Terbukti Gemilang di PSG, Mengapa Di Maria Pernah Gagal Total di MU?
Richard Andreas | 24 Agustus 2020 10:30
Bola.net - Kegemilangan Angel Di Maria bersama PSG mungkin membuat fans Manchester United bertanya-tanya: Mengapa dulu bisa gagal total ya?
Senin (24/8/2020) dini hari WIB tadi, Di Maria sudah mencoba bermain sebaik mungkin untuk membantu PSG menghadapi Bayern Munchen di final Liga Champions. Pada akkhirnya PSG takluk 0-1 dan harus gigit jari menyaksikan trofi impian mereka tak terjangkau di depan mata.
Meski begitu, permainan Di Maria sebenarnya terbilang apik. Dia jadi salah satu inisiator serangan, bekerja sama dengan pemain-pemain top sekelas Neymar dan Kylian Mbappe.
Di Maria bergabung dengan PSG pada tahun 2015 lalu, meninggalkan MU dengan kenangan buruk. Sejak saat itu dia terus tampil apik, tidak seperti performa buruknya saat masih berkostum Setan Merah.
Pertanyaannya, mengapa performa Di Maria begitu kontras? Apa yang terjadi? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Di Maria sang peladen
Kontras performa Di Maria ini pun memancing komentar mantan pemain MU, Rio Ferdinand. Menurutnya, kegagalan Di Maria di MU bukan sepenuhnya kesalahannya, juga bukan sepenuhnya kesalahan MU.
Lewat pengamatannya, Ferdinand tahu bahwa Di Maria adalah pemain dengan gaya bermain khas, yang ada di lapangan untuk jadi peladen.
"Dia membawa elemen partner. Saya kira selalu ada pemain yang ingin jadi bintang utama, ingin jadi pemain utama," buka Ferdinand kepada BT Sport.
"Namun, saya kira dia lebih senang bermain sebagai peladen, menjadi partner para bintang. Dia pernah melakukannya di Real Madrid bersama Ronaldo, di Argentina bersama Messi, dan sekarang di PSG bersama Mbappe dan Neymar."
Gagal di MU
Singkatnya, Di Maria terbiasa jadi partner pemain bintang dalam tim, dia tidak terbiasa jadi bintang utama. Masalahnya, dahulu MU pernah memintanya jadi bintang utama tersebut.
"Lihat saja statistik itu, dia mencetak assists terbanyak sejak tahun 2-15 lalu, saya kira dia hanya kalah dari Messi di antara lima liga top Eropa. Itu membuktikan dia pemain fantastis," lanjut Ferdinand.
"Sayangnya dia gagal di MU, dan saya kira saat itu dia diminta jadi sumber kreativitas utama, diminta jadi pemain utama, dan itu tidak cocok untuknya," tutupnya.
Sumber: BT Sport
Baca ini juga ya!
Gemilang di Final, Ini Sederet Angka yang Buktikan Thiago Sempurna untuk Liverpool
Rusuh, Paris Membara Usai PSG Kalah di Final Liga Champions
Manuel Neuer, Kapten Treble Bayern Munchen
Top Skor Liga Champions: Lewandowski Masih Tertinggal Jauh dari Cristiano Ronaldo
Tuh Kan! PSG Gagal Juara, Kutukan Mantan Pemain Real Madrid Terbukti dan Berlanjut
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












