Kisah Pilu Steve Finnan: Legenda Liverpool Terpaksa Jual Medali Juara Liga Champions karena Masalah Keuangan

Bola.net - Steve Finnan menjadi bagian penting dari salah satu malam paling bersejarah dalam sejarah Liverpool. Mantan bek asal Republik Irlandia itu membantu The Reds menjuarai Liga Champions 2005 lewat keajaiban yang terjadi di Istanbul.
Namun, lebih dari dua dekade setelah mengangkat trofi bergengsi tersebut, Finnan harus berpisah dengan salah satu kenangan paling berharga dalam kariernya. Medali juara Liga Champions yang diperolehnya akhirnya dijual karena masalah keuangan.
Liga Champions dianggap sebagai kompetisi klub paling bergengsi di dunia sepak bola. Saat banyak pemain bermimpi memenangkan medali juara, Finnan justru sudah tidak lagi memilikinya.
Mantan pemain berusia 50 tahun itu terpaksa mengambil langkah berat setelah terlibat dalam persoalan bisnis yang berujung pada proses kebangkrutan. Konflik dengan saudara kandungnya menjadi salah satu penyebab utama masalah tersebut.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Keajaiban Istanbul yang Mengangkat Nama Finnan
Finnan merupakan bagian dari skuad Liverpool yang menciptakan Keajaiban Istanbul pada tahun 2005. Tim asuhan Rafael Benitez kala itu bangkit dari ketertinggalan 0-3 untuk mengalahkan AC Milan melalui adu penalti.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu final Liga Champions paling ikonik sepanjang masa. Finnan ikut berperan dalam perjalanan Liverpool menuju gelar juara Eropa kelima mereka.
Medali juara yang diperolehnya menjadi simbol pencapaian tertinggi dalam karier profesionalnya. Bagi banyak pemain, benda tersebut merupakan kenangan yang tidak ternilai harganya.
Namun, kondisi hidup yang berubah setelah pensiun membuat Finnan harus mengambil keputusan yang sulit. Kenangan bersejarah itu akhirnya dilepas demi membantu menyelesaikan persoalan finansial yang dihadapinya.
Bisnis Properti yang Berubah Menjadi Masalah
Setelah pensiun pada 2010, Finnan memilih menekuni bisnis properti sebagai langkah membangun kehidupan baru. Ia menjalankan usaha tersebut melalui dua perusahaan yang dimiliki bersama sang saudara, Sean Finnan.
Sean bertanggung jawab atas operasional harian perusahaan. Sementara itu, Steve lebih banyak berperan sebagai investor dan penyedia modal.
Mereka memiliki sejumlah aset properti di kawasan London barat daya, termasuk rumah besar di Wimbledon Common. Bisnis tersebut sempat berkembang sebelum akhirnya menghadapi masalah keuangan serius.
Hubungan kedua saudara itu kemudian memburuk seiring munculnya persoalan dalam pengelolaan perusahaan. Konflik tersebut menjadi awal dari sengketa hukum yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Gugatan Jutaan Dolar yang Berakhir Mengecewakan
Pada 2023, Finnan mengajukan gugatan hukum setelah mengklaim kehilangan sekitar 8 juta dolar AS atau sekitar Rp142 miliar. Ia menilai dirinya dirugikan dalam pengelolaan perusahaan yang dijalankan bersama saudaranya.
Dalam persidangan terungkap bahwa Finnan telah menyampaikan keluhan kepada pengacara sejak 2016. Ia mempertanyakan kondisi keuangan perusahaan yang tetap bermasalah meski telah menerima pendanaan besar dalam bentuk pinjaman.
Finnan kemudian menginstruksikan tim hukumnya untuk mengajukan gugatan terhadap sang saudara. Sean membantah melakukan kesalahan, meski mengakui hubungan mereka memang telah memburuk.
Kedua pihak akhirnya mencapai kesepakatan di luar pengadilan. Namun, penyelesaian tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan mantan pemain Liverpool tersebut.
Medali Liga Champions Ikut Dilelang
Finnan sempat diperkirakan menerima pembayaran sekitar 5,4 juta dolar AS atau sekitar Rp96 miliar setelah kesepakatan dicapai. Akan tetapi, dana tersebut tidak pernah diterimanya karena Sean kemudian dinyatakan bangkrut pada Juli 2019.
Pada tahun yang sama, Finnan mengungkapkan bahwa dirinya hanya memperoleh sekitar 252 ribu dolar AS atau sekitar Rp4,5 miliar dari penjualan perusahaan. Ia juga menerima sekitar 120 ribu dolar AS atau sekitar Rp2,1 miliar dari penjualan aset properti lainnya.
Tekanan finansial yang berkepanjangan membuat Finnan harus menjual sejumlah barang koleksi berharga. Salah satunya adalah medali juara Liga Champions 2005 yang menjadi simbol puncak kariernya.
Tidak hanya itu, ia juga melelang dua jersey bertanda tangan dari final 2005, replika trofi Liga Champions, dan jam tangan mewah yang diterimanya setelah pertandingan tersebut. Bahkan medali runner-up Liga Champions 2007 yang diperoleh saat Liverpool kalah dari AC Milan juga ikut dijual.
Sumber: Liverpool.com
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 4 September 2026 16:10Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
-
Liga Inggris 4 September 2026 15:35Prediksi Susunan Pemain Ipswich vs Liverpool: Barcola Berpeluang Debut
-
Liga Inggris 4 September 2026 15:00Gabung Al-Hilal, Gabriel Martinelli Jadi Penjualan Termahal Arsenal
-
Liga Inggris 4 September 2026 05:16Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 4 September 2026 17:07Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persita 5 September 2026
-
Bola Indonesia 4 September 2026 16:26Prediksi BRI Super League: Persik Kediri vs Dewa United 5 September 2026
-
Bola Indonesia 4 September 2026 16:22Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persebaya 5 September 2026
-
Liga Spanyol 4 September 2026 16:10Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
-
Tim Nasional 4 September 2026 15:46Peluang Debut Emil Audero di Rayo Vallecano: 2 Sesi Latihan Jadi Penentu
BERITA LAINNYA
-
champions 4 September 2026 17:20Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
-
champions 4 September 2026 16:45Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
-
champions 28 Agustus 2026 19:00Dear Manchester United, Bayern Munchen Rindu Kalian!
-
champions 28 Agustus 2026 13:51Inter Milan Tetap Berani Bermimpi di Liga Champions meski Hadapi Lawan Berat
-
champions 28 Agustus 2026 11:49Barcelona di Liga Champions: Reuni dan Misi Balas Dendam
SOROT
-
Liputan6 4 September 2026 16:45Cerita Warga Saat Gempa Cilacap Terasa hingga Ciamis: Rumah Tiba-Tiba Bergetar
-
Liputan6 4 September 2026 16:12Pohon 15 Meter Tumbang di Semarang, 2 Pemotor Tewas
-
Liputan6 4 September 2026 15:54Suasana Mencekam Kebakaran Apartemen Pavilion
-
Liputan6 4 September 2026 15:32Dugaan Limbah Radioaktif di Cikande, Polisi Turunkan Tim
-
Liputan6 4 September 2026 15:15Saat Warga Probolinggo Berburu Air Bersih di Tengah Kemarau Panjang
-
Liputan6 4 September 2026 14:45Zulkifli Hasan Ancam Pecat Petugas MBG yang Lalai
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340710/original/071107300_1788515100-IMG_20260904_155120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340638/original/030175500_1788513140-IMG_20260904_151448.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340603/original/093501200_1788512068-93195.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340571/original/036093900_1788510726-1000675573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340547/original/043618100_1788509701-Probolinggo_Bantuan_Air_Bersih.jpg.2000x1333_q85_crop.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5204223/original/097954100_1745994907-IMG-20250430-WA0006.jpg)
