Pellegrini Sebut Arsenal Tak Layak Masuk Pot 1 UCL
Editor Bolanet | 16 September 2014 13:36
- Manajer Manchester City, Manuel Pellegrini mengemukakan tentangan terhadap sistem pot yang selama ini diterapkan UEFA dalam mengundi fase grup Liga Champions. Ia menganggap bahwa seharusnya seeding dihitung berdasarkan prestasi di kancah domestik musim lalu.
Hal tersebut diungkapkannya menanggapi masuknya The Citizens dalam grup maut. Di Grup E, mereka tergabung bersama juara Jerman (Bayern Munich), juara Rusia (CSKA Moskow), dan runner-up Italia (AS Roma).
Saya pikir tidak benar jika anda menempatkan tim yang lolos lewat kualifikasi karena finish di posisi empat liga musim lalu berada di pot satu. Posisi tersebut seharusnya hanya untuk tim-tim terkuat, papar Pellegrini seperti dilansir Guardian.
Meski tak menyebut nama, namun sudah jelas bahwa tim yang dimaksud Pellegrini adalah . Di antara delapan klub yang berada di pot 1, hanya The Gunners yang finish di posisi keempat kompetisi domestik musim lalu dan harus merangkak lewat laga play-off LIga Champions musim ini.
Ada juara Inggris, Rusia, dan Jerman di grup kami, tentu sangat tidak seimbang bagi grup lain. Saya lebih senang menyaksikan tim yang berjuang lewat kualifikasi berada di pot 4, sementara juara liga ada di pot 1. Saya pikir juara Inggris dan Jerman layak untuk berada di pot 1, kompetisi kami adalah yang terbaik di dunia. Tak seharusnya kami bertemu terlalu cepat seperti ini.
Sistem penghitungan pot yang diterapkan oleh UEFA sendiri menghitung prestasi klub yang bersangkutan di level Eropa secara kumulatif dalam beberapa tahun terakhir. Karena itualh Arsenal, yang selalu lolos ke Liga Champions dalam 17 tahun terakhir, memiliki poin yang cukup tinggi dalam penghitungan UEFA.
City dan Bayern akan langsung bentrok di laga pembuka Grup E yang dihelat di Allianz Arena (17/09).[initial]
(gua/mri)
Hal tersebut diungkapkannya menanggapi masuknya The Citizens dalam grup maut. Di Grup E, mereka tergabung bersama juara Jerman (Bayern Munich), juara Rusia (CSKA Moskow), dan runner-up Italia (AS Roma).
Saya pikir tidak benar jika anda menempatkan tim yang lolos lewat kualifikasi karena finish di posisi empat liga musim lalu berada di pot satu. Posisi tersebut seharusnya hanya untuk tim-tim terkuat, papar Pellegrini seperti dilansir Guardian.
Meski tak menyebut nama, namun sudah jelas bahwa tim yang dimaksud Pellegrini adalah . Di antara delapan klub yang berada di pot 1, hanya The Gunners yang finish di posisi keempat kompetisi domestik musim lalu dan harus merangkak lewat laga play-off LIga Champions musim ini.
Ada juara Inggris, Rusia, dan Jerman di grup kami, tentu sangat tidak seimbang bagi grup lain. Saya lebih senang menyaksikan tim yang berjuang lewat kualifikasi berada di pot 4, sementara juara liga ada di pot 1. Saya pikir juara Inggris dan Jerman layak untuk berada di pot 1, kompetisi kami adalah yang terbaik di dunia. Tak seharusnya kami bertemu terlalu cepat seperti ini.
Sistem penghitungan pot yang diterapkan oleh UEFA sendiri menghitung prestasi klub yang bersangkutan di level Eropa secara kumulatif dalam beberapa tahun terakhir. Karena itualh Arsenal, yang selalu lolos ke Liga Champions dalam 17 tahun terakhir, memiliki poin yang cukup tinggi dalam penghitungan UEFA.
City dan Bayern akan langsung bentrok di laga pembuka Grup E yang dihelat di Allianz Arena (17/09).[initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48















