Review: Messi dan Barca Penguasa Eropa
Editor Bolanet | 27 Agustus 2011 03:48
Gol itu juga merupakan pembuktian dari striker berkebangsaan Argentina itu, setelah sehari sebelumnya ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Eropa 2011. Gol itu sendiri, dicetaknya di menit ke-39 babak pertama laga ini. Memanfaatkan back pass blunder Fredy Guarin.
Di babak kedua, Porto sebenarnya juga sempat memiliki perlawanan di menit-menit awal. Sama dengan yang terjadi pada menit-menit awal babak pertama. Namun, semuanya selalu kandas saat mereka menemui tembok pertahanan Blaugrana yang dikomandoi Eric Abdidal dan Javier Mascherano.
Keunggulan satu gol tidak membuat Josep Guardiola puas. Walau sempat mendapatkan peluang emas pada menit ke-59, saat Pedro tinggal berhadapan dengan Helton, Pep mulai melakukan pergantian pemain. Semenit berselang dari peluang Pedro itu, ia memasukkan rekrutan anyar Barca, Alexis Sanchez guna menggantikan David Villa, serta menarik keluar Adriano untuk digantikan Sergio Bosquets.
Serangan juara Liga Champions Eropa itu semakin menjadi-jadi kala Pep memasukkan Cesc Fabregas dan menarik keluar Pedro saat laga tersisa 10 menit.
Porto yang kelabakan dengan alur serangan Barca, kian menderita karena dikeluarkannya setelah mendapatkan kartu kuning keduanya dalam laga ini. Pelanggarannya terhadap Lionel Messi membuat timnya harus bermain dengan 10 orang saja sejak menit 85.
Tepat semenit kemudian, Cesc Fabregas akhirnya mampu mencetak gol pertamanya untuk Barcelona. Gol yang menandakan laga ini dipastikan dimenangi klub Spanyol tersebut. Berawal dari sebuah umpan chip cantik dari Lionel Messi, dengan sekali kontrol dada, Fabregas pun membuat harus rela kebobolan untuk kedua kalinya.
Derita Porto kian bertambah saat di injury time, Fredy Guarin harus diusir juga oleh wasit Bjorn Kuipers karena kartu kuning keduanya.
Hingga peluit panjang ditiup, skor 2-0 untuk Barca membuat mereka menjadi penguasa sejati Eropa. Gelar juara Piala Super Eropa yang mereka rebut di Stade Louis II, Monaco ini adalah gelar keempat yang sukses direbut Barcelona. (bola/mxm)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kenapa Ada Water Break di Final Liga Champions PSG vs Arsenal?
Liga Champions 31 Mei 2026, 00:02
-
Liverpool Dinilai Tepat Berpisah dengan Arne Slot, Ini Alasannya
Liga Inggris 31 Mei 2026, 00:00
-
Klasemen Pembalap Red Bull Rookies Cup 2026
Otomotif 30 Mei 2026, 22:43
-
Arne Slot Langsung Diburu AC Milan Setelah Dipecat Liverpool
Liga Italia 30 Mei 2026, 22:27
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal di Final Liga Champions
Liga Champions 30 Mei 2026, 22:01
-
Link Live Streaming Final Liga Champions: PSG vs Arsenal
Liga Champions 30 Mei 2026, 21:55
-
Klasemen Pembalap Harley Davidson Bagger World Cup 2026
Otomotif 30 Mei 2026, 21:42
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04










