Profil Semifinalis Liga Champions: Barcelona
Editor Bolanet | 14 April 2012 08:15
Sang juara bertahan menatap sejarah baru, yaitu menjadi tim pertama di era Liga Champions yang sukses menjadi juara selama dua musim berturut-turut. Tim terakhir yang mewujudkan back-to-back adalah AC Milan, yaitu pada musim 1988/89 dan 1989/90 ketika kompetisi ini masih bernama European Cup. Sejak berubah format pada musim 1992/93, belum pernah ada tim yang sanggup melakukannya.
Azulgrana telah mencapai semifinal kelimanya dalam lima musim terakhir, dan lawan yang menunggu dalam perebutan satu tiket ke partai pamungkas adalah tim elit asal London, .
Kisah musim ini
Barcelona mengawali perjalanannya dengan hasil imbang 2-2 di kandang sendiri melawan juara tujuh kali AC Milan. Akan tetapi, sang raksasa Catalan sukses bangkit dan finis sebagai juara Grup H di atas Rossoneri, Viktoria Plzen serta BATE Borisov. Setelah itu, Barcelona menghancurkan Bayer Leverkusen di babak 16 besar dengan agregat telak 10-2, lalu bertemu lagi dengan Milan di perempat final. Barcelona lolos dari hadangan Milan dengan agregat 3-1 setelah bermain imbang tanpa gol di San Siro pada leg pertama.
Pencapaian di semifinal
Main: 12 kali
Menang: 6 kali
Kalah: 6 kali
Terakhir: 2010/11 vs Real Madrid (2-0 away, 1-1 home)
Head-to head melawan Chelsea
2008/09 UEFA Champions League semifinal
Barcelona 0-0 Chelsea
Chelsea 1-1 Barcelona (agg 1-1, Barcelona menang gol away)
2006/07 UEFA Champions League fase grup
Chelsea 1-0 Barcelona
Barcelona 2-2 Chelsea
2005/06 UEFA Champions League babak 16 besar
Chelsea 1-2 Barcelona
Barcelona 1-1 Chelsea (agg 3-2)
2004/05 UEFA Champions League babak 16 besar
Barcelona 2-1 Chelsea
Chelsea 4-2 Barcelona (agg 5-4)
1999/2000 UEFA Champions League perempat final
Chelsea 3-1 Barcelona
Barcelona 5-1 Chelsea (ext, agg 6-4)
Momen kunci
Barcelona memantapkan langkahnya di kompetisi ini dengan kemenangan tandang atas AC Milan di fase grup. Mereka mengamankan posisi puncak setelah menutup laga dengan skor 3-2 berkat gol kemenangan pada menit 63. Di babak 16 besar, Barcelona ditantang Bayer Leverkusen, lalu membantai tim Jerman tersebut 7-1 pada leg kedua, dan mengirimkan peringatan kepada para rivalnya.
Josep Guardiola, pelatih Barcelona
Kami sangat senang bisa berada di semifinal untuk lima kali secara berturut-turut. Ini merupakan prestasi hebat dan merupakan bukti nyata kekuatan kami. Tak mudah melakukannya, karena tingkat kesulitan di setiap musim selalu meningkat dibandingkan musim-musim sebelumnya.
Top scorer
Tidak banyak kata yang tersisa untuk mendeskripsikan seorang Lionel Messi. Dia telah mengoleksi 39 gol di La Liga dan mengukir 14 gol Liga Champions untuk menyamai pencapaian Jose Altafini dalam satu musim di kompetisi Eropa. Raihan 14 gol itu juga telah membawa Messi memecahkan rekor gol terbanyak dalam satu musim Liga Champions yang sebelumnya dipegang oleh Ruud van Nistelrooy (12).
Pahlawan tak terduga
Berposisi asli sebagai gelandang, Javier Mascherano berulang kali dijadikan bek sentral alternatif oleh Guardiola untuk menyiasati minimnya pemain belakang Barcelona yang bergantian terkapar akibat cedera. Kedisiplinannya menjaga wilayah pertahanan timnya membuat Messi, Xavi maupun Andres Iniesta lebih leluasa dalam menyerang.
Susunan pemain terakhir (perempat final leg kedua kontra AC Milan)
Valdes; Dani Alves, Pique, Mascherano, Puyol; Busquets, Xavi, Iniesta; Cuenca, Messi, Fabregas.
Cadangan: Pinto, Thiago, Keita, Adriano, Alexis, Pedro, Tello.
Demi menuntaskan misi untuk menjadi juara bertahan pertama di era Liga Champions yang sukses mempertahankan gelarnya, Barcelona terlebih dahulu harus melewati partai dua leg melawan Chelsea, 18 April di Stamford Bridge dan 24 April di Camp Nou. (uefa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Atalanta: Conceicao Buka Jalan, Bremer Kunci Kemenangan
Liga Italia 21 September 2026, 00:53
-
Man of the Match Fulham vs Man Utd: Matheus Cunha
Liga Inggris 21 September 2026, 00:39
-
Hasil Fulham vs Man Utd: Setan Merah Selamat dari Kekalahan di Craven Cottage
Liga Inggris 21 September 2026, 00:22
-
Link Streaming Milan vs Lecce di Serie A, 21 September 2026
Liga Italia 20 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Real Madrid: Giuliano Simeone
Liga Spanyol 20 September 2026, 23:32
-
Hasil Atletico Madrid vs Real Madrid: Dean Huijsen Diusir, Los Blancos Tumbang di Derby
Liga Spanyol 20 September 2026, 23:16
-
Man of the Match Man City vs Sunderland: Antoine Semenyo
Liga Spanyol 20 September 2026, 22:26
-
Man of the Match Bournemouth vs Liverpool: Alexander Isak
Liga Inggris 20 September 2026, 22:14
-
Hasil Man City vs Sunderland: Brobbey Hattrick, The Citizens Tetap Keluar sebagai Pemenang
Liga Inggris 20 September 2026, 21:59
-
Hasil Bournemouth vs Liverpool: Gol Isak Bawa The Reds Menang Tipis
Liga Inggris 20 September 2026, 21:53
-
Link Streaming Juventus vs Atalanta di Serie A, 20 September 2026
Liga Italia 20 September 2026, 21:45
-
Link Streaming Fulham vs Man Utd di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 21:15
-
Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid di La Liga, 20 September 2026
Liga Spanyol 20 September 2026, 20:05
-
Tampil Impresif di Awal Musim, Xavi Espart Dapat Kontrak Baru dari Barcelona
Liga Spanyol 20 September 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

