10 Pemain Asia yang Bersinar di Pentas Dunia
Editor Bolanet | 2 Juni 2014 12:47
Bola.net - Negara Asia memang belum pernah sekalipun memenangkan trofi Piala Dunia, namun bukan berarti kehadiran mereka hanya sekedar menjadi pemanis turnamen empat tahunan tersebut.
Ada beberapa nama pemain profesional asal benua kuning yang pernah menjadi sorotan publik dunia, menyusul penampilan memikat atau gol bersejarah yang mereka cetak di Piala Dunia.
Meski tak lantas membawa negaranya mengalahkan dominasi Eropa dan Amerika Selatan, aksi mereka tetap layak untuk mendapatkan apresiasi tersendiri.
Berikut Bolanet menyusun daftar 10 orang pemain Asia yang sempat bersinar di pentas Piala Dunia. (espn/rer)
Saed Al-Owairan

Momen di mana seorang pemain melakukan debut di Piala Dunia memang tidak akan pernah terlupakan, namun Owairan jelas mendapat sesuatu yang tak pernah ia duga sebelumnya.
Bermain melwan Belgia, yang tidak pernah terkalahkan di fase grup, dalam ajang Piala Dunia 1994, Owairan mencetak salah satu gol terbaik yang terjadi di turnamen yang digelar di Amerika Serikat tersebut.
Menerima bola dari tengah lapangan, ia menggiring bola untuk melewati lima orang pemain lawan dan mencetak gol, yang bukan hanya membuat Saudi menang, namun juga menghantar mereka ke babak kedua.
Hong Myung-Bo

Sosok yang kini menjadi pelatih Korea Selatan ini sudah berpartisipasi di Piala Dunia, lebih dari negara manapu di Asia. Ia menjadi kapten Taeguk Warriors kala mereka menembus semifinal Piala Dunia 2002.
Kala itu ia mencetak gol penalti yang membuat Korea Selatan sukses mengalahkan Spanyol di perempat final.
Tak hanya itu, Hong yang dikenal kharismatik juga sempat mencetak gol ke gawang Jerman di Piala Dunia 1994 yang hampir membuat Korsel mencatat comeback menawan melawan Der Panzer.
Pak Doo Ik

Pak adalah pemain yang bertanggung jawab atas lahirnya kemenangan perdana negara Asia di pentas Piala Dunia. Gol yang ia cetak ke gawang Italia, lima menit menjelang babak pertama usai, membuat Italia tercengang dan akhirnya kalah 0-1.
Hasil yang diraih oleh Azzurri kala itu masuk dalam salah satu hasil paling mengejutkan yang pernah terjadi dalam sejarah Piala Dunia.
Hamid Estili

Iran menjalani Piala Dunia kedua mereka di tahun 1998 dan kala itu mereka langsung dipertemukan dengan Amerika Serikat.
Mengingat hubungan antara kedua negara, pertandingan tersebut jelas amat ingin dimenangkan oleh Iran lebih dari laga manapun yang pernah mereka jalani.
Sembilan juta rakyat Iran kemudian menggila kala Estili mencetak gol sundulan yang membuat timnya unggul 1-0, sebelum akhirnya menang 2-1 melalui aksi Mahdavikia.
Nasser Hejazi

ESPN menyebutkan sebagai salah satu kiper terbaik yang pernah ada di Asia. Ia mungkin kemasukan tujuh gol di Piala Dunia 1978, namun penampilannya terbilang amat impresif mengingat Iran tergabung dalam grup yang terdiri dari Belanda, Peru, dan Skotlandia.
Patut dicatat bahwa empat dari tujuh gol yang masuk ke gawang Hejazi berasal dari titik penalti dan satu lagi merupakan gol bunuh diri rekan setimnya.
Ahn Jung-Hwan

Pemain yang mencetak gol emas bersejarah di Piala Dunia 2002. Kala itu kedudukan masih imbang 1-1 saat Korea Selatan menjajal Italia di fase perdelapan final.
Ahn secara mengejutkan mengalahkan Paolo Maldini dalam duel perebutan bola untuk mencetak gol emas dan membawa negaranya ke perempat final. Gol tersebut begitu menyesakkan Azurri, hingga pemilik Perugia, klub Serie A yang kala itu diperkuat oleh Ahn, berencana untuk memecat sang pemain.
Keisuke Honda

Arsene Wenger sempat menyebut Keisuke Honda sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2010 hingga Jepang tersingkir di babak kedua turnamen.
Pemain yang kini membela AC Milan mencetak gol kemenangan timnya atas Kamerun, kemenangan pertama Jepang di luar negeri dalam pentas dunia. Ia juga sempat mencetak gol tendangan bebas yang indah saat meladeni perlawanan Denmark.
Sami Al Jaber

Al Jaber merupakan salah satu penyerang paling haus gol di Asia ketika ia masih aktif bermain. Ia mencatatkan sejarah dengan mencetak gol di tiga edisi Piala Dunia berbeda di tahun 1994, 1998, dan 2006.
Bos Al-Hilal ini juga pernah berlaga di Premier League bersama Wolverhampton Wanderers.
Park Ji-Sung

Keputusan Park untuk pensiun dari Timnas Korea Selatan berarti kita tidak akan melihatnya tampil di Piala Dunia-nya yang keempat tahun ini.
Ia sempat mencetak gol indah ke gawang Portugal di tahun 2002 untuk mengirim Taeguk Warriors ke babak kedua. Ia mencetak gol penyeimbang melawan Prancis empat tahun kemudian. Dan ketika melawan Yunani di Afrika Selatan, ia membantu Korsel mengamankan tiga angka penuh.
Hidetoshi Nakata

Gelandang ini melakukan sesuatu yang sebelumnya belum pernah dilakukan oleh seorang pemain Asia - menjadi bintang di Serie A.
Nakata memang tidak mampu membantu negaranya menghindar dari tiga kekalahan tipis yang mereka derita di Piala Dunia 1998, namun ia sukses memberikan pondasi untuk negaranya menjalani turnamen edisi 2002 yang digelar di kandang sendiri.
Kala itu ia menorehkan kemenangan perdana di Piala Dunia dan menghantar Jepang lolos ke babak kedua. Salah satu momen yang paling dikenang adalah ketika eks penggawa AS Roma itu menyundul bola untuk menaklukkan gawang Tunisia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Kevin Diks Algojo Penalti Top!
Tim Nasional 9 Oktober 2025, 06:03
-
Harapan Itu Masih Ada! Begini Skenario Lolos Timnas Indonesia ke Piala Dunia
Tim Nasional 9 Oktober 2025, 04:36
LATEST UPDATE
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:10
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
-
Prediksi Villarreal vs Ajax 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 19:30
-
Real Sociedad vs Barcelona: Barca Keok, Fermin Lopez Tertawakan Keputusan Wasit
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 19:11
-
Bernabeu Memanas, Vinicius Jr Kirim Kode Kuat Siap Pergi dari Real Madrid
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 18:53
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Prediksi Real Madrid vs Monaco Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 18:26
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26









