'Mourinho Lindungi Tim Dari Serangan Luar'
Editor Bolanet | 4 November 2012 16:30
- Mantan pemain timnas Jerman yang juga sempat menjadi pemain Real Madrid Gunter Netzer melayangkan pujian kepada Jose Mourinho. Netzer menegaskan bahwa untuk menjadi pelatih yang hebat, seseorang tak perlu menjadi 'normal'.
Netzer menyebut kesuksesan bersama , , Inter dan Real Madrid sebagai bukti kehebatan Mourinho. Mou disebut memiliki obsesi positif yang sering berujung kesuksesan.
Pelatih hebat tak harus normal, mereka bisa saja eksentrik. Jose Mourinho bisa menciptakan suasana ruang ganti yang kondusif. Mou memang eksentrik, tetapi ia juga merupakan pelindung yang hebat bagi para pemainnya. Mou adalah tipe pelatih yang secara langsung menangkal serangan luar terhadap timnya, ucap Netzer.
Netzer mengatakan bahwa normal saja sosok seperti Mourinho diincar banyak klub hebat. Namun Netzer memperingatkan klub yang ingin mendatangkan Mou di masa depan untuk siap menerima ketidaknyamanan yang mungkin bisa ditimbulkan Mou.
Selanjutnya, Netzer mengatakan bahwa membandingkan Mou dengan Josep Guardiola adalah hal sia-sia. Namun ketika harus memilih antara Mou dan Pep, Netzer mengaku lebih mengidolakan Mou yang bisa menang di banyak tempat. (sw/hsw)
Netzer menyebut kesuksesan bersama , , Inter dan Real Madrid sebagai bukti kehebatan Mourinho. Mou disebut memiliki obsesi positif yang sering berujung kesuksesan.
Pelatih hebat tak harus normal, mereka bisa saja eksentrik. Jose Mourinho bisa menciptakan suasana ruang ganti yang kondusif. Mou memang eksentrik, tetapi ia juga merupakan pelindung yang hebat bagi para pemainnya. Mou adalah tipe pelatih yang secara langsung menangkal serangan luar terhadap timnya, ucap Netzer.
Netzer mengatakan bahwa normal saja sosok seperti Mourinho diincar banyak klub hebat. Namun Netzer memperingatkan klub yang ingin mendatangkan Mou di masa depan untuk siap menerima ketidaknyamanan yang mungkin bisa ditimbulkan Mou.
Selanjutnya, Netzer mengatakan bahwa membandingkan Mou dengan Josep Guardiola adalah hal sia-sia. Namun ketika harus memilih antara Mou dan Pep, Netzer mengaku lebih mengidolakan Mou yang bisa menang di banyak tempat. (sw/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 12:33
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




