Pemenang dan Pecundang di Laga Real Madrid vs Atalanta: Kelas Benzema dan Blunder Sportiello
Asad Arifin | 17 Maret 2021 07:44
Bola.net - Real Madrid mengamankan satu tempat di babak Perempat Final Liga Champions 2020/2021. Los Blancos sukses menyisihkan Atalanta pada babak 16 Besar dengan agregat 4-1.
Real Madrid menang dengan skor 1-0 pada leg pertama di Bergamo. Pada leg kedua yang digelar Rabu (17/3/2021) dini hari WIB Estadio Alfredo di Stefano, Los Blancos menang dengan skor meyakinkan 3-1.
Gol-gol Real Madrid dicetak Karim Benzema, penalti Sergio Ramos, dan aksi pemain pengganti Marco Asensio. Sedangkan, gol Atalanta dicetak lewat eksekusi tendangan bebas Luis Muriel.
Lantas, siapa pemain dengan performa terbaik dan terburuk pada duel Real Madrid vs Atalanta? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Pemenang - Karim Benzema
Benzema tampil luar bisa di lini depan Real Madrid. Dia mencetak satu gol dan punya satu peluang lain yang mengenai mistar gawang. Benzema jadi pemain yang paling banyak melepas shots [4].
Benzema juga punya pergerakan tanpa bola yang bagus. Dia membuat Vinicius, kemudian diganti Rodrygo, mendapat banyak ruang kosong dan memanfaatkan kecepatannya untuk menembus lini belakang Atalanta.
Pecundang - Marco Sportiello
Bukan malam yang bagus untuk Sportiello. Setelah tampil solid di awal laga, dia membuat blunder yang mengakibatkan gawang Atalanta bobol pada menit ke-34. Bola sapuannya justru mengarah ke Luka Modric.
Sportiello juga tidak berbuat banyak ketika Marco Asensio membobol gawangnya. Namun, dia juga membuat penyelamatan gemilang sebelumnya. Sportiello mengamankan peluang sundulan Benzema dari jarak dekat.
Pemenang - Luka Modric

Real Madrid sempat dikhawatirkan bakal limbung karena Casemiro harus absen. Namun, performa apik Luka Modric membuat lini tengah Madrid tetap punya energi dan agresivitas yang cukup.
Madrid membuat satu assist yang memudahkan Karim Benzema mencetak gol. Pemain asal Kroasia itu juga membuat satu umpan kunci. Modric membuat 91 umpan, dengan akurasi mencapai 89 persen.
Pecundang - Marten de Roon
Marten de Roon gagal memberi rasa nyaman bagi para pemain bertahan Atalanta. Dia kalah dominan dari Luka Modric atau Toni Kroos di lini tengah. Gelandang asal Belanda itu tidak tampil istimewa pada duel ini.
Whoscored memberi nilai 5.9 untuk aksi Marten de Roon. Hanya ada satu pemain dengan nilai lebih buruk darinya, Sportiello.
Pemenang - Sergio Ramos

Sergio Ramos menunjukkan bahwa usia adalah hitungan angka. Dia memang tidak bermain secara penuh, tapi memberi kontribusi yang sangat vital secara teknis dan mental.
Selama Ramos masih di lapangan, Madrid tidak kebobolan dan tampil tenang di lini belakang. Ramos kemudian juga mencetak satu gol dari titik putih yang membuat Madrid dalam posisi nyaman secara agregat.
Pecundang - Mario Pasalic
Atalanta membutuhkan gol cepat di laga melawan Madrid. Hanya saja, mereka tidak cukup tajam di lini depan karena performa Mario Pasalic yang di bawah standar terbaiknya.
Pasalic gagal memberi satu pun ancaman ke gawang Madrid pada babak pertama. Tidak mengherankan jika Gian Piero Gasperini lantas menarik keluar Pasalic pada awal babak kedua.
Pemenang - Thibaut Courtois
Atalanta sejatinya tidak tampil buruk. Mereka punya beberapa peluang bagus. Namun, Madrid punya Courtois yang tampil bagus di bawah mistar. Walau kebobolan satu gol, performa Courtois tetap layak dipuji.
Courtois melakukan empat penyelamatan pada duel ini, salah satunya dari peluang Duvan Zapata yang posisi satu lawan satu.
Pecundang - Rafael Toloi
Malam yang sulit bagi Rafael Toloi. Sebab, pemain berusia 30 tahun harus berhadapan dengan Vinicius Junior. Berulang kali dia kesulitan mengikuti kecepatan Vinicius.
Toloi membuat Vinicius punya satu peluang emas, tetapi penyelesaian akhirnya sangat buruk. Toloi juga melanggar Vinicius yang membuat Madrid mendapat penalti pada menit ke-59.
Sumber: Whoscored
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
LATEST UPDATE
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59









