Protokol 'New Normal' Final UCL: Tidak Ada Opening Ceremony, Ada Guard of Honor
Serafin Unus Pasi | 23 Agustus 2020 17:00
Bola.net - Dini hari nanti, sebuah partai akbar tersaji di Kota Lisbon, Portugal. Dua raksasa Eropa, Bayern Munchen dan PSG akan saling bertempur untuk memenangkan trofi Liga Champions musim ini.
Berbeda dari final-final UCL sebelumnya, Final UCL ini digelar di akhir Agustus. Ini dikarenakan kompetisi antar klub elit Eropa ini harus ditunda selama lima bulan akibat pandemi virus corona.
Dilanjutkannya kompetisi UCL ini juga haurs mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Salah satunya adalah semua pertandingan digelar tanpa penonton, termasuk partai final ini.
Di partai final ini, biasanya ada perayaan saat mengangkat trofi bagi tim yang memenangkan Liga Champions. Namun untuk Final kali ini, diberlakukan protokol kesehatan dalam momen sakral ini.
Apa saja protokolnya? Simak selengkapnya di bawah ini.
Bikin Guard of Honor
Salah satu protokol baru yang ditetapkan di final Liga Champions tahun ini adalah pembuatan Guard of Honor dengan tetap memperhatikan jarak antar pemain.
Jadi sebelum pengalungan medali, tim yang menjadi juara akan membuat dua baris di sisi kiri panggung. Mereka akan memberikan penghormatan kepada wasit dan tim runner up.
Setelah itu, baru para pemain naik ke panggung untuk dikalungi medali. Nah bedanya, tahun ini mereka harus pindah ke panggung kedua untuk menerima trofi juara.
Tidak Ada Atraksi
Salah satu yang berbeda dari Final kali ini adalah absennya atraksi-atraksi pra pertandingan.
Di beberapa final terakhir, selalu ada live music sebelum pertandingan. Seperti contoh di final tahun lalu ada Imagine Dragons yang tampil sebelum pertandingan dan juga diiringi Asturia Girls untuk membawakan Anthem Liga Champions.
Namun karena pandemi virus corona, tahun ini tidak ada opening ceremony untuk Final Liga Champions. Jadi pembukaannya hanya sekedar langsung tim memasuki lapangan saja.
(UEFA)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







