Terim: Galatasaray 'Pasrah' Dibantai Madrid
Editor Bolanet | 18 September 2013 12:40
- Pelatih , Fatih Terim mengaku permainan anak asuhnya sangat buruk saat dibantai Real Madrid 1-6 pada laga perdana grup Liga Champions di Turk Telekom Arena, Rabu (18/9) dini hari WIB.
Tampil di depan publik sendiri yang terkenal garang, Cimbom - julukan Galatasaray, sempat bermain trengginas di awal laga. Namun kemudian mereka dihantam enam gol tim tamu dan hanya bisa membalas satu gol di akhir babak kedua. Hasil dari kekalahan 'aneh' itu membuat Terim kehilangan kata-kata.
Tak banyak yang bisa dikatakan setelah kekalahan macam ini, kami kalah dengan cara mengerikan. Madrid tak punya peluang di babak pertama sementara kami punya tiga atau empat. Kami tiba-tiba kecolongan gol tanpa sebab pasti. Gol pertama yang kami derita adalah titik balik laga, ucapnya merujuk gol di menit 33.
Terim juga mengaku mereka kian terpuruk di babak kedua dan tak bisa lagi bangkit. Kami mengawali babak kedua dengan baik, tetapi setelah kesalahan fatal skor menjadi 2-0. Setelah itu pemain saya menyerah karena secara fisik dan moral Anda tak bisa bertarung melawan situasi itu. Hasilnya bisa lebih buruk, ini patut disayangkan, imbuhnya.
Meski demikian, ia mengaku level mereka sejatinya tak kalah dari Madrid. Terkadang hanya butuh kesalahan kecil lawan tim mapan yang sedikit lebih baik dari Anda. Di level ini, tak ada ruang untuk simpati. Saya meminta maaf untuk fans Galatasaray, semua kesalahan ada di pundak saya, tutup mantan pelatih AC Milan itu. (uefa/row)
Tampil di depan publik sendiri yang terkenal garang, Cimbom - julukan Galatasaray, sempat bermain trengginas di awal laga. Namun kemudian mereka dihantam enam gol tim tamu dan hanya bisa membalas satu gol di akhir babak kedua. Hasil dari kekalahan 'aneh' itu membuat Terim kehilangan kata-kata.
Tak banyak yang bisa dikatakan setelah kekalahan macam ini, kami kalah dengan cara mengerikan. Madrid tak punya peluang di babak pertama sementara kami punya tiga atau empat. Kami tiba-tiba kecolongan gol tanpa sebab pasti. Gol pertama yang kami derita adalah titik balik laga, ucapnya merujuk gol di menit 33.
Terim juga mengaku mereka kian terpuruk di babak kedua dan tak bisa lagi bangkit. Kami mengawali babak kedua dengan baik, tetapi setelah kesalahan fatal skor menjadi 2-0. Setelah itu pemain saya menyerah karena secara fisik dan moral Anda tak bisa bertarung melawan situasi itu. Hasilnya bisa lebih buruk, ini patut disayangkan, imbuhnya.
Meski demikian, ia mengaku level mereka sejatinya tak kalah dari Madrid. Terkadang hanya butuh kesalahan kecil lawan tim mapan yang sedikit lebih baik dari Anda. Di level ini, tak ada ruang untuk simpati. Saya meminta maaf untuk fans Galatasaray, semua kesalahan ada di pundak saya, tutup mantan pelatih AC Milan itu. (uefa/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jude Bellingham ke Liverpool? Legenda The Reds Beri Isyarat Menarik
Liga Inggris 4 Juni 2026, 18:29
LATEST UPDATE
-
Botol Minum Bikin FIFA Bingung
Piala Dunia 7 Juni 2026, 14:33
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















