Prediksi Bayern Munchen vs PSV Eindhoven 20 Oktober 2016
Editor Bolanet | 18 Oktober 2016 15:00
Bayern lebih superior dan jelas lebih diunggulkan. Ini adalah peluang emas bagi pasukan Carlo Ancelotti untuk bangkit dari kekalahan 0-1 di kandang Atletico Madrid pada matchday sebelumnya.
Bayern sudah enam kali berjumpa dengan PSV di Eropa dan unggul dari segi head-to head (M4 S1 K1). Satu-satunya kekalahan itu dirasakan Bayern dalam pertemuan terkini melawan PSV, yakni di fase grup Liga Champions 1999/00 silam.
Waktu itu, Bayern kalah 1-2 di Eindhoven - setelah sebelumnya menang dengan skor serupa di Jerman.
Pertemuan pertama mereka tersaji di putaran pertama European Champion Clubs' Cup 1986/87. PSV menahan imbang Bayern 0-0 di Munchen, tapi kalah agregat 0-2. Bayern lalu keluar sebagai pemenang lagi di perempat final European Cup 1989/90, menang 2-1 di kandang dan 1-0 saat tandang.
Bertemu lagi kali ini, Bayern diprediksi mampu menaklukkan PSV sekaligus mempertahankan rekor kandang tak terkalahkan mereka melawan wakil Belanda (M7 S2). Salah satu alasannya adalah perbedaan kualitas skuat. Selain itu, Bayern juga sangat butuh kemenangan untuk keluar dari periode negatif tak pernah menang dalam tiga laga terakhirnya di semua ajang (S2 K1).
Anak-anak asuh Phillip Cocu masih mencari kemenangan pertama mereka di Grup D setelah kalah 0-1 menjamu Atletico di matchday 1 dan imbang 2-2 di markas Rostov pada matchday 2.
Bayern saat ini menempati peringkat dua dengan selisih tiga poin dari Atletico setelah sebelumnya melumat Rostov 5-0 dan menyerah 0-1 lawan Los Colchoneros.
Kemenangan atas Rostov tersebut membuat Bayern menjadi pemegang rekor baru Liga Champions untuk kemenangan kandang beruntun (13). PSV, yang punya rekor tandang buruk melawan tim-tim Bundesliga (M1 S4 K13), bakal butuh perjuangan ekstrakeras untuk mematahkan unbeaten streak mereka.
Namun, sekeras apapun perjuangan PSV di Allianz Arena nanti, sepertinya tidak akan cukup untuk membendung superioritas sang raksasa Bavaria.
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
Bayern (4-3-3): Neuer; Lahm, Boateng, Hummels, Alaba; Kimmich, Alonso, Thiago; Muller, Lewandowski, Robben.
PSV (5-3-2): Zoet; Brenet, Schwaab, Isimat-Mirin, Moreno, Willems; Propper, Siem de Jong, Guardado; Narsingh, Luuk de Jong.
HEAD TO HEAD
26-10-1999 PSV 2-1 Bayern (UCL)
15-09-1999 Bayern 2-1 PSV (UCL)
21-03-1990 PSV 0-1 Bayern (UCL)
07-03-1990 Bayern 2-1 PSV (UCL)
01-10-1986 Bayern 0-0 PSV (UCL)
17-09-1986 PSV 0-2 Bayern (UCL).
5 PERTANDINGAN TERAKHIR BAYERN
22-09-2016 Bayern 3-0 Hertha Berlin (Bundesliga)
24-09-2016 Hamburg 0-1 Bayern (Bundesliga)
29-09-2016 Atletico 1-0 Bayern (UCL)
01-10-2016 Bayern 1-1 Koln (Bundesliga)
15-10-2016 Frankfurt 2-2 Bayern (Bundesliga).
5 PERTANDINGAN TERAKHIR PSV
21-09-2016 PSV 4-0 Roda (KNVB Cup)
25-09-2016 Excelsior 1-3 PSV (Eredivisie)
29-09-2016 Rostov 2-2 PSV (UCL)
02-10-2016 Heerenveen 1-1 PSV (Eredivisie)
16-10-2016 PSV 1-1 Heracles (Eredivisie).
Kedua tim sama-sama tak pernah menang dalam tiga laga terakhirnya di semua ajang.
Bayern takluk melawan Atletico, lalu imbang melawan Koln dan Frankfurt di Bundesliga. Sementara itu, PSV imbang di markas Rostov, kemudian ditahan seri Heerenveen dan Heracles di Eredivisie Belanda.
Bayern takkan diperkuat Franck Ribery, yang mengalami cedera otot dan diperkirakan harus absen sampai akhir Oktober.
Namun, Bayern tetap punya amunisi yang lebih baik dibandingkan PSV. Ditunjang rekor kandang yang mengagumkan, Bayern harusnya bisa mengakhiri tren negatif mereka dengan kemenangan atas PSV. Bayern bahkan dinilai mampu menang dengan margin dua gol.
Prediksi skor akhir: Bayern Munchen 3-1 PSV Eindhoven.
Klik di sini untuk melihat data dan fakta penting terkait duel Bayern vs PSV (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





