Nikmatilah Selagi Bisa, Messi dan Ronaldo Tak Akan Bermain Selamanya
Richard Andreas | 24 Maret 2019 12:30
Bola.net - - Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo adalah dua pesepak bola terbaik di dunia dalam belasan tahun terakhir, fakta itu tidak terbantahkan. Keduanya terus membuktikan diri sebagai pemain top dengan membantu timnya melakukan sesuatu yang nyaris mustahil diperbuat pemain-pemain lain.
Messi dan Ronaldo terikat dalam rivalitas positif yang menarik untuk diamati. Sadar atau tidak, dua pemain ini selalu mendorong satu sama lain, mereka saling menyalip sampai mencapai level yang sebelumnya tidak terbayangkan. Messi dan Ronaldo baik bagi satu sama lain.
Perdebatan soal siapa pemain yang lebih baik dari dua pemain itu juga tidak pernah membosankan. Saat Messi melakukan sesuatu yang luar biasa, Ronaldo menyusulnya dengan membuat keajaiban. Sebaliknya pun demikian, ketika Ronaldo tampil impresif dan memecahkan rekor, Messi mengikuti jejaknya dan menciptakan rekor lain.
Sebab itu, alangkah baiknya tidak terus membanding-bandingkan mereka berdua. Mengutip The News, baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Betapa Beruntungnya Kita
Keajaiban terakhir yang ditunjukkan mereka berdua dewasa ini adalah ketika Ronaldo mencetak hattrick ke gawang Atletico Madrid di Liga CHampions, Messi menyusulnya dengan dua gol dan dua assists ke gawang Lyon, juga dengan hattrick ke gawang Betis.
Ketimbang terus membandingkan mereka berdua, sebaiknya penikmat sepak bola menyadari betapa beruntungnya mereka karena bisa menyaksikan sepak bola di era dua pemain ini masih bermain dan bersaing. Khususnya di era ketika sepak bola mudah diakses oleh siapa pun di mana pun.
Tak hanya itu, rivalitas Messi-Ronaldo ternyata begitu spesial. Mereka berdua selalu menghargai satu sama lain. Messi pernah terang-terangan memuji kehebatan Ronaldo, dan Ronaldo juga pernah mengakui keajaiban Messi.
Sayangnya, justru fans mereka berdua yang sering beradu pendapat di media sosial. Dukungan fans dapat dipahami, tapi mendukung Ronaldo bukan berarti meremehkan Messi, juga sebaliknya.
Kehabisan Waktu
Di sisi lain, waktu terus berjalan, kita tidak akan bisa menyaksikan duel Messi-Ronaldo selamanya. Messi bukan alien, Ronaldo bukan robot, mereka berdua mulai menua.
Messi dan Ronaldo telah menjadi pusat dunia sepak bola dalam 15 tahun terakhir, dan, meski kehebatan mereka tampak seperti manusia super, atau alien, atau pemain yang bermain di dimensi berbeda - faktanya mereka tidak bisa bermain selamanya.
Membayangkan sepak bola tanpa Messi dan Ronaldo ternyata sedikit menakutkan dan entah bagaimana terasa tidak menyenangkan. Bagaimanakah wajah dunia sepak bola tanpa mereka? Bagaimana kita mengatasinya?
Ronaldo sudah berusia 34 tahun, Messi menginjak usia 32 tahun pada Juni nanti. Messi telah menjadi bagian tim utama Barca sejak 2005 silam, Ronaldo pernah jadi pemain muda termahal di dunia. Mungkin banyak fans muda sepak bola yang tidak lagi ingat era sebelum dua pemain ini.
Satu hal yang pasti, ketika segala pujian terucap dan segala tindakan terwujud, persaingan Messi-Ronaldo inilah yang membuat era ini begitu spesial - keduanya mendorong satu sama lain. Rasanya aneh membayangkan era Messi tanpa Ronaldo, atau era Ronaldo tanpa Messi.
Sebab itu, nikmatilah selagi bisa, mereka tidak akan bermain selamanya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




