Ujaran Kebencian dan Penyalaan Petasan, Persebaya Tutup Tribun Utara GBT Sampai Akhir Musim Usai Diskusi dengan Kepolisian dan Stakeholder

Ujaran Kebencian dan Penyalaan Petasan, Persebaya Tutup Tribun Utara GBT Sampai Akhir Musim Usai Diskusi dengan Kepolisian dan Stakeholder
Selebrasi Bruno Moreira usai mencetak gol di laga Persebaya vs Persib pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. Persebaya

Bola.net - Manajemen Persebaya Surabaya mengambil keputusan tegas dengan menutup tribune utara di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Kebijakan ini berlaku hingga akhir musim BRI Super League 2025/26.

Langkah tersebut diumumkan setelah muncul berbagai insiden yang terjadi saat pertandingan pada awal Maret 2026. Oleh karena itu, manajemen Persebaya mengambil tindakan preventif.

Keputusan itu diambil menyusul situasi di tribune yang dinilai tidak kondusif ketika Persebaya menjamu Persib Bandung. Laga yang digelar pada 2 Maret 2026 tersebut berlangsung dengan atmosfer panas di area tribune utara.

Persebaya menyatakan bahwa langkah ini merupakan kebijakan internal. Penutupan tribune utara tidak berkaitan dengan hukuman dari PSSI maupun keputusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

"Persebaya menutup Tribun Utara Gelora Bung Tomo sampai akhir musim 2025/2026," ujar Persebaya di media sosialnya.

Pembahasan Bersama

Manajemen Bajul Ijo menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melakukan pembahasan bersama pihak kepolisian serta sejumlah pemangku kepentingan. Pertimbangan utama berasal dari kejadian yang terjadi di tribune utara pada pertandingan Senin (2/3).

"Keputusan tersebut diambil setelah berdiskusi dengan jajaran kepolisian dan stakeholder. Dasarnya adalah marak dan masifnya ujaran kebencian dan penyalaan petasan di Tribun Utara pada Senin lalu, 2 Maret 2026."

Situasi di tribune utara memang sempat memicu perhatian selama pertandingan berlangsung. Beberapa kali terdengar suara petasan yang meledak disertai kembang api yang muncul dari area penonton.

Demi Keamanan dan Kenyamanan

Sejumlah peringatan sempat diberikan selama pertandingan berlangsung. Namun, suara ledakan petasan masih terus terdengar hingga laga selesai dimainkan.

Manajemen Persebaya menyatakan kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan keselamatan dan kenyamanan seluruh penonton di stadion. Bajul Ijo juga menegaskan pentingnya menjaga nilai sportivitas dan rasa saling menghormati dalam sepak bola.

"Ini dilakukan demi keamanan dan kenyamanan suporter di dalam stadion. Menjaga marwah sepak bola yang menjunjung tinggi sportivitas, saling menghormati, serta kemanusiaan," tegas Persebaya.

Mulai Menghadapi Persita

Penutupan tribun utara dijadwalkan mulai diberlakukan pada pertandingan kandang berikutnya. Laga tersebut adalah saat Persebaya menjamu Persita Tangerang pada 4 April 2026.

"Keputusan untuk menutup tribune utara akan mulai diberlakukan pada home game melawan Persita pada 4 April 2026," imbuh Persebaya.