Review: Chelsea Hanya Imbang di Turki
Editor Bolanet | 27 Februari 2014 04:56
- menjamu di Turk Telekom Arena pada Kamis (27/02) dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Chelsea berhasil menghindari tren klub-klub Premier League yang kalah 0-2 di Liga Champions dalam sepekan terakhir.
Galatasaray secara mengejutkan bisa tampil lebih dominan dari Chelsea. Meski demikian, kedua tim hanya bermain imbang 1-1 dengan gol-gol dari Fernando Torres dan Aurelien Chedjou.
Pertandingan diawali dengan kedua tim yang masih hati-hati dan mencoba meraba kekuatan lawan masing-masing. Pada akhirnya, Chelsea yang lebih dulu sukses mencetak gol.
Kerjasama Cesar Azpilicueta dengan Andre Schurrle berhasil mengalirkan bola kepada Fernando Torres. Berhadapan dengan gawang yang menganga, Torres dengan mudah menceploskan bola pada menit kesembilan.
Pertahanan Galatasaray seperti terkejut dengan gol Torres itu dan mulai nampak sedikit goyah setelah kebobolan. Beruntung Gala masih berhasil mencegah Chelsea menyelesaikan peluang-peluang mereka.
Pertandingan baru berjalan sekitar 20 menit, mengalami pendarahan yang cukup parah di hidungnya. Meski sempat keluar lapangan, Ramires akhirnya bisa kembali bermain.
Terus ditekan, Roberto Mancini melakukan perubahan penting. Ia menarik keluar dan menggantikannya dengan . Pergantian ini terbukti berdampak positif dan berhasil menghentikan dominasi Chelsea dalam hal penguasaan bola.
Gala sendiri bukannya tanpa peluang. Serbuan Telles dari sayap kiri memaksa Petr Cech untuk meninju bola. Serangan-serangan Gala terlihat semakin berbahaya menjelang akhir babak pertama namun hingga jeda, Chelsea masih tetap unggul 1-0.
Galatasaray langsung tampil agresif begitu babak kedua dimulai. Wasit Carlos Velasco Caballo dari Spanyol nampak membuat beberapa keputusan aneh sepanjang pertandingan yang mungkin bakal dikeluhkan kedua tim.
Terus menekan, Galatasaray akhirnya bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-65. berawal dari tendangan pojok Wesley Sneijder, Aurelien Chedjou berhasil menyambut bola dari point blank. Skor menjadi 1-1.
Kedua tim menjadi semakin agresif setelah kedudukan kembali imbang. Gala secara umum lebih dominan dan bermain lebih efektif sepanjang babak kedua ketimbang Chelsea.
Baik Chelsea maupun Gala sama-sama berusaha untuk memperoleh gol kedua masing-masing namun hingga laga berakhir, tak ada tambahan gol yang tercipta. Kedua tim harus puas dengan hasil imbang tersebut.
Hasil ini membuat peluang kedua tim masih cukup terbuka. Laga penentuan tim yang bakal lolos ke babak perempat final Liga Champions akan digelar di Stamford Bridge pada 18 Maret mendatang.
Statistik Galatasaray - Chelsea
Galatasaray secara mengejutkan bisa tampil lebih dominan dari Chelsea. Meski demikian, kedua tim hanya bermain imbang 1-1 dengan gol-gol dari Fernando Torres dan Aurelien Chedjou.
Pertandingan diawali dengan kedua tim yang masih hati-hati dan mencoba meraba kekuatan lawan masing-masing. Pada akhirnya, Chelsea yang lebih dulu sukses mencetak gol.
Kerjasama Cesar Azpilicueta dengan Andre Schurrle berhasil mengalirkan bola kepada Fernando Torres. Berhadapan dengan gawang yang menganga, Torres dengan mudah menceploskan bola pada menit kesembilan.
Pertahanan Galatasaray seperti terkejut dengan gol Torres itu dan mulai nampak sedikit goyah setelah kebobolan. Beruntung Gala masih berhasil mencegah Chelsea menyelesaikan peluang-peluang mereka.
Pertandingan baru berjalan sekitar 20 menit, mengalami pendarahan yang cukup parah di hidungnya. Meski sempat keluar lapangan, Ramires akhirnya bisa kembali bermain.
Terus ditekan, Roberto Mancini melakukan perubahan penting. Ia menarik keluar dan menggantikannya dengan . Pergantian ini terbukti berdampak positif dan berhasil menghentikan dominasi Chelsea dalam hal penguasaan bola.
Gala sendiri bukannya tanpa peluang. Serbuan Telles dari sayap kiri memaksa Petr Cech untuk meninju bola. Serangan-serangan Gala terlihat semakin berbahaya menjelang akhir babak pertama namun hingga jeda, Chelsea masih tetap unggul 1-0.
Galatasaray langsung tampil agresif begitu babak kedua dimulai. Wasit Carlos Velasco Caballo dari Spanyol nampak membuat beberapa keputusan aneh sepanjang pertandingan yang mungkin bakal dikeluhkan kedua tim.
Terus menekan, Galatasaray akhirnya bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-65. berawal dari tendangan pojok Wesley Sneijder, Aurelien Chedjou berhasil menyambut bola dari point blank. Skor menjadi 1-1.
Kedua tim menjadi semakin agresif setelah kedudukan kembali imbang. Gala secara umum lebih dominan dan bermain lebih efektif sepanjang babak kedua ketimbang Chelsea.
Baik Chelsea maupun Gala sama-sama berusaha untuk memperoleh gol kedua masing-masing namun hingga laga berakhir, tak ada tambahan gol yang tercipta. Kedua tim harus puas dengan hasil imbang tersebut.
Hasil ini membuat peluang kedua tim masih cukup terbuka. Laga penentuan tim yang bakal lolos ke babak perempat final Liga Champions akan digelar di Stamford Bridge pada 18 Maret mendatang.
Statistik Galatasaray - Chelsea
Penguasaan bola: 58% - 42%
Shot (on goal): 11 (4) - 9 (4)
Corner: 7 - 3
Pelanggaran: 20 - 18
Offside: 1 - 2
Kartu kuning: 1 - 4
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Galatasaray: Muslera; Alex, Balta (Kaya 45'), Chedjou, Eboue; Sneijder, Inan, Felipe Melo, Hajrovic (Kurtulus 30'); Drogba (Bulut 79'), Burak Yilmaz.
Susunan pemain Chelsea: Cech; Azpilicueta, Cahill, Terry, Ivanovic; Hazard (Oscar 90'), Lampard, Ramires, Willian, Schurrle (Mikel 66'); Torres (Eto'o 68'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
-
Tes Medis Kelar, Chelsea Perkenalkan Morgan Rogers Hari Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 05:34
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Maaf, Gak Dulu!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 11:00
-
Chelsea Lepas Sang Striker ke Aston Villa?
Liga Inggris 20 Juli 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














