Rapor Pemain Atletico Madrid vs Tottenham: Julian Alvarez Menggila, Spurs Hancur Lebur!

Afdholud Dzikry | 11 Maret 2026 11:25
Rapor Pemain Atletico Madrid vs Tottenham: Julian Alvarez Menggila, Spurs Hancur Lebur!
Starting XI Atletico Madrid saat melawan Tottenham di leg pertama 16 besar Liga Champions, 11 Maret 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Atletico Madrid tampil sangat perkasa saat menjamu Tottenham Hotspur dalam lanjutan leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (11/3/2026) dini hari. Pasukan Diego Simeone sukses menang telak 5-2 lewat performa yang luar biasa eksplosif.

Kemenangan besar ini berawal dari intensitas tekanan tinggi yang diterapkan tuan rumah sejak peluit pertama dibunyikan. Kesalahan demi kesalahan barisan belakang Spurs berhasil dimanfaatkan dengan sangat klinis oleh para penggawa Los Rojiblancos.

Advertisement

Meski sempat kehilangan fokus di babak kedua, keunggulan tiga gol menjadi modal yang sangat krusial bagi mereka. Hasil ini membuat satu kaki Atletico Madrid sudah berada di babak perempat final kompetisi kasta tertinggi Eropa.

Namun, beberapa catatan minor tetap menghiasi kemenangan ini, terutama terkait koordinasi pertahanan di menit-menit akhir pertandingan. Berikut adalah rapor lengkap para pemain Atletico Madrid dalam laga dramatis yang berlangsung di Metropolitano tersebut.

1 dari 4 halaman

Kiper dan Lini Belakang

Kiper dan Lini Belakang

Bek Atletico Madrid, Robin Le Normand merayakan golnya ke gawang Tottenham di leg pertama 16 besar Liga Champions, 11 Maret 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Jan Oblak - 5.5: Oblak menjalani malam yang cukup aneh karena kebobolan dua gol meski timnya tampil sangat mendominasi laga. Sebuah kesalahan fatal darinya berujung gol kedua Spurs yang mencoreng performa apiknya saat melakukan beberapa penyelamatan penting.

Matteo Ruggeri - 7.0: Bek sayap satu ini tampil sangat enerjik dengan intensitas tinggi saat naik membantu serangan maupun ketika transisi bertahan. Ia sangat rapi dalam memegang bola dan sukses menciptakan dua peluang emas bagi rekan setimnya di depan.

David Hancko - 7.0: Hancko menjadi sosok yang sangat kokoh dalam duel satu lawan satu dengan memenangkan mayoritas perebutan bola bawah maupun udara. Distribusi bola dari lini belakang yang ia lakukan sangat presisi sehingga memudahkan aliran serangan Atletico sejak awal.

Marc Pubill - 7.0: Pubill menunjukkan kedewasaan posisi yang luar biasa untuk meredam pergerakan cepat para pemain sayap Tottenham Hotspur sepanjang pertandingan. Selain tangguh bertahan, ia juga sering terlihat berani merangsek masuk hingga ke sepertiga akhir pertahanan lawan.

Robin Le Normand - 8.5: Bek tengah ini tampil bak tembok raksasa yang hampir mustahil dilewati oleh penyerang lawan dengan tekel-tekelnya yang sangat bersih. Le Normand juga menyempurnakan performanya dengan sebuah gol sundulan maut yang memanfaatkan situasi bola mati secara brilian.

2 dari 4 halaman

Lini Tengah

Lini Tengah

Gelandang Atletico Madrid, Marcos Llorente merayakan golnya ke gawang Tottenham, di leg pertama 16 besar Liga Champions, 11 Maret 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Johnny Cardoso - 6: Cardoso bekerja keras menjaga keseimbangan lini tengah. Ia menutup banyak ruang dan cukup aktif melakukan pressing. Namun beberapa sentuhan bolanya kurang bersih. Ia sempat kehilangan bola dalam situasi berbahaya.

Marcos Llorente - 8:Llorente langsung memberi dampak besar sejak awal pertandingan. Ia mencetak gol pembuka yang membakar semangat tim. Pergerakannya yang agresif terus merepotkan pertahanan Spurs. Energi dan mobilitasnya menjadi salah satu kunci dominasi Atletico.

Giuliano Simeone - 7: Giuliano tampil sebagai pekerja keras di lini tengah. Ia aktif memenangkan duel dan tidak ragu melakukan tekel penting. Meski tidak terlalu menonjol dalam kreativitas menyerang, kontribusinya menjaga tempo permainan sangat terasa.

Ademola Lookman - 7,5: Lookman tampil tajam setiap kali menguasai bola. Kecepatannya membuat lini belakang Tottenham terus berada di bawah tekanan. Ia juga menciptakan beberapa peluang penting. Aksinya menjadi salah satu sumber ancaman Atletico sepanjang pertandingan.

3 dari 4 halaman

Lini Depan Atletico

Lini Depan Atletico

Momen selebrasi Julian Alvarez dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Atletico vs Tottenham di Estadio Metropolitano, 11 Maret 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Antoine Griezmann - 9.0: Griezmann menunjukkan kualitas kelas dunia dalam laga ini. Ia mencetak gol sekaligus memberikan assist yang sangat berkelas. Pergerakan tanpa bolanya juga membuat pertahanan Tottenham kebingungan. Ia berperan penting dalam proses build-up serangan Atletico.

Julian Alvarez - 9.5: Pemain internasional Argentina ini layak dinobatkan sebagai Man of the Match berkat dua gol dan satu asis yang ia torehkan. Alvarez tampil sangat haus gol dan menjadi mimpi buruk bagi bek Spurs dengan penyelesaian akhir yang sangat dingin.

4 dari 4 halaman

Pemain Pengganti dan Pelatih

Pemain Pengganti dan Pelatih

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone. (c) AP Photo/Jose Breton

Pablo Barrios - 6.0: Masuk di pertengahan babak kedua, Barrios menjalankan tugasnya dengan baik untuk menjaga sirkulasi bola agar tetap berada dalam kendali. Ia memastikan tempo permainan tidak menurun drastis saat Atletico mulai bermain lebih menunggu di area pertahanan sendiri.

Alexander Sorloth - 6.0: Sorloth memberikan dimensi fisik yang berbeda di lini depan untuk menahan bola dan memberikan waktu bagi rekan-rekannya naik. Meski tidak mendapatkan banyak peluang emas, kehadirannya cukup merepotkan koordinasi bek lawan yang sudah mulai kelelahan.

Nico Gonzalez - 6.0: Masuknya Nico sangat membantu Atletico dalam mempertahankan kontrol di lini tengah pada fase-fase kritis akhir pertandingan yang cukup intens. Ia bermain disiplin dan tidak melakukan kesalahan yang bisa berakibat fatal bagi keunggulan gol timnya.

Diego Simeone (Pelatih) - 8.5: Simeone menerapkan strategi high press yang sangat efektif untuk mengeksploitasi kelemahan koordinasi di barisan belakang Tottenham Hotspur sejak menit awal. Keputusannya dalam melakukan pergantian taktik di babak kedua menunjukkan kematangan instruksi yang luar biasa di pinggir lapangan.

LATEST UPDATE