Review: Milan Tundukkan Celtic di San Siro
Editor Bolanet | 19 September 2013 03:40
- Bermain tanpa delapan pilarnya, AC Milan mampu mengatasi perlawanan alot di ajang Liga Champions dengan kemenangan 2-0 (19/09).
Gol pertama Milan berkat dari own goal Emilio Izaguirre di menit ke 82. Sedangkan gol kedua sekaligus penutup kemenangan Rossoneri dicetak oleh Sulley Muntari empat menit sebelum berakhirnya waktu normal (86').
Jalannya babak pertama berlangsung seimbang. Namun jika dilihat dari penguasaan bola, Celtic lebih unggul daripada Milan, yaitu 51% berbanding 49%. Kedua tim bermain terbuka. Tuan rumah maupun tim tamu tampaknya tak mau melepas pertandingan ini begitu saja.
Milan beberapa kali berhasil menembus pertahanan Celtic dan menciptakan peluang melalui Mario Balotelli dan Alessandro Matri. Namun, gol yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang.
Sebaliknya, Celtic juga memberikan perlawanan. Georgios Samaras dan Kris Commons. Tetapi mereka belum bisa mengubah kedudukan. Hingga turun minum, tak ada gol tercipta.
Memasuki babak ke dua, Celtic langsung tampil menggebrak. Namun hingga menit ke 50 masih belum ada gol yang tercipta. Samaras sempat mengancam gawang Abbiati, namun lagi-lagi ia gagal membawa timnya unggul.
Kebuntuan terus berlangsung, anak asuh Massimiliano Allegri mulai terlihat frustrasi. Matri dan Balotelli yang diandalkan tak juga mampu mempersembahkan gol.
Masuknya Urby Emanuelson menggantikan Valter Birsa juga tak memberikan perubahan dalam permainan Milan. Bahkan hingga menit ke 80 skor tanpa gol masih bertahan.
Dan akhirnya yang ditunggu-tunggu publik tuan rumah tiba. Melalui Zapata, Rossoneri mampu mencuri gol. Tendangan keras mendatarnya berhasil mengenai kaki Izaguirre sebelum akhirnya membobol gawang Celtic.
Unggul satu gol, Milan kembali bergairah. Selang empat menit setelah gol pertama, Muntari berhasil menggandakan keunggulan. Rebound hasil free kick Balotelli berhasil dimanfaatkan Muntari. 2-0 untuk tuan rumah.
Tertinggal dua gol tim tamu tak mau menyerah. Mereka berusaha sekuat tenaga untuk keluar dari tekanan dan mengejar ketertinggalan. Namun usaha Celtic tak membuahkan hasil. Hingga babak kedua berakhir, skor 2-0 tetap tak berubah untuk Milan.
Starting line-up kedua tim:
AC Milan (4-3-1-2): Abbiati; Zaccardo, Zapata, Mexes, Constant (Robinho 76'); Nocerino, De Jong, Muntari; Birsa (Emanuelson 63'); Balotelli, Matri (Poli 87').
Celtic (4-2-3-1): Forster; Lustig, Van Dijk, Ambrose, Izaguirre; Matthews (Boerrigter 75'), Brown, Mulgrew (Biton 89'); Samaras; Commons (Pukki 77'), Stokes. (bola/gag)
Gol pertama Milan berkat dari own goal Emilio Izaguirre di menit ke 82. Sedangkan gol kedua sekaligus penutup kemenangan Rossoneri dicetak oleh Sulley Muntari empat menit sebelum berakhirnya waktu normal (86').
Jalannya babak pertama berlangsung seimbang. Namun jika dilihat dari penguasaan bola, Celtic lebih unggul daripada Milan, yaitu 51% berbanding 49%. Kedua tim bermain terbuka. Tuan rumah maupun tim tamu tampaknya tak mau melepas pertandingan ini begitu saja.
Milan beberapa kali berhasil menembus pertahanan Celtic dan menciptakan peluang melalui Mario Balotelli dan Alessandro Matri. Namun, gol yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang.
Sebaliknya, Celtic juga memberikan perlawanan. Georgios Samaras dan Kris Commons. Tetapi mereka belum bisa mengubah kedudukan. Hingga turun minum, tak ada gol tercipta.
Memasuki babak ke dua, Celtic langsung tampil menggebrak. Namun hingga menit ke 50 masih belum ada gol yang tercipta. Samaras sempat mengancam gawang Abbiati, namun lagi-lagi ia gagal membawa timnya unggul.
Kebuntuan terus berlangsung, anak asuh Massimiliano Allegri mulai terlihat frustrasi. Matri dan Balotelli yang diandalkan tak juga mampu mempersembahkan gol.
Masuknya Urby Emanuelson menggantikan Valter Birsa juga tak memberikan perubahan dalam permainan Milan. Bahkan hingga menit ke 80 skor tanpa gol masih bertahan.
Dan akhirnya yang ditunggu-tunggu publik tuan rumah tiba. Melalui Zapata, Rossoneri mampu mencuri gol. Tendangan keras mendatarnya berhasil mengenai kaki Izaguirre sebelum akhirnya membobol gawang Celtic.
Unggul satu gol, Milan kembali bergairah. Selang empat menit setelah gol pertama, Muntari berhasil menggandakan keunggulan. Rebound hasil free kick Balotelli berhasil dimanfaatkan Muntari. 2-0 untuk tuan rumah.
Tertinggal dua gol tim tamu tak mau menyerah. Mereka berusaha sekuat tenaga untuk keluar dari tekanan dan mengejar ketertinggalan. Namun usaha Celtic tak membuahkan hasil. Hingga babak kedua berakhir, skor 2-0 tetap tak berubah untuk Milan.
Starting line-up kedua tim:
AC Milan (4-3-1-2): Abbiati; Zaccardo, Zapata, Mexes, Constant (Robinho 76'); Nocerino, De Jong, Muntari; Birsa (Emanuelson 63'); Balotelli, Matri (Poli 87').
Celtic (4-2-3-1): Forster; Lustig, Van Dijk, Ambrose, Izaguirre; Matthews (Boerrigter 75'), Brown, Mulgrew (Biton 89'); Samaras; Commons (Pukki 77'), Stokes. (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
Liga Italia 11 Juni 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Belgia vs Iran: Alireza Beiranvand
Piala Dunia 22 Juni 2026, 04:36
-
Hasil Belgia vs Iran: Setan Merah Gagal Jinakkan Cheetah Persia
Piala Dunia 22 Juni 2026, 04:04
-
Man of the Match Spanyol vs Arab Saudi: Mikel Oyarzabal
Piala Dunia 22 Juni 2026, 01:51
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: La Roja Menang Telak 4-0
Piala Dunia 22 Juni 2026, 01:39
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












