga Champions
Asad Arifin | 7 November 2018 12:29
Bola.net - - Jose Mourinho tidak menampik jika Juventus jadi lawan yang tangguh bagi tim asuhannya, Manchester United. Bahkan, Mourinho tidak ragu menyebut Juventus sebagai salah satu unggulan menjadi juara Liga Champions musim 2018/19.
Setelah kalah dengan skor 0-1 pada laga di Old Trafford, United akan kembali berjumpa Juventus di Grup H Liga Champions. Kali ini laga akan digelar di Allianz Stadium, markas Juventus, pada Kamis (8/11) dini hari WIB.
Juventus berada dalam kondisi yang lebih baik jelang pertandingan. Jika mampu menang atas United, atau sekedar bermain imbang, maka Paulo Dybala dan kolega akan lolos ke babak 16 Besar. Peluang untuk lolos pun sangat besar meskipun gagal dapat poin dari United.
Mourinho menyadari jika lawan yang akan dihadapi tidak akan mudah. Manajer asal Portugal itu pun sudah kenal cukup baik dengan pelatih Juventus, Massimiliano Allegri. Sebab, Mourinho pernah berkiprah di Italia bersama Inter Milan beberapa tahun silam.
Juve Favorit Liga Champions
Liga Champions memang menjadi prioritas utama Juventus musim ini, setelah gagal dalam dua laga final terakhir. Juve pun sudah merekrut Cristiano Ronaldo untuk mewujudkan ambisinya. Menurut Mourinho, Juve pantas jika disebut sebagai salah satu kandidat juara musim ini.
"Ini adalah pertandingan besar yang akan kami mainkan. Juventus adalah favorit juara Liga Champions. Tapi, kita di sini sedikit bicara tentang permainan dan lebih banyak tentang hal-hal umum. Kita harus lebih fokus pada laga," ucap Mourinho pada Sky Sports.
"Saya punya hubungan yang bagus dengan klub dan dengan Massimiliano Allegri. Kami adalah teman baik. Kami punya hubungan yang baik dengan semua otang, jadi saya tidak punya kenangan buruk selama di Italia," sambung Mourinho.
Bermain Bertahan?
Jose Mourinho dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan permainan bertahan. Bahkan, dia cukup identik dengan istilah 'Parkir Bus'. Mourinho mengakui jika pendekatan itu tidak disukai oleh penggemar, tapi terkadang hal itu penting bagi sebuah tim untuk dilakukan.
"Saya hanya berpikir itu adalah cara terbaik untuk mengembangkan tim ke arah yang kita inginkan. Saya akui pada banyak laga kami bertahan, tapi faktanya kami kebobolan banyak gol dan itu menunjukkan kelemahan kami," ulas eks manajer Chelsea.
Berita Video
Highlights momen comeback Timnas Indonesia saat menghadapi Thailand pada Final Leg I Piala AFF 2016 di Pakansari.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Big Match Inter vs Juventus: Gianluca Zambrotta Minta Bianconeri Matikan Dimarco
Liga Italia 15 Februari 2026, 00:36
-
Nonton Live Streaming Inter vs Juventus di Vidio - Serie A 2025/2026
Liga Italia 15 Februari 2026, 00:22
-
Man United Kembali Mendapat Penolakan: Setelah Thomas Tuchel, Kini Siapa Lagi?
Liga Inggris 14 Februari 2026, 20:25
-
Apa Kabar Phil Jones? Eks Bek Man United Itu Kini Dapat Pekerjaan di Klub Lamanya
Liga Inggris 14 Februari 2026, 19:47
-
Live Streaming Inter vs Juventus - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 14 Februari 2026, 19:45
LATEST UPDATE
-
Assist dan Titik Awal Kebangkitan Trent Alexander-Arnold di Real Madrid
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 09:30
-
Kontroversi Derby D'Italia: Mengapa Wasit tak Melihat VAR pada Kartu Merah Pierre Kalulu?
Liga Italia 15 Februari 2026, 09:27
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00





