Terhindar dari Sanksi, Barcelona, Real Madrid, dan Juventus Ngotot Lanjutkan Super League
Ari Prayoga | 31 Juli 2021 02:45
Bola.net - Tiga klub penggagas European Super League, yakni Barcelona, Real Madrid, dan Juventus menegaskan sikap untuk terus melanjutkan proyeks setelah ada keputusan pengadilan yang menguntungkan mereka.
Awalnya, badan sepak bola Eropa UEFA berniat menjatuhkan sanksi bagi ketiga klub tersebut karena dianggap telah membangkang dengan ingin menciptakan kompetisi tandingan.
Namun, Pengadilan Madrid pada Jumat (30/7/2021) memutuskan bahwa UEFA tak berhak untuk memberi hukuman bagi klub yang terkait dengan kompetisi Super League.
Pengadilan Madrid menyatakan bahwa UEFA lebih dulu harus melakukan tindakan hukum terhadap Barcelona, Real Madrid, dan Juventus jika ingin mempermasalahkan kasus ini.
Sambutan Penggagas Super League
Barcelona, Real Madrid, dan Juventus pun merilis pernyataan bersama menyikapi keputusan dari Pengadilan Madrid yang menguntungkan mereka tersebut.
"FC Barcelona, Juventus, dan Real Madrid CF menyambut baik keputusan Pengadilan hari ini yang memberlakukan, dengan segera, kewajiban UEFA untuk melepaskan tindakan yang diambil terhadap semua klub pendiri Liga Super Eropa, termasuk menghentikan proses disipliner terhadap tiga klub yang menandatangani dan menghapus hukuman dan pembatasan dikenakan pada sembilan klub pendiri yang tersisa bagi mereka untuk menghindari tindakan disiplin UEFA,"
"Pengadilan mendukung permintaan yang dibuat oleh promotor Liga Super Eropa, menolak banding UEFA, dan menegaskan peringatannya kepada UEFA bahwa kegagalan untuk mematuhi putusannya akan mengakibatkan denda dan potensi pertanggungjawaban pidana. Kasus ini akan dinilai oleh Eropa. Pengadilan di Luksemburg, yang akan meninjau posisi monopoli UEFA atas sepak bola Eropa."
Kengototan Penggagas Super League
Lebih lanjut, Barcelona, Real Madrid, dan Juventus pun kembali menegaskan kekecewaan mereka terhadap UEFA yang dianggap telah menjadi masalah di persepakbolaan modern.
“Kami memiliki tugas untuk mengatasi masalah yang sangat serius yang dihadapi sepak bola: UEFA telah memantapkan dirinya sebagai satu-satunya regulator, operator eksklusif, dan pemilik unik hak kompetisi sepak bola Eropa,"
“Posisi monopoli ini, dalam konflik kepentingan, merusak sepakbola dan keseimbangan kompetitifnya. Seperti yang ditunjukkan oleh banyak bukti, kontrol keuangan tidak memadai, dan mereka telah ditegakkan dengan tidak semestinya. Klub yang berpartisipasi dalam kompetisi Eropa memiliki hak untuk mengatur kompetisi mereka sendiri."
Tekad Penggagas Super League
Barcelona, Real Madrid, dan Juventus pun kembali menegaskan tekad mereka untuk terus melanjutkan proyek European Super League ini, yang mereka yakini bakal berhasil di masa depan.
“Kami senang bahwa ke depan kami tidak akan lagi tunduk pada ancaman UEFA yang sedang berlangsung. Tujuan kami adalah untuk terus mengembangkan proyek Liga Super secara konstruktif dan kooperatif, selalu mengandalkan semua pemangku kepentingan sepakbola: penggemar, pemain, pelatih, klub, liga, dan asosiasi nasional dan internasional,"
“Kami menyadari bahwa ada unsur-unsur proposal kami yang harus ditinjau dan, tentu saja, dapat ditingkatkan melalui dialog dan konsensus. Kami tetap yakin dalam keberhasilan proyek yang akan selalu sesuai dengan undang-undang Uni Eropa.”
Sumber: FC Barcelona, Real Madrid CF, Juventus FC
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST UPDATE
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

