10 Koreografi Terbaik Dari Serie A Tahun 2015
Gia Yuda Pradana | 4 Januari 2016 15:20
Bola.net - Bola.net - Sepakbola tidak hanya menarik karena suguhan di atas lapangan, tapi apa yang disajikan para suporter pun sanggup menarik perhatian.
Seperti dilansir Gazzetta World, berikut adalah 10 koreografi terbaik dan paling ikonik yang pernah disaksikan di tribun Serie A sepanjang tahun 2015. Temanya pun beragam, dari selebrasi, sindiran terhadap rival hingga kecaman untuk klub kesayangan.
Simak selengkapnya.
AS Roma vs Lazio - 11 Januari

Laga ini sendiri begitu berkesan, diwarnai selebrasi selfie dari Totti di hadapan para tifosi setia Giallorossi.
AC Milan vs Cagliari - 21 Maret

Jelang laga melawan Cagliari di San Siro, sekelompok Milanisti membentangkan banner ini di Curva Sud, mengindikasikan kalau mereka kecewa dan marah pada Presiden Silvio Berlusconi and wakilnya Adriano Galliani.
AC Milan vs Sampdoria - 12 April

Rossoneri sendiri musim itu akhirnya kembali gagal ke Eropa. Pelatih Filippo Inzaghi jadi korban. Dia 'dibebaskan' dari jabatannya.
Inter Milan vs AC Milan - 19 April

Pesannya sederhana: Kami ada di sini.
Namun sayang, itu tak cukup untuk memberi Inter kemenangan. Laga berkesudahan imbang 0-0.
AC Milan vs AS Roma - 9 Mei

Dampaknya cukup positif. Rossoneri menang 2-1 melalui gol-gol Marco van Ginkel dan Mattia Destro. Setelah lima laga tanpa kemenangan dan diiringi sejumlah protes dari para suporter sebulan sebelumnya, kemenangan ini ibarat suntikan moral bagi Milan.
Juventus vs Napoli - 23 Mei

Laga melawan Napoli adalah laga kandang terakhir Juventus musim lalu. Harinya juga mendekati peringatan 30 tahun tragedi yang terjadi di final European Cup 1985 antara Juventus melawan Liverpool.
Pada menit 39, para suporter Juventus membentangkan banner ini sebagai bentuk tribute kepada 39 suporter yang jadi korban meninggal di hari itu, yang mayoritas merupakan suporter Juventus. Mereka juga mengangkat poster bertuliskan nama para korban.
Selain itu, ada satu banner bertuliskan: Tak ada yang benar-benar mati selama jiwanya abadi di hati mereka yang ditinggalkan.
Lazio vs AS Roma - 25 Mei

Sebelum kick-off, para tifosi Lazio menampilkan koreografi spektakuler ini. Namun, 'api' di Curva Nord itu ternyata tak cukup untuk membakar semangat para penggawa Lazio.
Kemenangan itu memastikan Roma finis peringkat dua, sementara Lazio kemudian finis peringkat tiga dengan kemenangan atas Napoli di giornata pemungkas.
Inter Milan vs AC Milan - 13 September

Laga ini sendiri dimenangi Inter 1-0. Gol tunggal dicetak oleh Fredy Guarin pada menit 58.
Inter Milan vs Juventus - 18 Oktober

Begitu pula yang terjadi ketika Inter Milan menjamu Juventus di Giuseppe Meazza pada bulan Oktober 2015.
Rivalitas Inter dan Juventus selalu panas. Setelah skandal Calciopoli, rivalitas mereka jadi makin panas.
Banner bertuliskan teruslah bermimpi dibentangkan oleh para tifosi Inter. Itu merupakan sindiran untuk kegagalan Juventus meraih treble musim lalu, yang membuat Inter tetap jadi satu-satunya tim Italia peraih treble Serie A, Coppa Italia dan Liga Champions.
Tak cukup sampai di situ, mereka juga menampilkan kartun untuk mengungkit pelemparan paksa Juventus ke Serie B.
Napoli vs Inter Milan - 30 November

Insigne sudah mencetak tujuh gol dalam 17 penampilan di Serie A musim ini. Bersama Gonzalo Higuain, dia memberi Napoli optimisme untuk meraih Scudetto.
Para tifosi Napoli pun menampilkan poster raksasa Insigne yang digambarkan sebagai Superman dalam laga melawan Inter Milan di San Paolo akhir November kemarin. Di laga itu, Napoli menang 2-1.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
-
Niclas Fullkrug: Gol Debut, Assist Mimpi, dan Pengakuan 100 Persen Bahagia di Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:29
-
Fullkrug Cuma Butuh 3 Menit untuk jadi Pahlawan Milan, Pujian Allegri pun Datang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:18
-
AC Milan Masih Malu-malu Bicara Scudetto
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:14
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26




