Review: Milan di Posisi Nyaman
Editor Bolanet | 21 Agustus 2013 04:06
- AC Milan bermain imbang 1-1 saat melawan tuan rumah PSV Eindhoven di leg pertama babak play-off Liga Champions 2013/14. Milan pun nyaman menatap leg kedua dan menjaga peluang untuk lolos ke fase grup. Sementara itu, pasukan muda Phillip Cocu pantas menyesali hasil ini.
Di Philips Stadion, Rabu (21/8), PSV bermain sedikit lebih dominan dan menciptakan lebih banyak peluang. Namun, justru sang jawara tujuh kali lah yang mengambil gol pertama lewat sundulan Stephan El Shaarawy pada menit 15. Setelah berulang kali menekan, PSV akhirnya menyamakan kedudukan melalui Tim Matavz di menit 60, dan equaliser itu sendiri pun bisa dibilang sebagai 'hadiah' dari kiper Christian Abbiati.
Secara keseluruhan, permainan PSV tidaklah mengecewakan. Ball possession cukup berimbang, tapi PSV melepas lebih banyak tembakan (22-17) maupun tembakan tepat sasaran (8-4). Lemahnya finishing di depan gawang lah yang membuat PSV gagal meraih hasil maksimal dan membuat Milan berada di zona nyaman untuk sementara.
Gol Milan oleh El Shaarawy tercipta berkat crossing akurat bek sayap Ignazio Abate dari sektor kanan atau sisi kiri pertahanan PSV yang dijaga oleh Jetro Willems.
Mario Balotelli berkesempatan menggandakan keunggulan Milan tak lama setelah El Shaarawy memecah kebuntuan, tapi tembakannya ditepis oleh Jeroen Zoet dan menghantam mistar.
Semangat PSV lalu terpompa. Tuan rumah sampai menempatkan skuad Massimiliano Allegri dalam tekanan sepanjang babak pertama. Pemain baru PSV Adam Maher memiliki dua peluang emas untuk mencetak gol, tapi digagalkan oleh Abbiati dan tiang gawang. Skor 1-0 untuk Milan bertahan hingga jeda.
Baru 15 menit setelah restart, PSV akhirnya mendapatkan juga gol yang mereka incar. Sebuah tembakan jarak jauh Jeffrey Bruma gagal diamankan dengan sempurna oleh Abbiati, lalu bola liar disambar kepala Matavz untuk membuat keadaan kembali imbang.
Sejumlah pergantian kemudian dilakukan Cocu demi berusaha memenangi laga. Di kubu Milan pun sama. Andrea Poli dan M'Baye Niang yang masuk menggantikan Nigel de Jong serta Kevin-Prince Boateng diharapkan Allegri bisa menjadi kunci meraih kemenangan.
Di penghujung laga, kombinasi dua pemain pengganti Milan itu, yang diakhiri tembakan Poli, nyaris saja membungkam publik Eindhoven, tapi Zoet masih sigap mementahkannya.
PSV sendiri seharusnya bisa mengakhiri perlawanan Milan lewat peluang-peluang Georginio Wijnaldum, Memphis Depay dan Karim Rekik, tapi skor 1-1 tak berubah hingga wasit meniup peluit panjang.
PSV, yang tak sekali pun masuk fase grup Liga Champions dalam lima tahun terakhir, harus berusaha ekstra keras dan memaksimalkan setiap kesempatan pada leg kedua di San Siro pekan depan apabila ingin menyingkirkan Milan. Namun, dengan persiapan yang lebih matang dan pelajaran dari leg pertama ini, sepertinya sang raksasa Italia tidak bakal kesulitan untuk mengunci satu tiket ke putaran utama.
Zoet; Brenet, Bruma, Rekik, Willems; Schaars (Hiljemark 89'), Maher (kuning 45'); Park (Jozefzoon 68'), Wijnaldum, Depay; Matavz (Locadia 76').
Abbiati; Abate, Mexes, Zapata, Emanuelson; Montolivo, De Jong (Poli 78'), Muntari (kuning 63'); Boateng (kuning 38') (Niang 84'), Balotelli (kuning 70'), El Shaarawy.
Statistik PSV - Milan (via WhoScored)
Di Philips Stadion, Rabu (21/8), PSV bermain sedikit lebih dominan dan menciptakan lebih banyak peluang. Namun, justru sang jawara tujuh kali lah yang mengambil gol pertama lewat sundulan Stephan El Shaarawy pada menit 15. Setelah berulang kali menekan, PSV akhirnya menyamakan kedudukan melalui Tim Matavz di menit 60, dan equaliser itu sendiri pun bisa dibilang sebagai 'hadiah' dari kiper Christian Abbiati.
Secara keseluruhan, permainan PSV tidaklah mengecewakan. Ball possession cukup berimbang, tapi PSV melepas lebih banyak tembakan (22-17) maupun tembakan tepat sasaran (8-4). Lemahnya finishing di depan gawang lah yang membuat PSV gagal meraih hasil maksimal dan membuat Milan berada di zona nyaman untuk sementara.
Gol Milan oleh El Shaarawy tercipta berkat crossing akurat bek sayap Ignazio Abate dari sektor kanan atau sisi kiri pertahanan PSV yang dijaga oleh Jetro Willems.
Mario Balotelli berkesempatan menggandakan keunggulan Milan tak lama setelah El Shaarawy memecah kebuntuan, tapi tembakannya ditepis oleh Jeroen Zoet dan menghantam mistar.
Semangat PSV lalu terpompa. Tuan rumah sampai menempatkan skuad Massimiliano Allegri dalam tekanan sepanjang babak pertama. Pemain baru PSV Adam Maher memiliki dua peluang emas untuk mencetak gol, tapi digagalkan oleh Abbiati dan tiang gawang. Skor 1-0 untuk Milan bertahan hingga jeda.
Baru 15 menit setelah restart, PSV akhirnya mendapatkan juga gol yang mereka incar. Sebuah tembakan jarak jauh Jeffrey Bruma gagal diamankan dengan sempurna oleh Abbiati, lalu bola liar disambar kepala Matavz untuk membuat keadaan kembali imbang.
Sejumlah pergantian kemudian dilakukan Cocu demi berusaha memenangi laga. Di kubu Milan pun sama. Andrea Poli dan M'Baye Niang yang masuk menggantikan Nigel de Jong serta Kevin-Prince Boateng diharapkan Allegri bisa menjadi kunci meraih kemenangan.
Di penghujung laga, kombinasi dua pemain pengganti Milan itu, yang diakhiri tembakan Poli, nyaris saja membungkam publik Eindhoven, tapi Zoet masih sigap mementahkannya.
PSV sendiri seharusnya bisa mengakhiri perlawanan Milan lewat peluang-peluang Georginio Wijnaldum, Memphis Depay dan Karim Rekik, tapi skor 1-1 tak berubah hingga wasit meniup peluit panjang.
PSV, yang tak sekali pun masuk fase grup Liga Champions dalam lima tahun terakhir, harus berusaha ekstra keras dan memaksimalkan setiap kesempatan pada leg kedua di San Siro pekan depan apabila ingin menyingkirkan Milan. Namun, dengan persiapan yang lebih matang dan pelajaran dari leg pertama ini, sepertinya sang raksasa Italia tidak bakal kesulitan untuk mengunci satu tiket ke putaran utama.
Zoet; Brenet, Bruma, Rekik, Willems; Schaars (Hiljemark 89'), Maher (kuning 45'); Park (Jozefzoon 68'), Wijnaldum, Depay; Matavz (Locadia 76').
Abbiati; Abate, Mexes, Zapata, Emanuelson; Montolivo, De Jong (Poli 78'), Muntari (kuning 63'); Boateng (kuning 38') (Niang 84'), Balotelli (kuning 70'), El Shaarawy.
Statistik PSV - Milan (via WhoScored)
Shots: 22 - 17
Shots on goal: 8 - 4
Penguasaan bola: 51% - 49%
Pelanggaran: 21 - 12
Corner: 5 - 9
Offside: 3 - 0
Kartu kuning: 1 - 3
Kartu merah: 0 - 0. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cukup Rp1 Triliun Saja, Rafael Leao Bisa Diangkut dari AC Milan
Liga Italia 21 April 2026, 16:43
-
Liga Italia 21 April 2026, 13:44

LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














