Takut Pochettino Marah, Guardiola Tak Mau Sebut Spurs 'Tim Harry Kane'
Dimas Ardi Prasetya | 8 April 2019 22:43
Bola.net - - Manajer Manchester City Josep Guardiola enggan menyebut Tottenham sebagai Tim Harry Kane karena takut Mauricio Pochettino marah lagi kepada dirinya.
Sebelumnya, Guardiola memang pernah menyebut Spurs hanya mengandalkan satu pemain saja. Pemain yang dimaksud adalah sang striker, Harry Kane.
Pochettino pun tersinggung mendengar komentar koleganya itu. Ia kemudian menyebut Guardiola telah bersikap tidak hormat pada Spurs.
Tak Lagi One-Man Team
Kini City akan berduel melawan Spurs di leg pertama perempat final Liga Champions. Jelang duel itu Guardiola ditanya apakah sang lawan masih mengandalkan satu pemain saja.
"Tidak, saya tidak bisa mengatakan itu atau Mauricio (Pochettino) akan marah kepada saya dan saya tidak menginginkannya," ucapnya pada Sky Sports. "Saya pikir kolega saya salah memahami saya dalam periode itu."
"Itu untuk mengekspresikan pendapat tentang Tottenham pada periode itu. Kane telah mencetak delapan gol dalam tiga, empat atau lima pertandingan terakhir dalam periode itu dan itulah sebabnya saya mengatakannya," terangnya.
Bukan Cuma Kane
Lebih lanjut Guardiola mengatakan bahwa ia sebenarnya sadar bahwa Spurs tak hanya mengandalkan Kane. Ia mengatakan ada pemain lain yang juga hebat dan mereka membentuk tim yang hebat bersama Kane.
"Saya tahu Tottenham Hotspur bukan hanya Harry Kane, tidak hanya sekarang, dua tahun lalu, satu tahun yang lalu, dulu sekali. Klub ini kuat dan memiliki banyak potensi," terangnya.
"Mereka bagus dalam gerakan, berlari di belakang bek lawan, seberapa kuat mereka secara fisik di semua departemen - dalam membangun serangan, set piece, pergantian permainan. Ini tim yang luar biasa. Saya telah mengatakan ribuan kali sejak saya datang ke sini di Inggris tentang mereka tetapi tentu saja Harry Kane siapa yang dapat menyangkal [arti pentingnya bagi Spurs]," tuturnya.
"Ia adalah pemain No. 9 untuk tim Inggris, ia adalah striker yang luar biasa dan ia memiliki segalanya, kaki kanan, kiri, pergerakan, ia menjaga bola dan mengatur bola. Ia cerdas dan ketika ia berada di dalam kotak ia melakukan segalanya. Ia adalah striker modern, tetapi tentu saja bukan hanya Harry Kane di Tottenham, kami tahu dan kami tahu itu bahkan jika orang tidak mempercayai saya."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Magis Liam Rosenior! Ada Trik Pochettino dalam Misi Kebangkitan Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 04:44
-
Prediksi Newcastle vs Man City 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:21
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59










