Toni Kroos: Real Madrid Merayakan Kekalahan Barcelona dengan Jahat
Yaumil Azis | 20 Agustus 2020 06:30
Bola.net - Kekalahan telak Barcelona rupanya tidak hanya membuat fans Bayern Munchen girang kepalang. Klub asal Spanyol lainnya, Real Madrid, ikut senang atas kegagalan rival bebuyutannya tersebut.
Barcelona dan Bayern Munchen bertemu di laga babak perempat final Liga Champions akhir pekan lalu. Mengingat kedua tim adalah calon terkuat juara musim ini, publik pun meyakini kalau permainan akan berjalan sengit.
Namun kenyataannya justru terbalik. Bayern Munchen tampil begitu perkasa hingga membuat Barcelona tidak berdaya. Pada saat wasit meniupkan peluit panjang, klub berjuluk Blaugrana tersebut kalah dengan skor memalukan 2-8.
Lebih menyakitkannya lagi, Barcelona kebobolan dua gol oleh pemain yang berusaha mereka singkirkan pada bursa transfer musim panas lalu, Philippe Coutinho. Perlu diketahui kalau Coutinho belum sepenuhnya lepas dari Barcelona saat ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Real Madrid Turut Bersuka Cita
Hasil tersebut terus menjadi perbincangan dalam beberapa hari ke depan. Itu juga yang mnenjadi topik perbincangan gelandang Real Madrid, Toni Kroos, dengan Einfach mal Luppen Podcast baru-baru ini.
Pemain berkebangsaan Jerman tersebut mengatakan bahwa rekan-rekan setimnya tenggelam dalam euforia saat tahu kalau Barcelona kalah dengan meyakitkan. Mereka saling bertukar pesan melalui media sosial Whatsapp.
"Saya tidak bisa menunjukkan semua yang telah dikatakan, tetapi anda bisa membayangkan bahwa tidak ada rasa belas kasihan di dalam sana. Ada beberapa selebrasi yang jahat di sana," ujar Kroos.
Pernah Terjadi di Tahun 2019
Hal semacam ini rupanya tidak hanya terjadi sekali saja. Kroos mengungkapkan bahwa pemain Real Madrid juga turut bersuka cita saat klub Italia, AS Roma, sukses menyingkirkan Barcelona pada babak perempat final tahun 2018 lalu.
Pada saat itu, Barcelona sudah menapakkan satu kaki di babak semifinal usai menang dengan skor 4-1 pada leg pertama. Tapi pada leg kedua, mereka kalah dengan skor 0-3 dan tersingkir karena regulasi agresivitas gol tandang.
"Orang-orang berlari sembari berteriak dan memasuki setiap ruangan. Semuanya memang hidup sepert ini di sini," tutup Kroos dalam podcast tersebut.
Real Madrid sendiri, pada musim ini, hanya mampu bertahan sampai babak 16 besar. Mereka dipastikan tersingkir setelah menelan kekalahan pada leg kedua melawan raksasa Inggris, Manchester City.
(Marca)
Baca Juga:
- Resmi, Reinier Tinggalkan Madrid dan Merapat ke Dortmund
- Lionel Messi, Kapten Tanpa Jiwa Kepemimpinan di Barcelona
- Kisah Manis PSG: Melaju ke Final Liga Champions dan Menyamai Rekor Real Madrid
- Modric Pernah Nyaris Bergabung dengan Chelsea, Seperti Apa Kisahnya?
- Real Madrid Incar Dayot Upamecano sebagai Suksesor Sergio Ramos
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




