JPE Ungguli Phonska Plus 3-1 pada Leg 1 Grand Final Proliga 2026

JPE Ungguli Phonska Plus 3-1 pada Leg 1 Grand Final Proliga 2026
Pertandingan antara Jakarta Pertamina Enduro (JPE) dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia pada leg 1 grand final Proliga 2026 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Jumat (24/4/2026) (c) Alito Photograph

Bola.net - Jakarta Pertamina Enduro (JPE) membuka langkah di Grand Final Proliga 2026 dengan kemenangan penting. Pada laga leg pertama, JPE menundukkan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dengan skor 3-1 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Jumat (24/4/2026).

Hasil ini memberi keunggulan agregat 1-0 bagi JPE dalam perebutan gelar Proliga 2026. Kemenangan tersebut juga menjadi bekal mental sebelum pertemuan berikutnya.

Laga berlangsung ketat sejak awal dengan kedua tim saling menekan. Phonska Plus sempat memimpin lebih dulu sebelum JPE bangkit dan mengendalikan permainan.

Performa individu dan perubahan strategi menjadi pembeda dalam duel ini. JPE tampil lebih konsisten pada tiga set terakhir untuk memastikan kemenangan.

Phonska Plus Awali Tekanan

Phonska Plus Awali Tekanan

Pertandingan antara Jakarta Pertamina Enduro (JPE) dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia pada leg 1 grand final Proliga 2026 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Jumat (24/4/2026) (c) Alito Photograph

JPE menurunkan kekuatan utama dengan mengandalkan Megawati Hangestri, Irina Voronkova, dan Wilma Salas. Namun, koordinasi tim belum stabil pada awal pertandingan.

Phonska Plus memanfaatkan situasi itu melalui serangan Medi Yoku dan distribusi bola dari Arnetta Putri. Permainan agresif mereka membuahkan hasil dengan kemenangan set pertama 25-19.

Duel sempat berjalan imbang hingga pertengahan set. Ketajaman Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko menjadi faktor penting dalam menutup set pembuka.

Perubahan Ritme Jadi Kunci JPE

Perubahan Ritme Jadi Kunci JPE

Pertandingan antara Jakarta Pertamina Enduro (JPE) dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia pada leg 1 grand final Proliga 2026 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Jumat (24/4/2026) (c) Alito Photograph

Memasuki set kedua, JPE mengubah pola permainan dengan variasi serangan yang lebih luas. Tisya Amallya mulai mendistribusikan bola secara efektif ke Voronkova dan Salas.

Tekanan servis membuat Phonska Plus kesulitan mengembangkan permainan. JPE menyamakan kedudukan setelah menang 25-19 dan membuat skor menjadi 1-1.

Set ketiga menjadi momentum dominasi JPE. Kesalahan komunikasi dan eksekusi lawan dimanfaatkan dengan baik oleh Megawati yang tampil tajam.

Spike keras Megawati sulit dibendung oleh blok Phonska Plus. JPE menutup set ini dengan skor 25-19 dan berbalik unggul 2-1.

Voronkova Dominan di Poin Kritis

Voronkova Dominan di Poin Kritis

Pertandingan antara Jakarta Pertamina Enduro (JPE) dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia pada leg 1 grand final Proliga 2026 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Jumat (24/4/2026) (c) Alito Photograph

Set keempat berlangsung lebih kompetitif dengan reli panjang di banyak poin. Phonska Plus berusaha memaksakan set penentuan, tapi tekanan JPE tetap terjaga.

Irina Voronkova tampil menonjol pada momen krusial. Serangan efektifnya menjadi pembeda saat skor mulai ketat.

Pertahanan solid dari Shindy Saskia juga membantu menjaga keunggulan. JPE akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 25-21.

Pelatih Phonska Plus, Alessandro Lodi, mengakui timnya belum tampil maksimal. "Hari ini kita tidak cukup baik, dan saya akui Pertamina bermain lebih baik," ujar Lodi.

Ia berharap timnya tampil lebih baik pada laga berikutnya. "Mudah-mudahan kami besok bermain lebih bagus," katanya.

Pelatih JPE, Bullent Karsioglu, menilai timnya mampu mengatasi tekanan pertandingan. "Meski cuaca cukup panas, tapi kami bisa menciptakan kondisi yang baik untuk menang," ujar Bullent.

Ia menambahkan timnya masih akan meningkatkan performa pada laga selanjutnya. "Yang jelas, kami akan membuat kejutan lagi besok," katanya.

Kapten JPE, Tisya Amallya, menilai kesabaran menjadi kunci kemenangan. "Kami sempat deg-degan setelah kalah di set 1, tapi terus terang, kami hari ini bermain lebih sabar," ujar Tisya.