PSG vs Arsenal: Meriam London Diminta Berikan Segalanya demi Final UCL
Editor Bolanet | 6 Mei 2025 08:44
Bola.net - Mikel Arteta menyulut semangat pasukannya jelang laga penentu kontra PSG di leg kedua semifinal Liga Champions. Pelatih Arsenal itu menegaskan, The Gunners harus rela "memberikan hidup mereka" untuk membalikkan agregat 1-0 dan menembus final UCL.
Pertandingan di Parc des Princes menjadi ujian terberat Arsenal dalam dua dekade terakhir untuk kembali ke puncak Eropa. Arteta mengaku merasakan tekanan sekaligus antusiasme luar biasa menyambut duel yang bisa mengukir sejarah ini.
"Dari segi persiapan, kami sudah melakukan semua yang bisa dilakukan. Sekarang waktunya buktikan di lapangan," tegas manajer asal Spanyol itu. Laga ini juga menjadi ujian kedewasaan bagi skuad muda Arsenal yang masih kehilangan sejumlah pilar penting.
Semangat Juara Arteta untuk Laga Penentu

Pelatih asal Spanyol itu mengungkapkan perasaan campur aduk menjelang laga penting melawan PSG. Ia merasakan semangat sekaligus tekanan besar untuk membawa Arsenal melangkah lebih jauh.
Arteta yakin skuadnya telah mempersiapkan segalanya dengan matang. Kunci utama menurutnya adalah tekad baja untuk meraih mimpi bermain di final Liga Champions.
"Perasaan senang, merinding, tidak sabar menunggu hari pertandingan tiba. Kami sangat siap, sangat yakin, dan tahu ini kesempatan untuk bermain di final Liga Champions," ujar Arteta dalam wawancara eksklusif dengan ESPN.
"Dan ketika Anda sampai pada titik itu, Anda harus menyerahkan nyawa Anda untuk itu," tegasnya.
Kondisi Skuad yang Terbatas

Arsenal sedikit terbantu dengan kembalinya Thomas Partey yang absen di leg pertama karena akumulasi kartu. Namun, mereka masih kehilangan banyak pemain kunci seperti Gabriel Jesus, Kai Havertz, dan Gabriel Magalhaes karena cedera.
Di leg pertama, Arteta bahkan harus memainkan empat pemain akademi di bangku cadang karena keterbatasan pemain. Situasi ini membuatnya harus berpikir ekstra keras menyusun strategi.
"Saat melewati terowongan, saya lihat Tomiyasu tidak ada, Calafiori tidak ada, Gabriel tidak ada, Havertz tidak ada, Jesus tidak ada, Partey tidak ada, Jorginho tidak ada. Pemain-pemain starter!" keluhnya.
Optimisme di Tengah Tantangan
Meski dengan skuad yang tidak lengkap, Arteta tetap bangga dengan performa timnya di leg pertama. Ia menilai Arsenal sebenarnya hanya kalah tipis dari PSG di Emirates Stadium.
Pelatih berusia 42 tahun itu tetap optimistis timnya bisa membalikkan keadaan di markas PSG. Semangat juara para pemainnya memberinya keyakinan tambahan.
"Saya lihat tim tetap bersaing dan saya merinding. Karena kami memiliki banyak kelayakan, namun hasilnya sangat-sangat tipis tidak berpihak pada kami hari itu. Itu sebabnya saya sangat optimis," pungkas Arteta.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pesan Riccardo Calafiori untuk AS Roma: Semoga Lolos Liga Champions!
Liga Italia 22 Mei 2026, 14:13
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Bologna vs Inter Milan: Federico Bernardeschi
Liga Italia 24 Mei 2026, 01:44
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Bruno Fernandes jadi Pemain Terbaik Premier League 2025/2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 22:43
-
Hasil Kualifikasi Moto4 European Cup Catalunya 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 21:39
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25













