Review: Arsenal Tetap Sukses Tanpa Wenger
Editor Bolanet | 19 September 2012 03:53
- berhasil bangkit dari ketertinggalan dan menyudahi perlawanan tuan rumah dengan skor 2-1.
Pertandingan ini merupakan kali pertama Arsenal bermain tanpa kawalan Arsene Wenger menyusul hukuman tiga kali larangan mendampingi klub di liga Champions. Meski begitu Meriam London tetap sukses menggondol tiga poin setelah Lukas Podolski dan sukses membalikkan keadaan dari ketertinggalan berkat gol Younes Belhanda.
Babak pertama berjalan begitu seru dan sedikit dibumbui dengan permainan yang menjurus kasar. Terbukit selepas kick off wasit sudah harus menarik kartu kuning dan langsung diberikan kepada Abou Diaby.
Secara pengalaman, Montpellier memang kalah dari Arsenal. Meski begitu, mereka tidak sungkan-sungkan untuk melancarkan serangan ke jantung pertahanan The Gunners. Selain itu, dukungan dari publik Stade De La Mosson juga ikut membuat mereka bersemangat.
Belum genap 10 menit pertandingan berjalan, tuan rumah sudah mendapatkan kesempatan untuk unggul. Thomas Vermaelen menjatuhkan Belhanda sedikit berada di luar kotak penalti. Akan tetapi, asisten wasit yang berada di dekat gawang memutuskan bahwa pelanggaran berada di dalam. Penalti untuk Montpellier.
Belhanda yang menjadi algojo tidak menyia-nyiakan peluang tersebut. Ia sukses memperdaya kiper Vito Mannone. tuan rumah unggul 1-0 di menit kesembilan.
Arsenal tidak tinggal diam. Selang tujuh menit Sang Meriam menembakkan pelurunya. Kombinasi tiga pemain anyar, Santi Cazorla, Olivier Giroud, dan Podolski, terbukti ampuh. Kerja sama apik Cazorla dan Giroud berbuah umpan terobosan matang kepada Poldi. Striker Jerman tersebut sukses menyarangkan bola yang dikawal oleh Geoffrey Jourdren. Kedudukan kembali imbang 1-1.
Belum juga usai rasa kecewa anak-anak Montpellier Arsenal sudah kembali menghukum mereka di menit 18.
Lagi-lagi Giroud turut andil pada terciptanya gol ini. mantan pemain Montpellier ini bekerja sama dengan Gervinho yang akhirnya membuka ruang untuk bek Carl Jenkinson yang kemudian mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti. Di sana Gervinho sudah menunggu dan tanpa ampun langsung menceploskan bola. 2-1 Arsenal memimpin.
Kondisi ini jelas membuat Montpellier keluar menyerang. jual beli serangan terjadi, namun sayang tak satu pun gol yang tercipta.
Menjelang istirahat tuan rumah hampir saja menyamakan kedudukan. Bola yang dikuasai oleh Diaby berhasil dicuri. Beruntung sepakan Remy Cabella masih melebar dari gawang Mannone.
Di babak kedua, keduanya terang memiliki misi yang berbeda. Tuan rumah ingin mengejar ketertinggalan dan paling tidak memaksakan hasil imbang. Di sisi lain, Arsenal tentu saja ingin secepat mungkin mengunci kemenangan.
Montpellier masih terus mengandalkan Belhanda dan Cabella untuk membuat keadaan kembali seimbang. Sedangkan Arsenal tetap mengandalkan trio mereka di depan. Akan tetapi Giroud harus ditarik keluar dan digantikan oleh Aaron Ramsey ketika pertandingan menyisakan 15 menit.
Peluang emas untuk membuat keadaan seimbang tercipta pada 10 menit menjelang akhir. Ialah Belhanda yang sukses mengecoh Per Mertesacker yang kemudian merangsek masuk ke dalam kotak penalti Arsenal. Sayangnya tembakannya masih lurus dan tepat mengarah ke Mannone.
Hingga pertandingan usai tak ada lagi gol yang tercipta dan Arsenal tetap bisa menikmati kemenangan 2-1 mereka di kandang Montpellier. (espn/bgn)
Pertandingan ini merupakan kali pertama Arsenal bermain tanpa kawalan Arsene Wenger menyusul hukuman tiga kali larangan mendampingi klub di liga Champions. Meski begitu Meriam London tetap sukses menggondol tiga poin setelah Lukas Podolski dan sukses membalikkan keadaan dari ketertinggalan berkat gol Younes Belhanda.
Babak pertama berjalan begitu seru dan sedikit dibumbui dengan permainan yang menjurus kasar. Terbukit selepas kick off wasit sudah harus menarik kartu kuning dan langsung diberikan kepada Abou Diaby.
Secara pengalaman, Montpellier memang kalah dari Arsenal. Meski begitu, mereka tidak sungkan-sungkan untuk melancarkan serangan ke jantung pertahanan The Gunners. Selain itu, dukungan dari publik Stade De La Mosson juga ikut membuat mereka bersemangat.
Belum genap 10 menit pertandingan berjalan, tuan rumah sudah mendapatkan kesempatan untuk unggul. Thomas Vermaelen menjatuhkan Belhanda sedikit berada di luar kotak penalti. Akan tetapi, asisten wasit yang berada di dekat gawang memutuskan bahwa pelanggaran berada di dalam. Penalti untuk Montpellier.
Belhanda yang menjadi algojo tidak menyia-nyiakan peluang tersebut. Ia sukses memperdaya kiper Vito Mannone. tuan rumah unggul 1-0 di menit kesembilan.
Arsenal tidak tinggal diam. Selang tujuh menit Sang Meriam menembakkan pelurunya. Kombinasi tiga pemain anyar, Santi Cazorla, Olivier Giroud, dan Podolski, terbukti ampuh. Kerja sama apik Cazorla dan Giroud berbuah umpan terobosan matang kepada Poldi. Striker Jerman tersebut sukses menyarangkan bola yang dikawal oleh Geoffrey Jourdren. Kedudukan kembali imbang 1-1.
Belum juga usai rasa kecewa anak-anak Montpellier Arsenal sudah kembali menghukum mereka di menit 18.
Lagi-lagi Giroud turut andil pada terciptanya gol ini. mantan pemain Montpellier ini bekerja sama dengan Gervinho yang akhirnya membuka ruang untuk bek Carl Jenkinson yang kemudian mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti. Di sana Gervinho sudah menunggu dan tanpa ampun langsung menceploskan bola. 2-1 Arsenal memimpin.
Kondisi ini jelas membuat Montpellier keluar menyerang. jual beli serangan terjadi, namun sayang tak satu pun gol yang tercipta.
Menjelang istirahat tuan rumah hampir saja menyamakan kedudukan. Bola yang dikuasai oleh Diaby berhasil dicuri. Beruntung sepakan Remy Cabella masih melebar dari gawang Mannone.
Di babak kedua, keduanya terang memiliki misi yang berbeda. Tuan rumah ingin mengejar ketertinggalan dan paling tidak memaksakan hasil imbang. Di sisi lain, Arsenal tentu saja ingin secepat mungkin mengunci kemenangan.
Montpellier masih terus mengandalkan Belhanda dan Cabella untuk membuat keadaan kembali seimbang. Sedangkan Arsenal tetap mengandalkan trio mereka di depan. Akan tetapi Giroud harus ditarik keluar dan digantikan oleh Aaron Ramsey ketika pertandingan menyisakan 15 menit.
Peluang emas untuk membuat keadaan seimbang tercipta pada 10 menit menjelang akhir. Ialah Belhanda yang sukses mengecoh Per Mertesacker yang kemudian merangsek masuk ke dalam kotak penalti Arsenal. Sayangnya tembakannya masih lurus dan tepat mengarah ke Mannone.
Hingga pertandingan usai tak ada lagi gol yang tercipta dan Arsenal tetap bisa menikmati kemenangan 2-1 mereka di kandang Montpellier. (espn/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mikel Arteta Ingatkan Arsenal, Fleetwood Town Bisa Jadi Ancaman di Carabao Cup
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:22
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 12:28
-
Bukayo Saka Raih Socrates Award di Ballon d'Or 2026
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 07:19
-
Prediksi Fleetwood vs Arsenal 28 Oktober 2026
Liga Inggris 26 Oktober 2026, 13:06
-
Declan Rice Terlihat Cedera
Liga Inggris 25 Oktober 2026, 08:09
LATEST UPDATE
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


