10 Momen Paling Menentukan Dalam Karier Beckham
Editor Bolanet | 17 Mei 2013 05:35
Bola.net - Salah satu olahragawan paling ikonik Inggris, David Beckham, memutuskan untuk pensiun pada akhir musim ini. Pemain PSG tersebut merasa saat ini adalah momen terbaik baginya untuk gantung sepatu.
The Goldenballs mungkin adalah pesepakbola paling terkenal pada akhir 90-an dan awal 2000-an. Meski secara teknik bukan pemain terbaik, namun tak ada pemain lain yang mampu menyaingi daya jual seorang Beckham.
Sampai saat ini pun, Beckham merupakan pemain paling kaya di dunia. Pendapatannya per tahun juga tak kunjung surut meski ia sempat bermain di MLS bersama LA Galaxy.
Berikut kami sajikan 10 momen yang paling menentukan dalam karier seorang David Beckham. (sky/hsw)
Gol Lawan Wimbledon

Matchday pertama Premier League musim 1996/97 adalah hari selamat datang bagi Beckham dalam percaturan sepakbola dunia. Musim sebelumnya Manchester United sukses mengalahkan Newcastle asuhan Kevin Keegan dalam perburuan gelar juara.
United menghadapi Wimbledon di Selhurst Park dalam laga perdana ini. Setan merah sudah unggul dua gol ketika momen bersejarah Beckham terjadi.
Beckham melihat kiper The Dons Neil Sullivan berada di posisi yang salah. Ia segera melepaskan tembakan dari tengah lapangan dan berbuah gol fantastis. Uniknya, Beckham saat itu memakai sepatu Adidas Predator yang didesain untuk Charlie Miller.
Kartu Merah Piala Dunia 1998

Dalam laga sebelumnya, Beckham sudah mencetak gol bagi Inggris di Piala Dunia Prancis. Namun mimpi buruk Beckham terjadi di perempat final melawan musuh bebuyutan Inggris, Argentina.
Skor masih imbang 2-2 ketika insiden antara beckham dengan kapten Argentina saat itu Diego Simeone terjadi. Becks dijatuhkan Simeone dan kemudian terlihat mengayunkan kakinya ke kaki gelandang Argentina itu.
Meski terlihat bukan pelanggaran keras, wasit tetap mengeluarkan kartu merah bagi Beckham. Inggris akhirnya kalah 4-3 dalam adu penalti. Media Inggris menyalahkan Beckham atas tersingkirnya The Three Lions itu.
Mengacungkan Jari Tengah

Setelah diusir dalam pertandingan Piala Dunia 1998, reputasi Beckham di mata pendukung Inggris masih belum pulih benar. Namun Beckham kembali menuai kontroversi dalam turnamen besar selanjutnya, Euro 2000.
Inggris kalah 2-3 dari Portugal dan fans banyak yang mencaci Beckham. Sang pemain memberikan balasannya setelah pertandingan dengan mengacungkan jari tengah ke arah fans Inggris.
Namun Beckham bisa lolos dari sanksi. Anehnya, media Inggris juga memberikan dukungan penuh kepada sang gelandang dalam insiden ini.
Menjadi Kapten Inggris

Setelah Kevin Keegan mundur dari kursi pelatih Inggris, tempatnya digantikan pelatih sementara Peter Taylor. Dalam era Taylor, Beckham terpilih sebagai kapten tim.
Pertandingan pertama Beckham sebagai kapten Inggris berakhir dengan kekalahan 0-1 dari Italia. Namun laga itu menjadi laga pertama dari 59 pertandingan Inggris yang dikapteni Becks.
Saat ini Beckham masih berada di urutan keempat pemain yang paling banyak bermain sebagai kapten Inggris.
Gol ke Gawang Yunani

Popularitas Beckham di mata para pendukung Inggris kembali mencapai puncak menjelang Piala Dunia 2002. Status ini diperoleh berkat gol penting Beckham ke gawang Yunani.
Inggris menjalani fase kualifikasi Piala Dunia yang sulit. Dalam pertandingan terakhir, mereka butuh hasil imbang untuk lolos ke Korea-Jepang. Di atas kertas, tugas ini seperti pekerjaan mudah.
Namun kenyataan di lapangan berkata lain. Inggris dua kali tertinggal. Beckham menjadi pahlawan karena mencetak gol pada menit ke-93 dan membuat Inggris pulang dengan hasil yang mereka butuhkan. Gol Beckham kala itu dicetak lewat tendangan bebas khas sang bintang.
Cedera Metatarsal

Setelah membawa Inggris ke Piala Dunia, Beckham kembali menjalani tugas bersama Manchester United. Kali ini mereka bertanding di Liga Champions melawan Deportivo La Coruna.
Tekel keras Aldo Duscher mengakibatkan tulang metatarsal Beckham patah. Ia pun harus beristirahat selama delapan pekan. Publik Inggris marah sekaligus harap-harap cemas agar Beckham bisa berangkat ke Piala DUnia.
Ajaibnya, Beckham bisa sembuh tepat waktu. Sayang ia tak bisa membawa negaranya melaju jauh setelah dikalahkan oleh Brasil lewat gol cantik Ronaldinho. Brasil akhirnya menjadi juara dengan mengalahkan Jerman di partai puncak.
Bertengkar Dengan Fergie

Tak banyak pemain yang berani membantah ucapan Fergie, Beckham adalah salah satunya. Insiden terkenal antara Beckham vs Fergie terjadi setelah United kalah dari Arsenal dalam ajang Piala FA.
Suasana ruang ganti United sangat panas tatkala Sir Alex memberikan hair dryer treatment. Entah apa yang diucapkan Beckham sehingga Sir Alex menendang sepatu yang kemudian melukai wajah Beckham.
Lima bulan setelah insiden itu, Beckham dijual ke Real Madrid. Kejadian ini membuktikan ucapan Fergie bahwa tak ada pemain yang lebih besar dari klub di dalam timnya.
Petualangan di Madrid

Pertengkaran dengan Fergie akhirnya membawa Beckham bertualang ke Spanyol. Real Madrid harus membayar 25 juta pound untuk mengamankan jasa pemain paling populer di dunia saat itu.
Di Madrid, Beckham memakai jersey nomor 23. Nomor itu dipilihnya karena ia terinspirasi oleh legenda basket Michael Jordan. Namun bukan rahasia bahwa Beckham juga tak mau membuat masalah dengan berusaha merebut nomor 7 yang dimiliki pangeran Madrid saat itu, Raul Gonzalez.
Beckham akhirnya bisa mengantarkan Madrid meraih gelar La Liga pada musim terakhirnya.
Pindah ke Galaksi Lain

Setelah empat tahun menjadi anggota Los Galacticos Real Madrid, Beckham kemudian pindah ke LA Galaxy pada 2007. Perpindahan ini dikabarkan karena Beckham terlalu banyak terlibat pertengkaran dengan petinggi Madrid, meski semuanya terjadi di belakang layar.
Di LA, Becks mendapatkan bayaran super besar. Namun Galaxy mengklaim bahwa pendapatan yang mereka peroleh dari kehadiran Beckham jauh lebih besar dari biaya yang mereka keluarkan.
Beckham membuktikan bahwa ia pindah ke Galaxy bukan semata karena uang. Ia menepati seluruh kontraknya dan bermain dengan sepenuh hati hingga hari terakhir. Ia juga sempat dua kali dipinjamkan ke AC Milan ketika MLS memasuki jeda kompetisi.
Era PSG

Puas bertualang, Beckham akhirnya kembali ke Eropa. Klub yang ia pilih adalah PSG, klub kaya asal Prancis. Beckham menerima gaji besar yang semuanya disumbangkan ke organisasi sosial di Paris selama berbaju PSG.
Becks turut mengantarkan PSG mengakhiri dahaga 19 tahun tanpa gelar Ligue 1 musim ini. Meski bukan pemain utama, namun bukan rahasia lagi bahwa Beckham mampu menaikkan profil PSG di mata dunia.
Beckham kemudian pensiun di Parc des Princes, satu minggu setelah Sir Alex juga memutuskan pensiun dari Manchester United. Pengumuman Beckham ini juga hanya berlangsung beberapa hari setelah PSG dipastikan menjadi juara Ligue 1.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho Tegaskan Ambisi Benfica Jelang Laga Penentu vs Real Madrid
Liga Champions 23 Januari 2026, 15:02
-
Ditinggal Casemiro, Manchester United Kebut Transfer Gelandang Barcelona Ini
Liga Inggris 23 Januari 2026, 13:08
-
Belum Menyerah! AS Roma Coba Kejar Lagi Joshua Zirkzee dari MU!
Liga Italia 23 Januari 2026, 12:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man City vs Wolves 24 Januari 2026
Liga Inggris 23 Januari 2026, 18:28
-
Prediksi Bayern vs Augsburg 24 Januari 2026
Bundesliga 23 Januari 2026, 18:01
-
Gelandang Timnas Jerman Ini jadi Kandidat Suksesor Casemiro di MU?
Liga Inggris 23 Januari 2026, 17:30
-
Baru Lima Bulan Bersama, Alejandro Garnacho Mau Cabut dari Chelsea?
Liga Inggris 23 Januari 2026, 17:20
-
Bermodal Main 4 Bek, MU Diprediksi Bakal Tumbangkan Arsenal di Akhir Pekan Ini!
Liga Inggris 23 Januari 2026, 17:12
-
Prediksi Auxerre vs PSG 24 Januari 2026
Liga Eropa Lain 23 Januari 2026, 17:06
-
Manchester United Pilih Pemain Real Madrid Ini Sebagai Penerus Casemiro?
Liga Inggris 23 Januari 2026, 17:01
-
Waduh! Jamu MU, Satu Pemain Kunci Arsenal Ini bakal Absen?
Liga Inggris 23 Januari 2026, 16:51
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 24-27 Januari 2026
Liga Inggris 23 Januari 2026, 16:47
-
Saingi Liverpool, MU Juga Kejar Bintang Tottenham Ini
Liga Inggris 23 Januari 2026, 16:40
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






