Surat Ronaldo Ternyata Ampuh Untuk Bebaskan Fans
Editor Bolanet | 6 Oktober 2013 13:09
- Surat Cristiano Ronaldo ternyata cukup ampuh untuk membuat para penegak hukum di Miami, Amerika Serikat untuk bertindak lebih 'halus'. Seperti diketahui, Ronaldo mengirim surat kepada kepolisian Miami agar meringankan hukuman terhadap Ronald Gjoka.
Gjoka adalah suporter nekad yang masuk ke lapangan dan memeluk Ronaldo ketika Real Madrid menghadapi pada pramusim lalu. Ronaldo membalas pelukan itu namun Gjoka harus menghadapi masalah setelah tindakannya tersebut. Gjoka dituntut dengan dua tuduhan; memasuki properti tanpa izin dan melanggar ketertiban umum.
Surat Ronaldo ternyata cukup ampuh. Pihak kejaksaan Miami sudah membatalkan tuduhan melanggar ketertiban umum. Meski demikian, tuduhan masuk properti tanpa izin masih dalam tahap pertimbangan untuk dicabut.
Saya ingin meminta maaf kepada pihak Sun Life Stadium dan Cristiano Ronaldo; saya berjanji tak akan mengulangi tindakan itu.Saya hanya ingin bertemu Ronaldo secara langsung. Saya masih berharap kasus ini akan bisa berakhir dengan positif. Saya juga meminta hakim untuk mempertimbangkan reaksi positif dari Ronaldo dan semua orang, harap Gjoka.
Gjoka pantas khawatir. Pasalnya, ia ternyata bukan warga negara Amerika Serikat. Gjoka memiliki paspor Kanada dan Albania tetapi tinggal di Amerika dengan visa pelajar. Jika dianggap bersalah, Gjoka terancam kehilangan hak tinggal di Amerika dan harus kembali ke negaranya. (mrc/hsw)
Gjoka adalah suporter nekad yang masuk ke lapangan dan memeluk Ronaldo ketika Real Madrid menghadapi pada pramusim lalu. Ronaldo membalas pelukan itu namun Gjoka harus menghadapi masalah setelah tindakannya tersebut. Gjoka dituntut dengan dua tuduhan; memasuki properti tanpa izin dan melanggar ketertiban umum.
Surat Ronaldo ternyata cukup ampuh. Pihak kejaksaan Miami sudah membatalkan tuduhan melanggar ketertiban umum. Meski demikian, tuduhan masuk properti tanpa izin masih dalam tahap pertimbangan untuk dicabut.
Saya ingin meminta maaf kepada pihak Sun Life Stadium dan Cristiano Ronaldo; saya berjanji tak akan mengulangi tindakan itu.Saya hanya ingin bertemu Ronaldo secara langsung. Saya masih berharap kasus ini akan bisa berakhir dengan positif. Saya juga meminta hakim untuk mempertimbangkan reaksi positif dari Ronaldo dan semua orang, harap Gjoka.
Gjoka pantas khawatir. Pasalnya, ia ternyata bukan warga negara Amerika Serikat. Gjoka memiliki paspor Kanada dan Albania tetapi tinggal di Amerika dengan visa pelajar. Jika dianggap bersalah, Gjoka terancam kehilangan hak tinggal di Amerika dan harus kembali ke negaranya. (mrc/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













