PSG vs Liverpool: Move On, The Reds!
Editor Bolanet | 8 April 2026 14:31
Bola.net - Laga krusial PSG vs Liverpool akan segera tersaji pada perempat final Liga Champions. Pertandingan leg pertama di Parc des Princes, Kamis (9/4/2026) ini menjanjikan tensi tinggi sejak peluit awal berbunyi.
The Reds datang ke Paris dengan membawa beban mental yang cukup berat. Mereka baru saja menelan kekalahan menyakitkan ketika bertamu ke markas Manchester City. Hasil buruk di kompetisi domestik tersebut dipastikan sangat mengganggu persiapan akhir skuad asuhan Arne Slot.
Slot tidak ingin pasukannya terlalu lama terpuruk dalam rasa kecewa. Ia secara khusus menuntut para pemain untuk segera menunjukkan reaksi positif di lapangan.
Slot menyadari pertandingan melawan wakil Prancis ini tidak akan berjalan dengan mudah. Mereka harus sangat mewaspadai taktik pressing tinggi yang selama ini menjadi andalan lawan. Atmosfer stadion Parc des Princes juga selalu berhasil memberikan tekanan ekstra bagi tim tamu.
Luka dari Markas Man City

Kekalahan telak dari Manchester City memang meninggalkan luka mendalam bagi kubu Liverpool. Skuad The Reds sebenarnya sempat memberikan perlawanan ketat pada paruh pertama pertandingan. Namun rentetan gol cepat yang dicetak oleh tim tuan rumah seketika meruntuhkan fokus bertanding mereka.
Lini pertahanan Liverpool tampak sering kehilangan konsentrasi saat menghadapi serangan cepat. Tim lawan sukses memanfaatkan celah krusial tersebut untuk mengamankan kemenangan yang sangat meyakinkan.
"Terkadang dalam pertandingan sepak bola, Anda ingin melakukan sesuatu dengan cara tertentu namun tidak bisa karena berbagai alasan, dan salah satunya pasti adalah kebobolan saat Anda merasa bermain bagus. Biasanya dalam sepak bola, momen yang paling menyakiti Anda terjadi tepat sebelum dan sesudah turun minum. Dan tiba-tiba kami sudah tertinggal 2-0," ungkap pelatih asal Belanda tersebut.
"Segera setelah babak kedua dimulai, kami kebobolan gol ketiga, jadi 3-0. Dalam lima menit berikutnya, sebenarnya kami punya dua peluang besar lewat Mo (Salah). Tapi permainan saat itu terlalu terbuka, dan para pemain terlihat kesulitan," lanjutnya.
Mendukung Reaksi Van Dijk

Virgil van Dijk sama sekali tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai laga berat tersebut. Kapten Liverpool itu langsung memberikan evaluasi keras terhadap performa rekan setimnya.
Arne Slot justru menyambut sangat positif sikap tegas yang berani ditunjukkan sang pemain bertahan. Evaluasi internal amat dibutuhkan agar The Reds cepat menemukan solusi. Mereka punya waktu sangat singkat untuk bersiap menghadapi duel PSG vs Liverpool.
"Saya rasa sikap Virgil usai pertandingan sangat masuk akal dan benar-benar wajar karena itulah perasaan yang dirasakan setiap pemain, staf, dan suporter," ungkap Slot.
"Hal yang baik adalah bahwa saya tidak melihat para pemain menyerah di fase itu. Namun menurut saya, penting juga bagi kapten untuk menunjukkan reaksi yang tegas setelah pertandingan seperti ini. Harapannya, reaksi itu tidak hanya muncul sesaat setelah laga, tapi juga bisa kami tunjukkan sebagai tim pada pertandingan berikutnya," tambahnya
"Biasanya butuh satu atau dua hari untuk benar-benar bisa move on dan mulai fokus ke pertandingan berikutnya. Tapi sebelum itu, kami harus lebih dulu membahas apa saja yang perlu diperbaiki. Dan sejujurnya, itu cukup jelas terlihat," lanjutnya.
Ancaman PSG
Fokus skuad Liverpool kini telah sepenuhnya tertuju pada laga tandang ke Paris. Kedatangan Luis Enrique sukses menyulap tim tuan rumah menjadi lawan yang sangat agresif.
Karakter permainan raksasa Prancis ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan taktik Manchester City. Tim lawan tidak akan membiarkan Liverpool memegang bola dengan sangat nyaman. Mereka siap menekan tanpa henti selama 90 menit penuh.
"Memang kita tidak bisa sepenuhnya membandingkan PSG dengan Manchester City. Melawan City, kami bisa menguasai permainan dan penguasaan bola sekitar 35 menit karena mereka bermain sabar dan tidak terlalu agresif menekan. Dan itu berbeda dengan PSG, " papar Slot.
"Sejak dilatih Luis Enrique, mereka dikenal tidak memberi waktu sama sekali kepada lawan untuk nyaman menguasai bola. Tekanan mereka datang terus-menerus. Hampir di setiap detik pertandingan, mereka menekan tanpa henti," tambahnya.
"Gaya bermain mereka adalah menekan, menekan, menekan dan terus menekan," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Prediksi Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:02
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 12:28
-
Prediksi Man City vs Brighton 29 Oktober 2026
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 11:16
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



