Tak Punya Tradisi, PSG Diklaim Tak Akan Bisa Kalahkan Madrid
Dimas Ardi Prasetya | 14 Februari 2018 19:45
Bola.net - - Eks gelandang Manchester City Joey Barton menyebut tak akan bisa mengalahkan Real Madrid karena mereka tak punya tradisi juara.
Sejak tahun 2011, PSG di bawah Qatar Sports Invesments (QSI) memulai proyek untuk menjadikan klub Paris itu sebagai yang terbaik di Prancis. Hal tersebut sudah berhasil mereka lakukan.
Setelah itu mereka juga ingin menaklukkan Eropa. Akan tetapi niatan itu sulit untuk direalisasikan. Sejak tahun 2012, langkah PSG selalu terhenti di babak perempat final.
Di musim ini, PSG baru menapak ke babak 16 besar. Di fase ini mereka akan berhadapan dengan Madrid, sang jawara yang memiliki koleksi 12 gelar juara Eropa.
Di fase yang sama tahun lalu, langkah PSG terhenti dari tim asal Spanyol lainnya, . Tim yang juga memiliki sejarah bagus dengan raihan lima gelar juara Eropa.
Barton menyebut, dibanding Barca atau Madrid PSG tak punya sejarah. Hal inilah yang nanti akan jadi pembeda di duel yang digelar di Santiago Bernabeu/
PSG adalah klub baru sedangkan Real Madrid mendapatkan Piala Eropa paling banyak. Mereka memiliki pemain seperti Cristiano Ronaldo yang telah berada di sana, jadi juara, mendapat kausnya. Saya pikir mereka akan terlalu besar untuk PSG, ucapnya pada Omnisports.
Mereka (PSG) mengalahkan Barcelona dengan nyaman dan mereka luar biasa dalam pertandingan di kandang. Kemudian - dalam bahasa Inggris kita memiliki pepatah - mereka mengotori tempat tidur mereka sendiri di Nou Camp, seru Barton.
Mereka seharusnya memenangkan pertandingan dengan nyaman. Kurangnya tradisi keberhasilan di klub membuat mereka mengotori celana mereka di Camp Nou dan akhirnya mereka terdepak dengan merasa malu, ucapnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




