Taktik Parkir Bus Mourinho Diyakini Cocok di Liga Champions
Yaumil Azis | 31 Agustus 2018 15:10
- Taktik bertahan yang kerap diterapkan oleh Jose Mourinho selalu dituding menjadi penyebab performa buruk Manchester United. Tetapi bagi eks penggawa Arsenal, Charlie Nicolas, gaya bermain tersebut bisa jadi bersinar di Liga Champions.
Sejak musim lalu, nama Mourinho sering muncul dalam pemberitaan dengan balutan kritik terhadap taktiknya dari berbagai kalangan. Walaupun demikian, The Red Devils yang sukses finis sebagai runner-up membuatnya tetap aman.
Namun pada musim ini, kobaran komentar pedas semakin membesar menyusul kekalahan MU di dua laga sebelumnya. Hal itu membuat Mourinho frustrasi, terlihat dari bagaimana dirinya marah dalam konferensi pers usai melawan Tottenham hari Selasa (28/8) lalu.
Scroll ke bawah untuk membaca komentar Charlie Nicholas.
Bermain Bertahan di Kandang Lawan
Gaya bermain bertahan sudah menunjukkan hasil yang buruk di Premier League. Bagaimana di Liga Champions nanti? Nicholas, yang kini bekerja sebagai pandit, mengutarakan pendapatnya soal itu.
Gaya Manchester United pada saat ini, saya tidak yakin. Peluangnya 50/50 dengan mereka dan Valencia, ujar Nicholas kepada Sky Sports.
Liga Champions itu berbeda. Jose Mourinho bisa bermain bertahan saat bermain tandang, mencekik lawannya, dan mencuri kemenangan, lanjutnya.
Harus Tampil Apik di Premier League
Namun, agar bisa menuai hasil positif di Liga Champions, Nicholas menilai Manchester United harus bisa meraup kemenangan dalam laga-laga Premier League berikutnya. Hal itu bertujuan agar suasana di dalam tim bisa kembali kondusif
Saya harap dia bisa mengatur kendali dan sedikit demi sedikit mengambil poin di Premier League, lalu membuat kelompok lebih fokus dan positif, tambahnya.
Man Utd harus lolos bersama Juventus, tetapi hingga saat ini kami masih belum tahu berapa lama Jose bisa berada di sana bila hasil baik masih belum muncul, tutupnya.
Manchester United akan kembali beraksi di Premier League pada hari Minggu (2/9) mendatang, dengan Burnley sebagai lawannya. Pertandingan tersebut akan berlangsung di markas kebanggaan Burnley, Turf Moor.
Saksikan Juga Video Ini
Laga antara timnas Indonesia U-23 melawan UEA U-23 di Asian Games 2018 berakhir dengan dramatis setelah Stefano Lilipaly mencetak gol di menit-menit akhir. Ingin lihat cuplikan golnya? Silahkan buka tautan video di bawah ini.
(exp/yom)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








