PSG Dapat 'Jalan Tol' ke Semifinal Liga Champions, Jadwal Ligue 1 Dirombak Demi Duel Panas Lawan Liverpool!

Asad Arifin | 26 Maret 2026 22:07
PSG Dapat 'Jalan Tol' ke Semifinal Liga Champions, Jadwal Ligue 1 Dirombak Demi Duel Panas Lawan Liverpool!
Selebrasi Desire Doue dalam laga Nice vs PSG di Ligue 1 2025/2026, Minggu (22/3/2026). (c) AP Photo/Philippe Magoni

Bola.net - Paris Saint-Germain mendapatkan keuntungan signifikan jelang laga krusial Liga Champions. Jadwal domestik mereka resmi disesuaikan. Fokus kini sepenuhnya tertuju ke Eropa.

PSG akan menghadapi Liverpool di perempat final. Duel ini menjadi salah satu laga terbesar musim ini. Tekanan dan ekspektasi sangat tinggi.

Advertisement

Di tengah jadwal padat, PSG mengajukan permintaan khusus. Mereka ingin penundaan laga Ligue 1. Tujuannya jelas: menjaga kondisi tim tetap optimal.

Permintaan itu akhirnya dikabulkan. Liga Prancis mengambil langkah strategis. Keputusan ini langsung memicu perdebatan.

Kini, PSG memiliki waktu persiapan lebih ideal. Situasi ini bisa menjadi faktor pembeda dalam duel melawan Liverpool.

1 dari 3 halaman

Penyesuaian Jadwal dan Kepentingan Eropa

Penyesuaian Jadwal dan Kepentingan Eropa

Bola drawing Liga Champions (c) UEFA

Laga PSG melawan Lens awalnya dijadwalkan pada 11 April. Waktu itu sangat dekat dengan dua leg kontra Liverpool. Jarak pertandingan hanya tiga hari.

Dengan jadwal seperti itu, risiko kelelahan sangat tinggi. PSG membutuhkan ruang pemulihan. Ini menjadi dasar utama permintaan mereka.

Ligue de Football Professionnel (LFP) akhirnya menyetujui penundaan. Pertandingan dipindahkan ke 13 Mei. PSG kini bisa fokus penuh ke Liga Champions.

"Atas permintaan Paris Saint-Germain dan RC Strasbourg untuk mempersiapkan diri dalam kondisi terbaik untuk perempat final masing-masing, dewan direksi LFP telah dengan suara bulat memutuskan, terlepas dari klub-klub yang bersangkutan, untuk menunda pertandingan," kata LFP.

2 dari 3 halaman

Kontroversi dan Dampak Kompetitif

Kontroversi dan Dampak Kompetitif

Starting XI PSG saat melawan Chelsea di leg kedua 16 besar Liga Champions 2025-2026. (c) AP Photo/Kin Cheung

Keputusan ini tidak diterima semua pihak. Lens secara terbuka menolak. Mereka menilai keputusan tersebut tidak adil.

Lens bahkan menyebut liga bisa menjadi “variabel penyesuaian”. Kritik ini mencerminkan ketegangan internal kompetisi domestik.

Namun, LFP memiliki alasan kuat. Mereka ingin menjaga posisi Prancis di koefisien UEFA. Performa klub di Eropa menjadi faktor kunci.

Keputusan ini menunjukkan prioritas baru. Liga domestik kini mendukung ambisi Eropa. PSG menjadi penerima manfaat terbesar dalam situasi ini.

Sumber: BBC Sport

LATEST UPDATE