Mourinho Selalu Menyukai Tekanan
Editor Bolanet | 11 Februari 2011 13:00
Madrid sering kali sial jika sudah menjejak di babak 16 besar, sejak tahun 2005 belum pernah mereka lolos ke babak 8 besar, semakin sial ketika berjumpa .
Seperti saat musim lalu wakil Prancis tersebut mendepak mereka di babak yang sama, di bawah bayang-bayang trauma tersebut, entrenador mereka saat ini Jose Mourinho mengapungkan optimisme tingkat tinggi.
"Saya selalu menyukai babak knock out, saya benar-benar menyukainya, karena saya pikir babak ini didesain untuk orang yang bermental kuat, karena ada tekanan luar biasa di sepanjang babak ini," ungkap Mou di RealmadridTV.
"Setiap detail akan menghasilkan suatu perbedaan, untuk mencetak gol lebih dari satu, atau untuk kebobolan lebih sedikit... Setiap kesalahan kecil akan menimbulkan perbedaan,"
"Tekanan seperti ini yang malah membuat saya senang, saya sama sekali tidak merasa tertekan ketika jadwal Liga Champions segera tiba, saya malah sudah tak sabar memainkannya,"
Madrid sudah memastikan satu tiket Final di ajang Piala musim ini, tentu saja Piala Raja alias Copa Del Rey, ditanya rahasia sukses akan hal itu Mou menyebutnya karena faktor mental.
"Seperti yang sudah saya bilang, Anda butuh mental yang kuat untuk menghadapi babak dengan sistem gugur, Anda perlu menganalisa setiap lawan yang ada, konsentrasi pada detail kecil mereka,"
"Saya selalu ingin menang di leg pertama, tidak peduli anda bermain di kandang maupun tandang, laga pertama sebaiknya harus dimenangi, meski kadang tidak terjadi, yang penting arahnya telah ditetapkan,"
"Anda tidak boleh menunggu leg kedua untuk memecahkan problema yang ada, Apa laga pertama di kadang? Tidak jadi masalah, mari kita memenanginya."
"Lalu apa yang akan kita lakukan saat tandang? Tidak jadi masalah, mari kita coba menangi juga, saya pikir itu sebuah pendekatan yang baik,"
Mourinho menambahkan, "Anda tahu, saya selalu memberikan yang terbaik. Dan ketika saya memberikan yang terbaik karena saya percaya dengan pekerjaan saya, saya percaya hasil akhir akan tiba."
"Hal seperti itu yang saya inginkan. Saya tidak ingin bilang bisa saja saya hanya akan melatih Real Madrid sekali saja,"
"Saya ingin bisa mengatakan, saya melatih Real Madrid dan selama periode dengan tim ini, kami ingin memenangi banyak gelar dan itu lah tujuan saya." (goal/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









