Ronaldo: Saya Manusia, Tak Sempurna
Editor Bolanet | 22 Januari 2014 06:25
Ronaldo mengakui bagaimana perasaannya yang campur aduk menjelang gala Ballon d'Or. Ia menjadi nervous ketika mendengar rumor berbagai rumor yang datang simpang siur.
CR7 juga terkesan semakin rendah hati. Ia mengakui bahwa sering melakukan kesalahan pada masa lalu. Salah satu yang ia akui sebagai kesalahan besar adalah ketika mengatakan bahwa ia muda, tampan dan kaya.
Berikut adalah petikan sisi lain Cristiano Ronaldo yang mungkin tak sering kita dengar. (as/hsw)
Jelang Ballon d'Or

Semua orang bicara dan saya mencoba untuk mengabaikannya. Tapi saya tak mungkin tidak terpengaruh dengan semua itu.
Bahkan ibu saya sering bertanya: 'Apakah kamu akan menang?' Sekarang saya sudah lebih tenang dan siap untuk menjadi lebih baik lagi ketimbang tahun lalu.
Menjadi Lebih Hebat Lagi

Setiap tahun adalah cerita baru, saya tidak akan puas hanya dengan kemenangan yang sudah saya raih. Saya ingin lebih, baik bersama Real Madrid maupun bersama Portugal. Ballon d'Or bukanlah akhir dari segalanya meski semua pemain memimpikannya.
Menerima Ballon d'Or

Itu adalah tangis yang tulus. Jujur saja saya tidak menyangka akan memenangkannya dan saat tahu saya sangat bahagia. Orang yang tidak mengenal saya mungkin akan terkejut melihat saya menangis seperti itu karena saya selalu terlihat serius di lapangan.
Mereka yang ada di hidup saya tahu benar bahwa saya adalah orang yang spontan.
Rasanya Meraih Ballon d'Or

Karakter Ronaldo

Saya selalu ingin berkembang menjadi lebih baik dan saya memberikan tekanan kepada diri sendiri untuk bisa mencapainya. Saya sangat kompetitif dan benci kekalahan.
Saya selalu ingin menjadi yang terbaik bersama klub dan negara saya. Hal itulah yang kadang menimbulkan kesalahpahaman. Itu pernah terjadi di manchester dan di Madrid.
Muda, Tampan dan Kaya

Ada beberapa hal yang bisa menjelaskan mengapa saya mengutarakan kata-kata yang saya sendiri tidak sukai setelahnya. Seperti yang saya katakan, saya tidak sempurna. Saya manusia biasa, hanya terdiri dari daging dan tulang seperti semuanya.
Saya menangis, tertawa dan juga punya masalah. Ketika saya mengucapkan kata-kata yang tidak sepantasnya saya meminta maaf. Dengan bertambahnya usia, kita bisa belajar dari kesalahan.
Perlakuan Buruk

Mereka menghina saya... mengatakan banyak hal yang menyinggung saya, tapi kini saya sudah terbiasa. Akhir-akhir ini sikap tersebut sudah mulai membaik.
Sebelumnya, fans lawan biasa meneriaki saya dengan ucapan seperti ‘qué hijoputa es’. Kini mereka meneriaki saya dengan ‘Cristiano, Balón de Plástico’. Sebelumnya mereka menghina ibu saya tetapi sekarang mereka cuma menyerang saya.
Kehidupan Ronaldo

tapi hal itu juga tidak berarti bahwa saya tak bisa pergi keluar. Saya belum pernah melihat papan tanda larangan saya dilarang masuk. tapi bayangkan saja jika saya pergi belanja bersama pacar dan putra saya. Mungkin saya harus berhenti setiap lima meter untuk memberi tanda tangan atau foto bersama.
Saya akhirnya berusaha menghindari tempat umum dan pergi ke tempat yang lebih tenang seperti restoran dengan meja pribadi. Saya juga tidak pernah menginap di hotel yang punya 500 kamar. Saya lebih memilih tempat yang lebih rahasia. Saya akan berusaha menikmati diri saya nanti, ketika sudah ada Cristiano baru yang muncul.
Rutinitas Sehari-hari

Setelah itu, saya mengelilingi Madrid. Saya ikut kelas Bahasa Inggris untuk menjaga Bahasa Inggris saya. Saya lalu bersantai, mendengarkan musik dan berenang.
Saya melakukan banyak hal untuk membuat putra saya bahagia. Saya kadang menikmati pijatan dan saat malam kadang juga keluar untuk makan malam di restoran.
Saya berusaha untuk tidur secepat mungkin agar saya bisa berada dalam kondisi terbaik esok paginya. Buat saya, recovery setelah pertandingan sangat penting. Ketika punya waktu luang, saya suka bepergian untuk melepaskan diri dari suasana kerja.
Kebaikan Hati

Jika anda memang berbuat baik, anda tak perlu menyiarkannya dari atas atap. tapi saya selalu mencoba membantu orang lain.
Resep Sukses

Saya selalu belajar banyak dari para pemain lain. Saya belajar kepada Gary Neville dan Ryan Giggs di United. Saya belajar dari Raul dan Michel Salgado di madrid. Di timnas, saya belajar kepada Luis Figo, Deco, Rui Costa dan Fernando Couto.
Menjadi profesional, saya rasa, menyumbang 70 persen untuk menjadi pemain yang sukses.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid: Musim Arda Guler dan Eder Militao Berakhir
Liga Spanyol 23 April 2026, 22:52
-
Revolusi Lini Tengah MU: Dimulai dari Transfer Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 23 April 2026, 16:42
-
Mau Aurelien Tchouameni, MU Harus Setor Segini ke Real Madrid
Liga Inggris 23 April 2026, 11:52
LATEST UPDATE
-
Prediksi Arsenal vs Newcastle 25 April 2026
Liga Inggris 24 April 2026, 21:54
-
Prediksi Man City vs Southampton 25 April 2026
Liga Inggris 24 April 2026, 20:51
-
Baru 106 Hari, Liam Rosenior Dipecat Chelsea dan Dibayar Miliaran
Liga Inggris 24 April 2026, 20:45
-
Excellent Eleven! Anniversary 11 Tahun Bola.com Hadirkan Kuis Berhadiah
Lain Lain 24 April 2026, 20:24
-
Begini Nasib Barcelona Ketika Lamine Yamal Absen
Liga Spanyol 24 April 2026, 20:15
-
JPE Ungguli Phonska Plus 3-1 pada Leg 1 Grand Final Proliga 2026
Voli 24 April 2026, 20:07 -
Kabar Baik untuk Liverpool: Alisson Mungkin Bisa Main!
Liga Inggris 24 April 2026, 19:49
-
Prediksi Bologna vs Roma 25 April 2026
Liga Italia 24 April 2026, 19:40
-
Liga Inggris 24 April 2026, 19:19

-
Live Streaming Betis vs Madrid - Link Nonton La Liga/Liga Spanyol di Vidio
Liga Spanyol 24 April 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46







