Sejarah Kelam Juventus Terulang
Gia Yuda Pradana | 18 Februari 2026 09:35
Bola.net - Pertandingan Liga Champions antara Galatasaray dan Juventus pada 17 Februari 2026, di Rams Park, Istanbul, menyajikan drama luar biasa. Galatasaray berhasil meraih kemenangan telak 5-2, memberikan mereka keunggulan tiga gol yang krusial sebelum leg kedua di Turin.
Kemenangan ini tidak hanya penting untuk poin, tetapi juga menciptakan catatan baru dalam sejarah kedua tim.
Galatasaray, tim asal Turki, menunjukkan performa yang mengesankan dengan mencetak lima gol ke gawang Juventus. Di sisi lain, Juventus, yang dikenal dengan pertahanan solidnya, mengalami salah satu kekalahan terburuk dalam sejarah Liga Champions mereka.
Jalannya pertandingan sangat dinamis, dengan kedua tim saling menyerang. Namun, Galatasaray mampu memanfaatkan peluang lebih baik dan menunjukkan kekuatan mereka di depan gawang lawan. Alhasil, sejarah kelam Juventus di Eropa pun terulang.
Jalannya Pertandingan

Gabriel Sara membuka keunggulan untuk Galatasaray pada menit ke-15, memberikan semangat bagi tim tuan rumah. Namun, Juventus tidak tinggal diam dan segera membalas melalui Teun Koopmeiners yang mencetak dua gol berturut-turut pada menit ke-16 dan ke-32. Pertandingan tampak seimbang hingga Noa Lang menyamakan kedudukan untuk Galatasaray pada menit ke-49.
Setelah itu, Davinson Sanchez membawa Galatasaray kembali unggul pada menit ke-60. Situasi semakin sulit bagi Juventus setelah Juan Cabal menerima kartu merah pada menit ke-67, memaksa mereka bermain dengan sepuluh orang. Galatasaray memanfaatkan keunggulan ini dengan baik, di mana Noa Lang mencetak gol keduanya pada menit ke-74.
Pesta gol Galatasaray ditutup oleh Sacha Boey yang mencetak gol kelima pada menit ke-86. Victor Osimhen berperan penting dalam dua gol terakhir Galatasaray meskipun tidak mencetak gol sendiri.
Rekor dan Statistik

Kekalahan ini mencatatkan sejarah kelam bagi Juventus, yang kebobolan setidaknya lima gol dalam satu pertandingan kompetisi Eropa untuk kedua kalinya. Ini juga merupakan pertama kalinya Juventus kebobolan lima gol dalam pertandingan Liga Champions.
Sebelumnya, mereka pernah mengalami kekalahan 0-7 melawan Wiener di European 1958/59.
Galatasaray, di sisi lain, mencetak lima gol dalam pertandingan Liga Champions untuk pertama kalinya. Noa Lang menjadi pemain Galatasaray pertama yang mencetak dua gol dalam debutnya di Liga Champions, sementara Gabriel Sara mencetak gol dan memberikan assist, menjadi yang pertama sejak Wesley Sneijder pada April 2013.
Analisis Pertandingan

Pertahanan Juventus yang biasanya kokoh tampak rapuh menghadapi serangan Galatasaray. Kartu merah Juan Cabal menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan. Galatasaray menunjukkan ketajaman mereka di lini depan, sementara Juventus harus mengevaluasi kembali strategi mereka menjelang leg kedua.
Dengan hasil ini, Galatasaray memiliki keunggulan psikologis menjelang pertandingan selanjutnya. Juventus harus berjuang keras untuk membalikkan keadaan di leg kedua, yang akan berlangsung di Turin. Pertandingan ini menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola, segalanya mungkin terjadi.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pertanyaan Besar untuk Real Madrid
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 13:18
-
Jadwal Serie A Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Italia 21 Agustus 2026, 12:32
-
Juventus Tetapkan Bek Sayap sebagai Prioritas Transfer Terakhir
Liga Italia 21 Agustus 2026, 07:20
-
Juventus Jajaki Emerson Palmieri untuk Perkuat Bek Kiri
Liga Italia 20 Agustus 2026, 17:33
-
Nasib Apes Federico Gatti, Cedera Usai Ditekel Fan Sendiri
Liga Italia 20 Agustus 2026, 12:33
LATEST UPDATE
-
Dicari: Kiper Baru untuk Persib Bandung
Bola Indonesia 24 Agustus 2026, 15:11
-
Dean James Bersinar di Eredivisie: Bawa Go Ahead Eagles Raih Peringkat ke-2 Klasemen
Tim Nasional 24 Agustus 2026, 14:12
-
Ambisi Sandy Walsh Bersama Persib: Kejar Gelar Keempat hingga Tantang Klub Asia
Bola Indonesia 24 Agustus 2026, 13:48
-
Tanpa Striker Murni, Barcelona Ternyata Tetap Ganas di Area Penalti
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 13:16
-
Makna Selebrasi Spiderman Raphinha di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 12:17
-
Ferran Torres Debut dan Cetak 2 Gol, PSG Selamat dari Kekalahan
Liga Eropa Lain 24 Agustus 2026, 12:01
-
Kesempatan Xavi Espart, Agresivitas Gavi, dan Debut Impresif Anthony Gordon
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:41
-
Debut Impian Anthony Gordon, 2 Assist dalam Kemenangan Besar Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:19
-
Adrien Rabiot Sudah Memahami Tuntutan Ruben Amorim di AC Milan
Liga Italia 24 Agustus 2026, 11:08
-
Randal Kolo Muani Bikin Luciano Spalletti Frustrasi
Liga Italia 24 Agustus 2026, 10:19
-
Barcelona Menang Besar 5-0, Ulasan Performa Para Pemain di Markas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 10:09
-
AC Milan Tekuk Torino, Berikut Performa Pemain di Setiap Lini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:53
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



