Rekor Pertemuan Pep Guardiola Vs Thomas Tuchel: Segalanya Berubah di Inggris!
Serafin Unus Pasi | 28 Mei 2021 19:19
Bola.net - Final Liga Champions 2020/2021 antara Manchester City versus Chelsea menghadirkan kembali persaingan antara Josep Guardiola dengan Thomas Tuchel. Keduanya pernah lama bersaing di Bundesliga, dan sekarang dipertemukan lagi di altar kompetisi Inggris.
Pep Guardiola yang merupakan pelatih asal Spanyol pernah beberapa musim menukangi Bayern Munich. Sementara Thomas Tuchel yang asli Jerman adalah juru taktik yang dihormati di kompetisi domestik.
Jika di Jerman Pep Guardiola hanya sekali memegang tim, beda dengan Thomas Tuchel yang pernah menangani FC Augsburg II, Mainz 05, dan Borussia Dortmund. Pertemuan keduanya berlangsung saat Thomas Tuchel melatih Mainz 05, dan Borussia Dortmund.
Kini, mereka dipertemukan kembali di Inggris. Pep Guardiola sudah bertahun-tahun menangani Manchester City, sedangkan Thomas Tuchel baru masuk setengah musim ini menggantikan Frank Lampard.
Lantas, sudah berapa kali Pep Guardiola dan Thomas Tuchel beradu taktik dan strategi? Berikut sajian data head to head antara dua pelatih tersebut:
Bayern Munich 4 Vs 1 Mainz 05, 19 Oktober 2013
Pertemuan pertama kedua pelatih ini berakhir untuk kemenangan Pep Guardiola. Ketika itu, Bayern Munich berhasil mengalahkan Mainz 05 dengan skor 4-1.
Mainz 05 sempat mengejutkan lewat gol yang dicetak Shawn Parker. Tapi, keunggulan mereka hanya berlangsung sebentar karena Bayern Munich mampu bangkit.
Tuan rumah menyapu empat gol untuk mengunci kemenangan. Empat gol Bayern Munich dalam partai Bundesliga itu dicetak Arjen Robben, Thomas Muller (2 gol), dan Mario Mandzukic.
Mainz 05 0 Vs 2 Bayern Munich, 22 Maret 2014
Pada perjumpaan kedua, Thomas Tuchel belum mampu menaklukkan tangan dingin Pep Guardiola. Dalam putaran kedua Bundesliga 2013/2014, Mainz 05 kalah 0-2 dari Bayern Munich.
Namun, perlawanan Mainz 05 tidak sepele karena mereka mampu membuat Bayern Munich buntu. Sampai akhirnya pertahanan Mainz 05 jebol di menit-menit terakhir.
Gol Bayern Munich ketika itu dicetak oleh Bastian Schweinsteiger, dan Mario Gotze. Kemudian di akhir musim 2013/2014, Thomas Tuchel hengkang dari Mainz 05.
Bayern Munich 5 Vs 1 Borussia Dortmund, 4 Oktober 2015
Pada musim 2015, Thomas Tuchel sudah pindah ke Borussia Dortmund. Jadi, pertemuan dengan Pep Guardiola berubah menjadi Bayern Munich versus Borussia Dortmund.
Pada putaran pertama musim 2015/2016, Thomas Tuchel tetap belum mampu menghentikan Pep Guardiola. Dalam laga tandang itu, Borussia Dortmund kalah telak 1-5.
Lima gol Bayern Munich dihasilkan Robert Lewandowski (2 gol), Thomas Muller (2 gol), dan Mario Gotze. Borussia Dortmund hanya mampu mencetak satu gol melalui Pierre-Emerick Aubameyang.
Borussia Dortmund 0 Vs 0 Bayern Munich, 5 Maret 2016
Kali ini, hasilnya lumayan karena Thomas Tuchel mampu menahan Pep Guardiola. Pada putaran kedua Bundesliga 2015/2016, Borussia Dortmund mampu menahan Bayern Munich 0-0.
Itu berarti, poin pertama Thomas Tuchel yang bisa diambil dari Pep Guardiola. Pertandingan sebetulnya didominasi Bayern Munich, namun ketatnya pertahanan Borussia Dortmund membuat mereka kesulitan.
Ada sejumlah peluang yang didapat Bayern Munich dalam laga tersebut. Misalnya momen yang didapat Arturo Vidal. Borussia Dortmund juga punya peluang melalui Pierre-Emerick Aubameyang.
Bayern Munich 4 Vs 3 Borussia Dortmund, 21 Mei 2016
Ini merupakan pertemuan ketiga pada musim 2015/2016. Setelah dua kali bentrok di Bundesliga, selanjutnya Pep Guardiola versus Thomas Tuchel berlangsung di final DFB-Pokal.
Pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0. Tapi karena partai ini adalah final, maka dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.
Saat perpanjangan waktu, kedua tim juga tetap sama kuat hingga akhirnya dituntaskan lewat adu penalti. Hasilnya, Bayern Munich menang 4-3 atas Borussia Dortmund.
Chelsea 1 Vs 0 Manchester City, 17 April 2021
Persaingan antara Pep Guardiola dan Thomas Tuchel sekarang beralih ke Inggris. Mereka pun melanjutkan persaingan adu taktik di lapangan, setelah beberapa musim kerap bertemu di Liga Jerman.
Perjumpaan pertama Pep Guardiola dengan Thomas Tuchel di Inggris berlangsung pada babak semifinal Piala FA. Dan akhirnya, Thomas Tuchel bisa mengalahkan pesaingnya itu.
Setelah berkali-kali bentrok di Jerman tidak pernah menang, sekarang saatnya Thomas Tuchel mencatat kemenangan atas Pep Guardiola. Chelsea berhasil mengalahkan Manchester City 1-0 dalam laga yang berlangsung di Stadion Wembley, melalui gol Hakim Ziyech.
Manchester City 1 Vs 2 Chelsea, 8 Mei 2021
Thomas Tuchel lagi-lagi memenangi pertemuan melawan Pep Guardiola. Kali ini pada putaran kedua Premier League 2020/2021, Chelsea menang 2-1 di kandang Manchester City.
Dua kemenangan beruntun ini pasti memberi suntikan motivasi buat Thomas Tuchel. Setidaknya untuk final Liga Champions nanti di Stadion Do Dragao, Porto, Portugal, Sabtu (29/5) malam waktu setempat, atau Minggu (30/5) dini hari WIB, ia tak perlu merasa inferior di depan Pep Guardiola.
Dua gol Chelsea pada pertandingan yang berlangsung di Etihad Stadium itu dilesakkan Hakim Ziyech, dan Marcos Alonso. Sementara gol tunggal Manchester City dicetak oleh Raheem Sterling.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



