Tragedi Wakil Inggris di 16 Besar Liga Champions: 4 Kekalahan Telak yang Mengguncang, Chelsea Paling Parah!
Asad Arifin | 19 Maret 2026 09:41
Bola.net - Babak 16 Besar Liga Champions 2025/2026 menjadi mimpi buruk bagi klub-klub Inggris. Dari enam wakil yang tampil, empat di antaranya tersingkir dengan kekalahan mencolok.
Hasil ini menjadi kontras dengan dominasi Premier League di fase sebelumnya. Klub-klub Inggris yang biasanya kompetitif justru tampak rapuh.
Kekalahan telak tidak hanya terjadi sekali. Bahkan, beberapa tim harus menerima agregat yang sangat timpang.
Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar. Apakah dominasi Inggris di Eropa mulai memudar?
PSG dan Real Madrid Tunjukkan Kelas Elite pada Wakil Inggris

Paris Saint-Germain tampil sangat dominan saat menghadapi Chelsea. Klub asal Prancis itu menang agregat telak 8-2.
PSG kembali menunjukkan ketajaman lini serang mereka. Pada leg kedua di Stamford Bridge, mereka menang 3-0 tanpa perlawanan berarti.
Real Madrid juga menunjukkan kualitas serupa. Mereka menyingkirkan Manchester City dengan agregat meyakinkan 5-1.
Barcelona Hancurkan Newcastle Tanpa Ampun

Barcelona menjadi salah satu tim paling impresif di babak ini. Mereka menghancurkan Newcastle dengan agregat 8-3.
Pada leg kedua, Barcelona menang telak 7-2 di kandang. Lini serang mereka tampil sangat efektif sepanjang laga.
Namun, dua gol yang bersarang ke gawang mereka menjadi catatan. Ada celah yang masih bisa dimanfaatkan lawan di fase berikutnya.
Tottenham Gagal Bangkit, Atletico Tetap Melaju

Tottenham sempat memberikan perlawanan pada leg kedua. Mereka menang 3-2 saat menjamu Atletico Madrid.
Namun, kekalahan besar di leg pertama menjadi beban berat. Spurs gagal membalikkan agregat secara keseluruhan.
Atletico tetap melaju ke perempat final dengan agregat 7-5. Efektivitas mereka di leg pertama menjadi kunci.
Alarm untuk Premier League di Eropa

Rangkaian hasil ini menjadi alarm serius bagi Premier League. Empat tim tersingkir dengan skor agregat yang mencolok.
Newcastle kalah 8-3 dari Barcelona. Chelsea tumbang 8-2 dari PSG, Tottenham kalah 7-5 dari Atletico, dan Manchester City takluk 5-1 dari Real Madrid.
Kesenjangan performa terlihat jelas di fase gugur. Klub-klub Inggris kesulitan menghadapi efisiensi dan pengalaman lawan.
Jika tren ini berlanjut, dominasi Inggris di Eropa bisa benar-benar runtuh. Liga Champions musim ini menjadi bukti bahwa peta kekuatan terus berubah.
Baca Ini Juga:
- 5 Pelajaran dari Kemenangan 4-0 Liverpool atas Galatasaray: Mesin Szoboszlai hingga Ancaman PSG
- Rapor Pemain Barcelona Saat Pesta Gol ke Gawang Newcastle: Raphinha Ngeri, Lewandowski Belum Habis, Yamal Ajaib!
- Man of the Match Liverpool vs Galatasaray: Dominik Szoboszlai
- Man of the Match Tottenham vs Atletico Madrid: Xavi Simons
- Jadwal Perempat Final Liga Champions 2025/2026: Barcelona vs Atletico, Real Madrid vs Bayern Munchen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dari Harapan ke Kehancuran: 45 Menit yang Kelam bagi Newcastle di Camp Nou
Liga Champions 19 Maret 2026, 12:27
-
Man of the Match Liverpool vs Galatasaray: Dominik Szoboszlai
Liga Champions 19 Maret 2026, 07:04
-
Man of the Match Tottenham vs Atletico Madrid: Xavi Simons
Liga Champions 19 Maret 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28













