Transfer Mahal Tinggal Kenangan, Tidak Akan Ada 'Neymar' Berikutnya?
Richard Andreas | 13 April 2020 10:00
Bola.net - Biaya transfer pemain melebihi angkat 100 juta euro diyakini hanya akan jadi kenangan ketika pandemi virus corona berakhir dan sepak bola kembali dilanjutkan nanti. Bursa transfer diyakini bakal berubah drastis, tidak akan sama seperti sebelumnya.
Saat ini hampir semua klub Eropa tengah menghadapi ancaman krisis finansial karena musim yang dihentikan sementara. Tanpa sepak bola berarti tanpa pendapatan, neraca keuangan bisa berat sebelah, bahkan untuk klub-klub terbesar.
Nanti, ketika musim kembali dilanjutkan dan bursa transfer dibuka, klub-klub terbaik pun bakal mengubah langkah mereka. Bursa transfer bakal sepi, tidak banyak pembelian mahal seperti tahun-tahun sebelumnya.
Perubahan itu terdengar buruk, tapi sebenarnya ada sisi positif yang patut dipertimbangkan. Apa itu? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Era Pasca-Neymar
Beberapa tahun lalu, PSG dan Barcelona merusak ekosistem transfer dengan kepindahan Neymar. Saat itu PSG memecahkan rekor dunia dengan mengeluarkan 222 juta euro untuk mendapatkan bintang Brasil tersebut.
Transfer masif ini mengubah banyak hal, sepak bola tidak pernah sama setelah itu. Harga pemain melambung tinggi. Sebut saja transfer Philippe Coutinho, Ousmane Dembele, Harry Maguire, Kepa Arrizabalaga, dan sederet pembelian mahal lainnya.
Kini, pandemi virus corona diduga bisa mengubah situasi tersebut. Ahli ekonomi asal italia, Marco Bellinazzo, merasa bahwa inflasi harga pemain hanya akan jadi kenangan.
"Gelembung yang muncul akibat transfer Neymar ke PSG bakal pecah. Inflasi pembelian pemain setelah transfer Neymar ke PSG hanya akan jadi kenangan. Bakal sulit melihat negosiasi sebesar itu lagi," ujar Bellinazzo.
Sepi Pembeli, Sulit Menjual
Yang perlu dipahami, krisis finansial ini bakal memaksa klub menjual sejumlah pemain mereka. Namun, karena klub pembeli menghadapi masalah yang sama, penjualan bisa jadi macet dan berdampak semakin buruk.
"Tidak akan ada lagi transfer sebesar 100 juta euro untuk pemain seperti Dembele. CIES memperkirakan bahwa nilai pemain telah merosot sebesar 30 persen," imbuh Bellinazzo.
"Jika semua klub ingin memperbaiki keuangan mereka, bakal sulit untuk membeli pemain. Krisis ini bakal jadi masalah lain untuk klub seperti Juventus, yang menghabiskan banyak uang beberapa tahun terakhir dan biasanya memperbaiki masalah keuangan mereka dengan penjualan pemain," tutupnya.
Alhasil, bursa transfer mendatang diyakini bakal lebih dimeriahkan pertukaran atau peminjaman pemain, bukan pembelian dengan harga tinggi.
Sumber: Sport
Baca ini juga ya!
- Juan Roman Riquelme dan Cerita Getir Kegagalan di Barcelona
- Termasuk Cristiano Ronaldo, Ini 5 Pemain Terbaik yang Pernah Membuat Premier League Tercengang
- Masih Ingat The Invincibles? Inilah Mengapa Torehan Arsenal Tetap Istimewa Sampai Sekarang
- Hari Ini Tiga Tahun Lalu, Cristiano Ronaldo Rajai Eropa dengan Koleksi 100 Gol Tercepat
- Melihat Ronaldo, Messi, Mourinho, dan Klopp dengan Wajah Perempuan, Siapa Lebih Cantik?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
LATEST UPDATE
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41














