Pochettino Sudah Punya Cara Rayakan Kemenangan atas Liverpool
Yaumil Azis | 27 Mei 2019 00:30
Bola.net - - Pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino, sudah mengantongi salah satu cara untuk merayakan keberhasilan timnya jika mampu meraih gelar Liga Champions musim ini. Pria asal Argentina itu mengaku akan menangis selama satu pekan.
Secara mengejutkan, Tottenham berhasil mencapai babak final Liga Champions musim ini. Padahal, tak ada yang memprediksi Harry Kane dkk mampu melaju sampai laga pamungkas dan mereka pun dianggap sebagai tim kuda hitam saja.
Perjalanannya pun terbilang cukup terjal. Pertama, klub asal London itu harus mengalahkan AS Roma. Lalu mereka sukses melangkahi klub raksasa Inggris lainnya, Manchester City, kemudian mengalahkan tim 'pembunuh' kandidat juara, Ajax Amsterdam.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Menangis Satu Pekan
Jalan terjal itu, yang kini berbentuk sebagai tim bernama Liverpool, masih harus mereka lewati lagi. Seperti anggapan orang-orang, tim berjuluk The Lilywhites tersebut tetap dianggap sebagai kuda hitam. Mengingat Liverpool sedang perkasa pada musim ini.
Pasukan Jurgen Klopp itu berhasil mencapai final dengan 'comeback' epik atas salah satu kandidat juara lainnya, Barcelona. Setelah sempat kalah 0-3 di leg pertama, The Reds mampu membalikkan kedudukan dengan menang 4-0 pada pertemuan kedua.
Tapi tak ada alasan bagi Pochettino untuk merencanakan cara untuk merayakan jika Tottenham berhasil mengalahkan Liverpool di final. Ia mengaku akan menyesuaikan dengan dirinya yang melankolis, yakni menangis selama satu pekan.
"Bila kami memenangkan Liga Champions, saya tak tahu. Mungkin saya akan menangis selama satu pekan," tutur Pochettino kepada wartawan, seperti yang dikutip dari Goal International.
Memang Melankolis
Pochettino pernah memperlihatkan sosok melankolisnya itu saat berhasil mengalahkan Ajax Amsterdam di laga leg kedua babak semi-final lalu. Dalam konferensi pers usai laga, ia tampak menitikkan air mata.
Bahkan menurut pengakuannya, ia bisa menangis hanya karena mendengarkan sebuah lagu. Apalagi jika alunan musik tersebut mengingatkan dirinya dengan momen-momen sentimental dalam hidupnya.
"Terkadang terjadi saat saya pulang dengan mengendarai mobil - 20 menit dari tempat latihan ke Barnet - sambil mendengarkan musik. Dan itu mengingatkan ke beberapa momen dalam hidup saya," tambahnya.
"Saya mulai menangis, dan saat tiba di rumah istri saya berkata, 'apa yang terjadi?. Saya berkata, 'Musik mengingatkan saya dengan momen 30 tahun lalu di Argentina', dan dia akan berkata, 'anda sudah gila'," tandasnya.
Baca Juga:
Plin-plan, Pochettino Buka Kembali Peluang Tinggalkan Tottenham
Spurs Diyakini Mampu Hajar Liverpool di Final Liga Champions
Video: Fakta Menarik Final Liga Champions 2018-2019
Hadapi Tottenham, Liverpool Sudah Lupakan Kegagalan di EPL
Gareth Bale Tinggalkan Real Madrid untuk Tottenham? Begini Jawaban Pochettino
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rogers Gagal, Arsenal Coba Tikung Liverpool untuk Pemain PSG Ini?
Liga Inggris 19 Juli 2026, 16:00
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
MU dan Liverpool Gigit Jari! Jarrod Bowen Putuskan Bertahan di West Ham!
Liga Inggris 18 Juli 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














