Review: Milan Ngamuk di Celtic Park
Editor Bolanet | 27 November 2013 04:40
- AC Milan sukses melumat tuan rumah dengan skor yang cukup mencolok, 3-0 di ajang Liga Champions dini hari tadi (27/11).
Ketiga gol Rossoneri diciptakan oleh (13'), Cristian Zapata (49'), dan satu gol lagi sumbangan dari Mario Balotelli.
Sama sama mengusung target menang, Celtic dan Milan bermain terbuka pada pertemuan kali ini. Baik tuan rumah maupun tim tamu berusaha mengancam pertahanan lawan masing-masing. Namun di awal laga kali ini Rossoneri lebih beruntung.
Tak perlu menunggu lama bagi Milan untuk mengungguli tuan rumah. Di menit ke 13, Kaka yang berdiri bebas mampu menyelesaikan umpan matang Valter Birsa untuk membuka keunggulan Milan.
Unggul satu gol membuat pemain Milan semakin percaya diri. Penguasaan bola perlahan mulai mereka kendalikan. Namun, bermain di depan publik sendiri membuat Celtic enggan menyerah lebih awal. Beberapa percobaan mulai mereka lakukan demi mengejar ketertinggalan, tetapi sayang gol belum bisa mereka ciptakan.
Hingga menit ke 29, Milan semakin menggila dalam menggempur pertahanan tuan rumah. Terbukti, beberapa peluang melalui Kaka kembali mengancam lini belakang Celtic.
Gol tunggal Kaka benar-benar menjadi pembeda dalam laga ini. Jalannya pertandingan secara keseluruhan berlangsung menarik. Celtic yang berusaha bangkit sempat pula mengancam gawang tim tamu, namun hingga turun minum, kedudukan 1-0 untuk tim tamu tak berubah.
Memasuki babak kedua, Celtic langsung menggebrak pertahanan Milan. Semangat mereka tampak meningkat setelah turun minum. Di menit ke 48, kans bagi Celtic untuk menyamakan kedudukan. Sayang, tendangan voli Van Dijk yang memanfaatkan umpan Mulgrew masih bisa digagalkan Abbiati.
Bencana justru datang bagi tuan rumah. Laga babak kedua belum genap 10 menit, Zapata sukses membobol gawang tuan rumah. Meneruskan umpan dari Nocerino, Zapata sukses membawa timnya unggul dua gol.
Dengan kondisi tertinggal dua gol, tak ada pilihan lain bagi tuan rumah selain keluar menyerang. Namun, Rossoneri kali ini tampaknya bermain lebih baik dan lebih beruntung. Di menit ke 60, tim tamu kembali mencetak gol ketiganya. Kali ini Balotelli yang mencatatkan namanya di papan skor. Mendapat umpan dari Riccardo Montolivo, Balotelli sukses membawa timnya unggul 3-0.
Menuju akhir pertandingan, Celtic semakin tenggelam melakoni jalannya laga. Sebaliknya Milan, dengan keunggulan tiga gol, otomastis mereka lebih tenang dalam bermain. Dan hingga peluit panjang dibunyikan, Rossoneri keluar sebagai pemenang laga ini.
Susunan line-up kedua tim:
Celtic (4-4-1-1): Forster; Lustig, Van Dijk, Ambrose, Izaguirre; Boerrigter, Mulgrew, Kayal (Ledley 31'), Forrest (Rogic 80'); Commons (Stokes 65'); Samaras.
Milan (4-3-2-1): Abbiati; Emanuelson, Bonera, Zapata, Abate (Nocerino 48'); De Jong, Poli, Montolivo; Kaka (Robinho 80'), Birsa (Constant 72'); Balotelli. (bola/gag)
Ketiga gol Rossoneri diciptakan oleh (13'), Cristian Zapata (49'), dan satu gol lagi sumbangan dari Mario Balotelli.
Sama sama mengusung target menang, Celtic dan Milan bermain terbuka pada pertemuan kali ini. Baik tuan rumah maupun tim tamu berusaha mengancam pertahanan lawan masing-masing. Namun di awal laga kali ini Rossoneri lebih beruntung.
Tak perlu menunggu lama bagi Milan untuk mengungguli tuan rumah. Di menit ke 13, Kaka yang berdiri bebas mampu menyelesaikan umpan matang Valter Birsa untuk membuka keunggulan Milan.
Unggul satu gol membuat pemain Milan semakin percaya diri. Penguasaan bola perlahan mulai mereka kendalikan. Namun, bermain di depan publik sendiri membuat Celtic enggan menyerah lebih awal. Beberapa percobaan mulai mereka lakukan demi mengejar ketertinggalan, tetapi sayang gol belum bisa mereka ciptakan.
Hingga menit ke 29, Milan semakin menggila dalam menggempur pertahanan tuan rumah. Terbukti, beberapa peluang melalui Kaka kembali mengancam lini belakang Celtic.
Gol tunggal Kaka benar-benar menjadi pembeda dalam laga ini. Jalannya pertandingan secara keseluruhan berlangsung menarik. Celtic yang berusaha bangkit sempat pula mengancam gawang tim tamu, namun hingga turun minum, kedudukan 1-0 untuk tim tamu tak berubah.
Memasuki babak kedua, Celtic langsung menggebrak pertahanan Milan. Semangat mereka tampak meningkat setelah turun minum. Di menit ke 48, kans bagi Celtic untuk menyamakan kedudukan. Sayang, tendangan voli Van Dijk yang memanfaatkan umpan Mulgrew masih bisa digagalkan Abbiati.
Bencana justru datang bagi tuan rumah. Laga babak kedua belum genap 10 menit, Zapata sukses membobol gawang tuan rumah. Meneruskan umpan dari Nocerino, Zapata sukses membawa timnya unggul dua gol.
Dengan kondisi tertinggal dua gol, tak ada pilihan lain bagi tuan rumah selain keluar menyerang. Namun, Rossoneri kali ini tampaknya bermain lebih baik dan lebih beruntung. Di menit ke 60, tim tamu kembali mencetak gol ketiganya. Kali ini Balotelli yang mencatatkan namanya di papan skor. Mendapat umpan dari Riccardo Montolivo, Balotelli sukses membawa timnya unggul 3-0.
Menuju akhir pertandingan, Celtic semakin tenggelam melakoni jalannya laga. Sebaliknya Milan, dengan keunggulan tiga gol, otomastis mereka lebih tenang dalam bermain. Dan hingga peluit panjang dibunyikan, Rossoneri keluar sebagai pemenang laga ini.
Susunan line-up kedua tim:
Celtic (4-4-1-1): Forster; Lustig, Van Dijk, Ambrose, Izaguirre; Boerrigter, Mulgrew, Kayal (Ledley 31'), Forrest (Rogic 80'); Commons (Stokes 65'); Samaras.
Milan (4-3-2-1): Abbiati; Emanuelson, Bonera, Zapata, Abate (Nocerino 48'); De Jong, Poli, Montolivo; Kaka (Robinho 80'), Birsa (Constant 72'); Balotelli. (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Milan vs Bologna 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 09:13
-
Rating Pemain AC Milan usai Menang di Markas Udinese: Modric, Pulisic, Hutchinson 8
Liga Italia 26 Oktober 2026, 06:43
-
Man of the Match Udinese vs Milan: Christian Pulisic
Liga Italia 26 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Udinese vs Milan: Pulisic dan Hutchinson Bawa Rossoneri Menang 2-0
Liga Italia 26 Oktober 2026, 04:45
-
Tempat Menonton Udinese vs AC Milan 26 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 00:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



