Tersingkir, United Terancam Kehilangan 20 Juta Pound
Editor Bolanet | 9 Desember 2011 09:45
- Manchester United gagal melanjutkan kiprah mereka di Liga Champions musim ini setelah tersingkir dini di fase grup, dan menurut seorang ahli keuangan ternama, hasil itu bisa membuat mereka kehilangan pemasukan sekitar 20 juta pound.
Setan Merah dipaksa takluk 2-1 di kandang Basel pada laga pamungkas grup di Swiss kemarin, dan untuk kali pertama sejak musim 2005-2006 gagal melaju ke babak knockout. Kini mereka 'dipaksa' meneruskan langkah di kompetisi kasta kedua, Liga Europa.
Kehilangannya antara 14 hingga 18 juta pound, itu hanya dari hak siar TV. Dan Anda bisa perkirakan mereka juga akan kehilangan beberapa juta pound dari penjualan tiket, tutur Andy Green pada BBC Sport.
Pihak United sendiri sudah mengumumkan jika para pemegang tiket terusan musim ini - yang termasuk di dalamnya semua laga United, kecuali Piala Carling, tak akan diwajibkan membeli tiket untuk Liga Europa.
Dan kendati menyebut jika kehilangan pemasukan dari Liga Champions memang tak ideal untuk kampiun Inggris tersebut, namun itu bukanlah sebuah bencana besar.
Tahun lalu, United kalah di final dan semakin jauh Anda melangkah di Liga Champions, semakin besar uang dari hak siar TV yang Anda dapat. Tahun lalu, karena masuk final, mereka mendapat sekitar 45 juta pound dari pemasukan TV dan tahun ini 15,3 juta pound lebih sedikit. Namun jika mereka bisa memenangi Liga Europa, mereka akan mendapatkan 4 juta pound, lanjut Green.
Cara sederhana melihat keuangan United adalah mereka mendapat pemasukan sekitar 300 juta pound, 200 juta untuk pengeluaran - sebagian besarnya untuk gaji, sehingga menyisakan 100 juta keuntungan operasional. Mereka membayar 50 juta pound untuk bunga (dari utang keluarga Glazer) dan dana transfer juga harus keluar dari angka itu.
Jadi jika Anda mengambil 100 juta yang mereka dapatkan dan katakanlah tersingkir dari Liga Champions ini akan mengurangi sekitar 20 juta, maka itu hanyalah sedikit pukulan, tutup Green. (bbc/row)
Setan Merah dipaksa takluk 2-1 di kandang Basel pada laga pamungkas grup di Swiss kemarin, dan untuk kali pertama sejak musim 2005-2006 gagal melaju ke babak knockout. Kini mereka 'dipaksa' meneruskan langkah di kompetisi kasta kedua, Liga Europa.
Kehilangannya antara 14 hingga 18 juta pound, itu hanya dari hak siar TV. Dan Anda bisa perkirakan mereka juga akan kehilangan beberapa juta pound dari penjualan tiket, tutur Andy Green pada BBC Sport.
Pihak United sendiri sudah mengumumkan jika para pemegang tiket terusan musim ini - yang termasuk di dalamnya semua laga United, kecuali Piala Carling, tak akan diwajibkan membeli tiket untuk Liga Europa.
Dan kendati menyebut jika kehilangan pemasukan dari Liga Champions memang tak ideal untuk kampiun Inggris tersebut, namun itu bukanlah sebuah bencana besar.
Tahun lalu, United kalah di final dan semakin jauh Anda melangkah di Liga Champions, semakin besar uang dari hak siar TV yang Anda dapat. Tahun lalu, karena masuk final, mereka mendapat sekitar 45 juta pound dari pemasukan TV dan tahun ini 15,3 juta pound lebih sedikit. Namun jika mereka bisa memenangi Liga Europa, mereka akan mendapatkan 4 juta pound, lanjut Green.
Cara sederhana melihat keuangan United adalah mereka mendapat pemasukan sekitar 300 juta pound, 200 juta untuk pengeluaran - sebagian besarnya untuk gaji, sehingga menyisakan 100 juta keuntungan operasional. Mereka membayar 50 juta pound untuk bunga (dari utang keluarga Glazer) dan dana transfer juga harus keluar dari angka itu.
Jadi jika Anda mengambil 100 juta yang mereka dapatkan dan katakanlah tersingkir dari Liga Champions ini akan mengurangi sekitar 20 juta, maka itu hanyalah sedikit pukulan, tutup Green. (bbc/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Teka-teki Cedera Lamine Yamal Jelang Piala Dunia 2026
Piala Dunia 27 Mei 2026, 11:16
-
Daftar 26 Pemain Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 27 Mei 2026, 09:39
-
Rashford dan Manchester United Dinilai Sudah Tak Punya Jalan Kembali
Liga Inggris 27 Mei 2026, 09:00
-
Emoh Balik ke Real Madrid, Nico Paz Pilih Bertahan di Como
Liga Italia 27 Mei 2026, 08:13
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00












